
Siang hari itu menjadi cerah, mereka berdua Jaden Chou dan Instruktur A Zheng saling berbincang memuji atas kekuatan yang Jaden Chou keluarkan.
“Kau lebih dari memenuhi syarat untuk menjadi ketua Grup” Ucap Instruktur A Zheng ke Jaden Chou.
Jaden Chou hanya terdiam mendengar perkataan itu lansung keluar dari Master bela diri A Zheng.
“Dia benar-benar melakukannya” Batin A Zheng melihat ke arah Jaden Chou dengan senyuman tipis dari bibirnya. Jaden Chou lansung mengepalkan tangan dan membungkukan badannya memberi hormat kepadanya.
“Whoaaa...Tuuuuuaaan”Teriak Heo Bong sambil menangis melihat Jaden Chou sudah bebas dari Pusat penahaan.
“Heo Bong...?” Ucap pelan Jaden Chou yang menoleh ke arah Heo Bong.
“Waaah..kami telah menunggu kedatangan Anda kembali” Ucap Heo Bong sambil memberikan salah hormat kepada Tuannya Jaden Chou.
“Maaf membuat kalian khawatir”Ucap pelan Jaden Chou sambil memegang bahu Heo Bong agar ia berhenti menangis.
“Jangan minta maaf tuan..” Jawab Heo Bong.
Instuktur A Zheng melihat keadaan itu hanya tersenyum dan lalu ia beranjak pergi meninggalkan mereka yang sedang reuni atas Jaden Chou yang telah bebas dari pusat penahaan.
“Jaden Chou..” Ucap Seseorang dari belakang.
“Huh, Ling Gi. Apa yang dia inginkan dariku? Sepertinya dia ingin mengatakan sesuatu, apa itu sesuatu yang penting” Batin Jaden Chou melihat yang manggil namanya adalah Ling Gi.
Setelah sudah berhadapan dengan Jaden Chou, Ling Gi sedikit malu tapi tidak lama kemudian dia lansung berlutut di depan Jaden Chou. Jaden Chou yang melihat itu sangat terkejut.
“Ap..apa yang kau lakukan” Ucap Jaden Chou ke Ling Gi yang sedang berlutut di depannya.
“Aku..Uh. aku ingin mengucapkan terimakasih, aku kadet 18 Ling Gi. Di selamatkan dari racun yang disebabkan Klan racun oleh Tuan muda Jaden Chou” Ucap Ling Gi dengan kencang ke Jaden Chou.
Mendengar perkataan dari Ling Gi yang keras terdengar oleh semua murid yang masih berkumpul di lapangan latihan. Mereka semua murid sangat terkejut dan saling bergumam. Apa, Klan racun menggunakan racun pada kadet 18? Apa yang dia bicarakan?.
“Melihat Tuan muda Jaden Chou menanggung hukuman penjara di pusat penahaan setelah menyelamatkanku, aku Ling Gi tidak bisa membantu tapi tergerak” Ucap Ling Gi yang masih berlutut di depan Jaden Chou.
“Kenapa dia berbicara sangat aneh..”Batin Jaden Chou melihat tingkah dari Ling Gi dengan raut wajah bodohnya.
Tunggu, apa kau memberitahuku kadet 7 melakukan itu untuk kadet 18? Kenapa lagi kadet 18 mengatakan itu sambil berlutut. Sial, kenapa mereka melakukannya. Gumaman para murid melihat Ling Gi berlutut di depan Jaden Chou.
“Aku, Kadet 18 Ling Gi. Bersumpah demi hidupku untuk melayani Tuan muda Chou sebagai pengikut setianya” Ucap Ling Gi dengan suara yang lantang dan jelas.
__ADS_1
“Aku mengerti, apa dia yang membuat rencana ini sendiri...” Batin Jaden Chou yang tidak mengetahui apa-apa semenjak ia di tahan di pusat penahanan.
Kadet 18 adalah bawahan kadet 7. Jadi dia melakukan itu untuk melindungi pengikutnya. Semua demi anak buahnya sendiri. Ucapan para murid-murid setelah mendengar perkataan dari Ling Gi lontarkan ke Jaden Chou.
