
Ke esokan harinya, di sebuah Mansion luas yang di jadikan Tempat selenggarakan Academy Nigthwak Cult di adakan. Sudah banyak Kandidat yang lulus berkumpul untuk menunggu intruksi selanjutnya oleh Ketua dan wakil ketua Academy. Karena ujian selanjutnya akan di informasikan oleh Ketua Academy.
"Kadet, perhatian! Berbarislah....!! Teriak wakil ketua Academy Cult, agar semua murid yang lulur merapihkan barisannya.
"Siaaappp.... !!" teriak semua murid.
Setalah teriakan suara dari murid tidak terdengar.
Ketua Academy berjalan ke depan untuk mulai memberi intruksi ujian selanjutnya.
"Aku akan menjelaskan tes kalian berikutnya. Sampai tes ketiga, semua kadet akan mengikuti tes pada waktu yang bersamaan. Untuk mengikuti tes kedua dan menjadi pejuang tingkat menengah, kalian harus terbiasa dengan taktik dan strategi besar. Dan waktu yang kalian miliki hanya 20 hari" Ucap Jack Hwa yang pelan tapi terdengar semua Murid.
Mendengar intruksi dari Ketua Academy semua Murid sangat kaget, dan saling bergumam. karena hanya di berikan waktu yang begitu singkat. " Hanya...20 hari..ini terlalu singkat...apa aku dapat menghafal semua taktik dan strategi!!!" gumam mereka semua.
"Penasaran kenapa ada 20 Grup, itu karena dalam 3 minggu, hanya ada 10 Grup yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya" Ucap Jack Hwa lagi yang terus memberikan Intruksinya.
"!!!..jadi setengah dari Kadet akan di usir?? Sial.. Kita tidak memiliki Kadet top di Grup ini? 5 Clan mungkin akan mendapat keuntungan.... " Jawab murid yang saling berbisik setelah mendengad penjelasan dari Jack Hwa.
"Ini adalah tes pertama dan terakhir yang mengharuskan kalian bekerja sama, jadi jika kalian ingin bersaing dalam grup, kalian bisa gagal bersama! " Ucap Jack Hwa, yang melihat ke semua murid sambil tertawa yang melihat raut wajah para murid.
"Dia masih Pria yang pandai menurunkan Moral" Gumam Wakil ketua yang melihat tingkah Jack Hwa.
"Itu saja untuk jadwal hari ini, kalian dapat kembali ke asrama yang di tentukan dan istirahat, dan mulai besok kalian akan di ajari oleh staff yang berdiri di depan kalian, mereka akan mengajari taktik dan teknik dengan sangat baik. " Ucap Jack Hwa.
"Siaaappp..." teriak semua murid yang lulus dalam tes pertama.
"Bukankan mereka yang memukuli para kadet pemberontak??" Batin salah satu Murid yang melihat Staff yang di depannya. Dia adalah Instruktur 8 Zilong Pyung.
"Kadet 8.. Kenapa kamu masih di sini?? " ucap Zilong Pyung pada Jaden Jasper Mu Kandidat Clan Spring.
"Saya punya satu pertanyaaan untuk di tanyakan. Instruktur! " tanya Jasper Mu ke Instruktur 8.
"Aku yakin kamu tahu kalau aku tidak dapat menjawab pertanyaan yang behubungan dengan pelatihan, bukan? " jawab instruktur Zilong.
"Ya, saya tahu.. " ucap Jasper Mu.
"Baik, lalu apa pertanyaanmu? " tanya Instruktur Zilong Pyung.
"Saya cukup yakin, akan menjadi pemimpin Grup 8..." ucap Jasper Mu.
Hmm... Pemilihan ketua tim seharusnya di lakukan besok, tapi ke 5 Clan seperti biasa, menganggap aturan itu konyol. Batin Instruktur Zilong Pyung.
"Dan? " tanya Instruktur Zilong ke Jasper.
"Kadet 6 di tugaskan ke Grup ada ruang perawatan, dengan satu orang hilang dari tes kelompok. Aku tidak ingin seluruh grup kami gagal!" ucap Jasper Mu.
__ADS_1
"Dan? " tanya Instruktur Zilong ke Jasper.
