SYSTEM NANO

SYSTEM NANO
Pertarungan Jaden Chou Vs Pria Bertopeng


__ADS_3

“Itu Jasper Mu, apa dia di serang oleh pria bertopeng itu??” Batin Jaden Chou. Melihat Jasper Mu memegangi perut yang mengeluarkan darah.


Pria bertopeng itu berlari menuju Jasper Mu yang sedang berlari, lansung melancarkan serangan pedangnya ke arah Jasper Mu. Jasper Mu dapat menghindar dan meloncat tinggi dari serangan itu.


“Untuk bisa menekan Jasper Mu seperti itu, gerakan pria bertopeng tidak bisa di anggap enteng” Batin Jaden Chou, sedang memperhatikan Pertarungan itu.


“Siapa itu?” Ucap Jaspe Mu, mengetahui ada seseorang yang memperhatikan pertarungannya.


“Sial..”Batin Jasper Mu, yang mendarat ke tanah dengan posisi kaki yang salah.


Kreekk...suara tulang kaki sedikit bergeser. Dia panik, pria bertopeng itu tidak memberikan ruang untuknya. Lansung memberikan tebasan pedangnya ke arah Jasper Mu. Tapi, sebelum pedang pria topeng itu mengenai Jasper Mu. Tiba-tiba Jaden Chou, melompat untuk membantu Jasper Mu.


“Sial..aku tidak ingin membantun Jasper Mu. Tapi, aku tidak bisa membiarkan ketua tim terluka sehari sebelum ujian”Batin Jaden Chou, bingung dengan keadaannya.


“Berhenti..” Teriak Jaden Chou ke Pria bertopeng itu.


Pria bertopeng itu mendengar teriakan dari Jaden Chou menoleh ke arahnya. Ternyata Jaden Chou lansung memberi serangan ke arah pria bertopeng itu dengan energi tenaga dalamnya.


Tapi pukulan dari Jaden Chou, dapat mengenainya. Dia sudah menghindar sebelumnya tubuhnya terkena pukulan itu, dan mendarat jauh dari Jaden Chou.


“Dia menjaga jarak sebelum seranganku mengenainya.. dia adalah seorang ahli yang tidak bisa aku nilai tingkat keahlianya”Batin Jaden Chou


Pria bertopeng itu, memperhatikan ke arah Jaden Chou dan lalu ia pergi meninggalkan mereka berdua.


“Aku harus menyerah untuk mengejarnya..”Batin Jaden Chou, melihat pria bertopeng itu sudah melarikan diri.


“Sial..!”Ucap Jasper Mu.


“Hei, kau baik-baik saja?” tanya Jaden Chou.


“Bagaimana aku bisa membiarkan diriku menerima bantuan dari orang sepertimu...Sial!” Ucap Jasper Mu, merasa tidak terima dengan setuasinya.


“Lalu haruskah aku meninggalkanmu di sini?” Ujar Jaden Chou dengan tersenyum meledeknya.


Asrama Murid


Pintu Asrama terbuka, dan semua murid-murid yang lain kaget apa yang ia lihat. Jaden Chou telah membawa dua orang terluka yaitu Jasper Mu dan Cheng Wufei yang tergelatak di tanah itu.


Tuan...Pangeran. teriakan mereka, Semua murid lansung mendekati Jaden Chou untuk Membawa Jasper Mu dan Cheng Wufei yang di bawa oleh Jaden Chou.


Apa yang terjadi? Apa Anda baik-baik saja Pangeran. Hei, Cheng Wufei! Sadarlah. Ucap murid-murid itu yang mengkhawatirkan keadaan Jasper Mu dan Jaden Chou.


“Aku akan menjelaskannya nanti, jadi mari kita rawat mereka dulu” Ucap Jaden Chou.


“Tuan! Apa kau terluka?” ucap Heo Bong, kuatir dengan Jaden Chou. Dengan mata Berlinang air mata.


“Tidak, aku baik-baik saja, jadi jangan khawatir” Jawab Jaden Chou. Jaden Chou lansung melihat keadaan dari Cheng Wufei.


“Nano, apa dia baik-baik saja?”Batin Jaden Chou ke Sistem Nanonya.


[Memeriksa luka pasien]


[Luka yang di duga luka pedang di temukan,


luka tusuk dengan panjang 4cm dan kedalaman 2cm. Seharusnya tidak ada masalah besar jika luka di jahit setelah disinfeksi]


“Luka orang ini bukan apa-apa”Batin Jaden Chou.


Pangerang Jasper Mu darahmu...!! teriakan Murid yang merawat Jasper Mu. Mendengar teriakan itu, Jaden Chou lansung menoleh.