“Kerja bagus Ling Gi meskipun, bicaramu agak canggung” Batin Alan Wang melihat Ling Gi sambli tersenyum.
“Ini terakhir kali aku mengikuti ide-idemu” Batin Ling GI melirik ke arah Alan Wang yang tidak jauh darinya.
Di ruangan instruktur, Instruktur A Zheng yang sudah datang dari pertarungan antara Jaden Chou padanya. Untuk beristirahat sebentar. Tapi disana ada instruktur Zilong yang penasaran lansung menanyakan keadaannya.
“Anda baik-baik saja, Pak?” Tanya Zilong ke A Zheng.
“Kau pikir aku merasa malu atau apa? Dia mendapatkannya dengan keterampilannya yang adil dan jujur.”Jawab A Zheng
“Dia luar biasa, telah mempelajari Sword Teknik yang luar biasa. Menurut Anda dia juga mempelajarinya dari Right Guardian?”Tanya Zilong.
“Mungkin..karena dia seorang seniman bela diri Grandmaster, itu sangat mungkin” Jawab A Zheng ke Zilong Pyung.
“Begitukah..”Ucap Zilong mendengar penjelasannya.
“Kenapa seseorang terkenal dengan Blade tekniknya mengajari muridnya Sword teknik”Batin Zilong yang memikirkan yang sebenarnya terjadi.
“Pergilah, aku ingin mencari udara segar dulu” Ucap A Zheng ke Zilong pyung.
Tidak lama kemudian A Zheng yang beralasan ingin mencari udara segar ternyata menemui Ketua Academy Jack Hwa yang sudah menunggunya di atap Asrama.
“Ketua..” Ucap A Zheng ke Jack Hwa.
“Kau akhirnya ke sini” Balas Jack Hwa ke A Zheng.
“Seandainya anda tidak memberi tahu saya, melalui telepati suara. Saya akan kehilangan kendali” Ucap A Zheng yang membahas pertarungan itu.
“Siapa pun akan bereaksi dengan cara yang sama, menghadapi Sword teknik semacam itu”Ucap Jack Hwa.
“Di masa muda, saya bertempur dalam ratusan pertempuran melawan kekuatan keadilan dan kekuatan jahat. Dan jelas, saya telah bertarung bersama Lord berkali-kali. Mengingat bagaimana Anda secara pribadi membantu Lord sebagai Guardian, saya yakin Anda tahu lebih baik daripada saya.” Ucap A Zheng ke Jack Hwa.
“Sword Teknik yang digunakan oleh Jaden Chou. jika mata saya tidak menipu saya, itu seperti Sword teknik milik Lord’s Heavenly Nigthwak. Sebenarnya itu bahkan lebih mengerikan, meskipun sekilas mirip dengan Heavenly Nigthwak Sword Art teknik. Sebenarnya jauh lebih hebat” Ucap A Zheng yang menjelaskan ke Jack Hwa. Jack Hwa hanya terdiam dan berpikir setelah mendengar penjelasan itu.
Sebagai Sword Teknik yang di ciptakan oleh pendiri Nigthwak Cult , Heavenly Nigthwak itu adalah Sword teknik terhebat dari Cult. Hanya di turunkan kepada lord, dikatakan bahwa Heavenly Nigthwak Ancestor, jenius bela diri terhebat dari pada masanya. Memerintah sebagai seniman bela diri terhebat berkat Sword Teknik ini.
__ADS_1
“Sword teknik yang bahkan melampui Heavenly Nigthwak Sword art teknik milik Lord. Bagaimana anak ini..Mungkin kah? Apa dia mempelajarinya dari batu nisan monolit safir yang dikatakan menyimpan pencerahaan terakhir Heavenly Nigthwak Ancestor? Tapi bagian belakang monolit telah rusak karena tanda pedang. Aku sudah melihatnya beberapa kali, namun aku tidak bisa melihat apapun. Bagaimana..?” Batin Jack Hwa memikirkan itu sambil melihat ke arah Jaden Chou dan teman-temannya berdiri.