"Karena Dia tidak menghadiri upacara hari ini, dia tidak akan tahu apa-apa. Jadi, aku ingin memberitahu kadet 6 apa yang kita dengar hari ini" Jawab Jasper Mu ke Instruktur Zilong
"......." gumam Zilong mendengar Ucapan Murid Jaden Jasper Mu.
Dasar kau bajingan Rendahan, kau berada di grup yang sama denganku. Keberuntunganmu berakhir di sini, aku akan pergi ke ruangan perawatan untuk mengacaukan anggota tubuhmu. Batin Jasper Mu dengan ekspresi liciknya memikirkan untuk membuat Jaden Chou tidak dapat melanjutkan Tesnya. Tapi tiba-tiba Instruktur Zilong menepuk bahu dari Jasper Mu yang sedang melamun. Jasper sontak kaget apa yang di bicarakan Instruktur Zilong, yang menyetujui pendapatnya. tapi malah berbeda apa yang ia fikirkan.
"Ide Bagus... Sepertinya kau memahami dasar-dasarnya, jadi aku memujimu di hari pertama ini. Aku akan menerima saranmu, dan sebagai Instruktur Grup, aku akan pergi ke gedung utama untuk menyampaikan Informasi kepada kadet 6" Ucap Instruktur Zilong yang terus berbalik badan untuk lansung pergi ke ruangan perawatan Jadrn Chou berada.
"Apaaa... Instruktur Anda tidak perlu melakukan itu, saya bisa pergi sendiri" Ucap Jasper Mu.
Mendengar itu Instruktur berhenti dan melirik ke Jasper Mu dan berkata, " Bangunan utama terlarang bagi kadet kecuali dalam keadaan darurat. " dengan lirikan mata merah.
"Aku tidak berpikir kalau aku tidak akan bisa masuk ke gedung Utama...! Siall.. Kenapa begitu banyak hal yang salah.. Aku adalah kandidat Clan Spring, tapi, aku tidak bisa menggunakannya di sini. Tidak ada cara lain !! " Batin Jasper Mu yang merasa kesal.
"....saya mengerti, kalau begitu saya meminta ini sebagai bantuan, Instruktur." ucap Jasper Mu ke Zilong.
"Baiklah.. Sekarang, pergilah ke asramamu! " perintah Instruktur Zilong Pyung.
"Tunggu sebentar Instruktur" Panggil Jasper Mu.
" Apa ada hal lain yang ingin kamu katakan?? " jawab Zilong.
"Bisakah Instruktur setidaknya memberitahuku... Tentang Kadet 6 akan mulai bergabung dengan kami?" Tanya Jasper Mu.
"Baik, terimakasih.. " ucap Jasper Mu, sambil memikirkan hal licik kembali pada Jaden Chou.
Sekarang sudah begini, aku harus menunggu dia kembali ke asrama. Cepatlah sembuh bajingan rendahan. Aku akan membuatmu merasa cukup sakit sampai menginginkan kematian. Batin Jasper Mu dengan Raut wajah yang Sumringah licik.
Bangunan Utama Nigthwak Academy
Instruktur yang sudah sampai di ruangan perawatan, di bangunan utama. Mendatangi Dokter Shan Hans untuk menanyakan kondisi dari Kadet 6 ( Jaden Chou). setelah itu Instruktur Zilong mendapatkan informasi tentang kondisi Jaden Chou dari Dokter Shan.
"14 Hari..?? " Ujar Instruktur yang kaget Mendengar penjelasan Dokter Shan.
"Iya.. Kerusakan Internalnya sangat parah sehingga dia harus tinggal setidaknya 14 hari" Jawab Dokter Shan.
"Aku tidak percaya dia harus di rawat di rumah sakit selama 2 minggu. Aku tidak ingin grup ku tersingkir hanya satu orang ini.. " Batin Instruktur Zilong Pyung. Dan bolehkah aku berbicara dengan kadet 6? Banyak yang ingin kutanyakan padanya.
"hmmm?, sekarang dia sedang tidur, Jadi itu akan sulit di lakukan, haruskah Aku membangunkannya". gumam Dokter Shan sambil bergaya sedang berfikir.
"....tidak, aku akan kembali besok" Jawab Instruktur Zilong Pyung.