“Bajingan itu...!! aku tidak bisa


memperhatikannya karena Cheng Wufei, tapi dia sepucat ini dan telah menumpahkan begitu banyak darah?” Batin Jaden Chou melihat keadaan Jasper Mu.

__ADS_1


“Hmm..Sial..” Gumam Jasper Mu yang sedang bersender di tembok.


“Heo Bong! Panggil pemimpin cepat!” Perintah Jaden Chou ke Heo Bong.


“Baik Tuan” jawab Heo Bong.


Heo Bong lansung berlari keluar untuk menemui Pemimpin Zilong. Beberapa saat kemudian, Heo Bong kembali ke dalam asrama bersama pemimpin Zilong. Agar pemimpin zilong dapat memeriksa keadaan dari Jasper Mu. Pemimpin Zilong lansung memberikan tindakan pertama untuk mengobati Jasper Mu, dengan mengikat kain agar Jasper Mu tidak pendarahaan.


“Bagiamana keadaannya Pemimpin?”Ucap Jaden Chou.


“Kita bisa merawat seperti ini dengan apa yang kita miliki saat ini, tapi...”Ucap Pemimpin Zilong, tiba-tiba berhenti Pembicaraanya.


“Apa ada masalah?” Tanya Jaden Chou.


“Hmm..orang ini, dia tidak akan bisa berjalan normal untuk sementara waktu” Ucap Pemimpin Zilong.


Mendengar ucapan dari pemimpin Zilong, Jasper Mu lansung Kaget.


“Ahh, karena bajingan bertopeng itu...!! Gumam Jasper Mu sambil Manahan emosinya itu.


“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” Tanya Jaden Chou.


“Kita ada tes besok, tapi pemimpin kita seperti ini...” Jawab Pemimpin Zilong. Pemimping Zilong tanpa aba-aba lansung menggendong tubuh Jasper Mu untuk membawa ke ruang perawatan.


“Beri aku waktu sebentar, aku akan membawanya ke Ruang perawatan” Ucap Pemimpin Zilong.


“Tunggu sebentar, ada satu lagi yang terluka di sini?” jawab Jaden Chou.


“Pangeran, biarkan aku yang menggendongn yang terluka”Ucap Heo Bong ke Jaden Chou.


“Tidak perlu, tunggu di sini, aku akan mengurusnya” Ucap Jaden Chou.


Lalu Jaden Chou menggendong Cheng Wufei dan berlari ke Ruang perawatan menyusul Instruktur Zilong.


“Aku sudah tahu, kalau kau akan mengikutiku”Jawab Pemimpin Zilong.


“...Jadi kau sengaja melakukannya?” Jawab Jaden Chou.


“Tentu saja” Ucap Pemimpin Zilong.


Sekarang mereka masing-masing menggendong Jasper Mu dan Cheng Wufei ke ruang perawatan. Dan mereka berbincang sambil berjalan ke ruangan Perawatan Academy.


“Instruktur, aku ingin tahu alasannya” Tanya


Jaden Chou.


“Alasannya? Tidak ada yang special karena ada ujian besok, aku tidak ingin tim menderita” Jawab Pemimpin Zilong.


“Baiklah kalau begitu..berikan aku yang terluka, kembali ke asramamu. Apa kau tidak tahu kalau Kadet tidak boleh berkeliaran pada jam segini?” Ucap pemimpin Zilong.


“Di mengerti Instruktur..” Jawab Jaden Chou.


Sesudah itu, Jaden Chou kembali ke Asramanya dan berjalan ke tempat tidurnya. Dia lansung terduduk di atas tempat tidurnya dan memikirkan kejadian itu. “Bagaimana semua ini bisa terjadi..Tunggu sebentar. Ia lansung mengerti atas kejadian ini.


Bagiamana jika ini di lakukan oleh, tim dari lawan tes besok. Ini akan menjadi cara kotor untuk lulus ujian, bahkan tanpa membuat tanganmu kotor.Mereka bekerjasama untuk membunuh musuh paling bahaya, sehingga menghindari kerugian serius. Batin Jaden Chou dan melihat ada se ekot semut hitam yang banyak menyerang semut merah sendirian.


Jaden Chou terus memikirkan masalah itu, tapi beberapa saat Jaden Chou merasakan ada yang aneh, saat mengambil kertas pemilihan itu. “Tunggu sebentar, Mungkin mereka dengan sengaja ingin kita berpikir kalau dari tim lawan.


Untuk membiarkan kita memilih taktik terbaik untuk lulus ujian ke dua, maka berarti tidak ada aturan yang harus kita hormati.” Batin Jaden Chou yang sudah menemukan Jawaban kejadian itu.


Setelah selesai memikirkan itu, Jaden Chou berjalan untuk menemui Heo Bong. Dan Jaden Chou menemukan semua Murid Grupnya, merasakan frustasi dengan menimpa ketua timnya yaitu Jasper Mu. “Sial..kita di kutuk, tim kita telah kehilangan semua harapan...”Ucap salah satu murid, yang satu Grup dengan Jaden Chou.