“Ketua, mungkinkah Sword teknik itu berasal dari..” Ucap Instruktur A Zheng.
“Instruktur Zheng.”Ucap pelan Jack Hwa.
“Mari kita rahasiakan masalah ini untuk saat ini” Ucap Jack Hwa ke A Zheng.
“Jadi Anda punya pemikiran yang sama dengan saya, Ketua. Saya mengerti, saya juga berpikir itu tindakan yang baik saat ini” Jawan A Zheng.
Balik Ke Jaden Chou.
Tidak lama Ling Gi berikrar untuk bersumpah setia untuk masuk ke Grup Jaden Chou, tidak lama kemudian ada beberapa murid yang juga mendatangi Jaden Chou ingin masuk ke grupnya.
“Tuan muda Jaden Chou! Saya tersentuh setelah mendengar tentang pengorbanan yang anda buat untuk pengikut Anda, Saya mendengar bahwa anda merekrut orang-orang berbakat tanpa memandang jenis kelamin dan Klan mereka” Ucap Salah Satu murid wanita yang lansung berlutut di depan Jaden Chou. Murid wanita itu adalah dari Klan Destructivce Axe Kadet 210 Ho Sang Hwa.
“Jika Anda mau menerima saya, saya dengan ini berjanji untuk mendedikasikan seluruh hidup saya untuk melayani Anda” Ucap Ho Sang Hwa sambil berlutut di depan Jaden Chou.
Alan Wang melihat ke arah Ho Sang Hwa raut wajahnya lansung berubah memerah dan perasaannya berbunga-bunga. Tapi beda hal sama Ling Gi, ia melihat ke arah Alan Wang yang mukanya memerah setelah melihat murid itu hanya bergumam.
“Kenapa dia tersipu..” Ucap pelan Ling Gi sambil membuang muka sedikit.
“Tunggu saya juga, saya keterampilan seni bela diri. Saya mungkin bukan yang terbaik, tapi jika anda menerima saya. Saya berjanji untuk bersumpah setia kepada anda” Ucap Salah satu murid yang ingin masuk ke Grup Jaden Chou.
“Seseorang selalu dapat meningkatkan seni bela diri mereka. Yang lebih penting, aku bersyukur kau ingin mengikutiku, selamat datang di Grup” Ucap Jaden Chou ke mereka yang berlutut di hadapanya.
Tidak lama kemudia ada lagi yang lansung berlutut di hadapan Jaden Chou setelah Jaden Chou berkata seperti itu.
“Saya Jin Woo, putra tertua dari keluarga Jin dan saya bersumpah akan menjadi pengikut abadi Anda! Terima kasih” Ucap Murid itu yang lansung berlutut dan bersujud dengan kepala dibenturkan ke tanah yang membuat Jaden Chou lansung kaget.
“Cihh, bukankah dia berlebihan?” Ucap Heo Bong melihat murid itu berlutut dan bersujud.
“Kita mendapat seperti Heo Bong lagi” Ucap Alan Wang dan Ling Gi bersamaan.
“Ini buruk, kami masih kekurangan 3 orang. Aku pikir lebih banyak orang akan menunjukan minat, tapi karena tuan telah mendapatkan tanda nama hijau lainnya. Ini hanya masalah waktu” Batin Alan Wang.
“Dimana pengikut lainnya?” Tanya Jaden Chou ke Grupnya.
“Tuan, pertama mari kita cari tempat pribadi” Ucap Alan Wang ke Jaden Chou.
__ADS_1
Setelah itu mereka pergi dan mencari tempat lapangan di belakang asrama untuk membicarakan dan melaporkan kejadian-kejadian saat di tinggalkan oleh Jaden Chou.
“Aku mengerti, Jadi Woong Chui dan Ho Dae pergi” Ucap Jaden Chou sambil kepala menunduk setelah Alan Wang menceritakan semua kejadian itu.