"Selamat tinggal.. " Ucap Zilong Pyung. Dia hanya berhasil lulus pertama. Ini pasti akhir dari keberuntungannya. Dengan rasa kecewa dia berbalik untuk pergi.
__ADS_1
Beberapa Hari kemudian, suasana pagi di bangunan utama Academy Cult, sepi dan sunyi terlihat ada bayangan hitam di atas atap yang berlari menuju ruangan perawatan. Jaden Chou yang tertidur tiba-tiba terbangun, Setelah mendengar suara yang keras di dalam ruangannya. melihat tembok ruangan telah hancur dan terlihat sosok bayangan dari runtuhan tembok itu. ternyata Hooper Meng Guru dari Jaden Chou.
"Hahaha... Gurumu, ada di sini" Ucap Hooper Meng sambil tertawa.
"Gu...Guru?" ucap Jaden Chou yang melihat Gurunya datang. "Achh, bau alkohol" yang tercium dari gurunya.
"Apa kau tak memberi salam padaku?". Ucap Hooper Meng.
Dengan cepat Jaden Chou berdiri dan memberi salam ke gurunya itu.
"Murid memberi salam pada Guru, selamat pagi" ucap Jaden chou dengan kepala menunduk.
"Bagus.. Apa kau sudah menyelesaikan tugas yang kuberikan kemarin? " tanya Hooper Meng sambil mengelap bekas minumnya di mulut.
"Apaa.. Apa mungkin, maksud guru tentang Nafas Neigong? " jawab Jaden Chou.
"Betul sekali, aku bilang untuk menghafalkan semuanya sebelum aku kembali?" tanya Hooper Meng pada Jaden Chou.
Jaden Chou terdiam saat di tanyakan itu," aku di bawa ke ruangan perawatan dan baru di rawat kemarin, Dia pasti sangat pelupa dan marah. Apa mungkin aku tidak menghafal semuanya!! Aku senang di rawat oleh Nano sebelumnya. " Batin Jaden Chou.
"Tentu saja..., aku menghafalnya" Jawab Jaden Chou yang begitu menghormati Gurunya itu.
Huh..dia menghafal semuanya dalam kondisi sakit?, aku hanya mengatakan itu untuk memprovaksi dia saja. Batin Hooper Meng yang mendengar jawabannya dari Jaden Chou terkaget. karena tidak percaya.
"tugas bagus untuk mengerjakan tugas yang di berikan gurumu." Ucap Hooper Meng.
"Terima kasih atas pujiannya, tapi Guru...Bukankah Guru datang terlalu cepat? " Jawab Jaden Chou.
"Kenapa? Apa kau lelah? " tanya Hooper Meng.
"Bukan begitu?!" Jawab Jaden Chou.
"Baiklah, aku senang. Sekarang, aku akan memberitahumu ini karena bagaimanapun juga kau harus tahu. Aku hanya bisa mengajarimu selama 2 minggu, Aku bisa datang menemuimu saat kau berada di ruangan perawatan ini. Tapi Begitu kau pergi ke asramamu, aku tidak akan bisa menghubungimu" Ucap Hooper Meng dengan nada serius.
"aku tidak berpikiran sejauh itu" Ucap Jaden Chou.
"Kau di rawat di ruang perawatan saat datang kesini, jadi bagaimana kau bisa tahu?. Aku harus bekerja sebagai Guru utama di siang hari. Aku datang sepagi ini..atau orang akan curiga" Ucap Hooper Meng.
Di Nigthwak Academi, di larang menerima pelatihan dari orang luar. Jika aku ketahuan, masalahnya hanya akan bertambah besar..aku pikir dia akan keras kepala, tapi dia telah banyak memberikan perhatiannya. Batin Jaden chou yang berpikir lagi.
"Terima kasih, sebagai bahan pertimbangannya" Ucap Jaden Chou dengan Hormat tangannya.
"Kalau begitu, karena aku tidak banyak waktu, mari kita mulai" Ucap Hooper Meng ke Jaden.
"Apa? Sekarang juga? " Tanya Jaden Chou.
__ADS_1
"Apa kau tidak mendengar Gurumu berkata kita tidak punya banyak waktu!! " Teriak Hooper Meng ke Jaden Chou. Jaden Chou yang melohat gurunya itu menjadi Merinding.