“Bukankah lebih baik menyerah?” Ucap Jaden Chou sambil berjalan, seperti tidak tahu apa-apa.

__ADS_1


“Apa yang barusan kau sarankan?” Tanya Murid, yang tidak terima perkataan dari Jaden Chou.


“Rupanya, kita harus memilih pemimpin baru untuk ujian besok, jadi tidak gunanya terus mengeluh.”Ucap Jaden Chou.


Lalu apa yang harus kita lakukan, hanya Pangeran Jasper Mu yang memiliki pengalaman dalam peran itu. jawab Murid segrup Jaden Chou. Tiba-tiba Heo Bong ikut bicara.


“Tunggu sebentar, aku tahu orang yang tepat untuk peran itu”Ucap Heo Bong


“Yang akan menjadi pemimpin kita adalah Tuanku, Pangeran Jaden Chou” Ucap Heo Bong yang sangat antusiasnya.


Jadi malam itu sedang mendiskusikan untuk pemilihan ketua grup. 9 orang sudah berkumpul dan Heo Bong yang menjadi orang yang bicara di Grup itu.


“Karena dia juga seorang Pangeran” Ucap Heo Bong untuk meyakinkan teman-temannya itu.


Yang lain saling melihat satu sama lain. Dan lansung mengangkat tangannya menandakan setuju.”Aku Kadet 83 mendukung, Aku juga.


Pangeran Jaden Chou bahkan memenangkan pertarungan melawan Pangeran Jaden Jasper Mu. Itu benar...maka aku setuju, aku juga setuju” Ucap murid-murid itu.


Tapi ada juga yang tidak suka dengan Jaden Chou untuk menjadi Ketua Grup itu. “Lalu apa yang harus kita lakukan, kurasa kita tidak akan lulus ujian..tanpa pemimpin, lulus tes adalah prioritas kita” bisik murid yang tidak suka sama Jaden Chou.


“Aku melihat kalian semua telah mendukungku untuk peran pemimpin, Bagus” Ucap Jaden Chou sambil tersenyum.


“Dan Aku sudah punya rencana” Ucap Jaden Chou ke semua teman Grupnya.


Beberapa jam kemudia, Sekitar Jam 3 pagi, Asrama Tim 8.


Semua murid sudah tertidur sangat pulas dan nyaman, saat itu Jaden Chou pelan-pelan menutup pintu asrama, agar Semua murid Grup itu tidak terbangun. Jaden Chou keluar asrama menggunakan pakaian seperti Ninja.


“Nano, Aktifkan Night Vision” Batin Jaden Chou.


[Baik Master, Protokol Night Vision di nyalahkan]


Bola Mata Jaden Chou lansung berubah menjadi hijau dan dapat melihat di kegelapan malam.


“Woww..”Gumam Jaden Chou.


Tidak menunggu lama, Jaden Chou lansung berlari dan meloncat ke tiang-tiang penyanggah Asrama. Dan tepat ia mendarat, dia lansung mendarat pas di jendela tim ketujuh.


“Aku tidak menyangka akan menemukan jendela utama asrama tim tujuh terbuka.hmm..Apa seseorang masih bangun?”Batin Jaden Chou.


[Memulai Analisis Ruangan]


Sistem Nano lansung dengan sistem Lock mengunci pergerakan semua orang di ruangan itu.


[Master, dua puluh orang di ruangan itu sedang tidur]


“Biarkan saja seperti itu” Batin Jaden Chou. Jaden Chou lansung melompat memasuki Ruangan dari Tim 7 itu.


“Nano, apa kau bisa mengenali orang yang menyerang Jasper Mu di sini?” Batin Jaden Chou.


[Memulai Memindai wajah]


tidak cocok, tidak cocok, tidak cocok hampir semuanya


[Kegagalan kecocokan wajah, tidak ada kecocokan yang di temukan di antara mereka]


“Baiklah, ayo kita mulai bekerja”Batin Jaden Chou. Yang sudah siap 2 jarinya di alirin tenaga dalamnya. Untuk menotok semua leher semua orang itu.


Ttukkk..tukkkk..tukkkkkk semua sudah di lakukan Jaden Chou dengan cepat, tapi tersisa satu dari ketua nya.


“Ini adalah pemimpin mereka..”Batin Jaden Chou. Tapi tiba-tiba orang itu bangun yang membuat Jaden Chou Kaget. Dan lansung menotok kepala dan Lehernya.


“Sial..aku bodoh sekali, hampir membangunkan semua orang”Batin Jaden Chou, melihat ketua tim 7 mengeluarkan busa di mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2