SYSTEM NANO

SYSTEM NANO
Jaden Chou Mendapatkan 3 Orang terkuat


__ADS_3

Setalah mendengar penjelasan dari Jaden Chou ke Murid yang ingin bergabung, jadi ragu dan saling berbisik-bisik satu sama lain. "ciih, apa yang harus kita lakukan? Aku tidak ingin terjebak dalam pertempuran ahli waris" ucap pelan para murid yang ingin mendaftar.


"Mereka ketakutan seperti yang di harapkan"Batin Jaden Chou yang melihat mereka.


"Aku tidak peduli jika kalian berasal dari Klan Elit atau klan kecil. Selama kalian ingin bergabung denganku. Karena pada akhir perjalanan kita, status Core saat ini menjadi tidak relevan. Aku akan mengubah Enam pondasi dari cabang utama" Ucap Jaden Chou untuk memberi penjelasan ke murid yang ingin bergabung ke grupnya.


Apa orang ini otaknya ketinggalan, Dia mungkin Calon Vice Lord. Tapi apakah dia bisa? Bukankah ini pada dasarnya adalah deklerasi perang. Sial, menyebalkan ku rasa kita harus memilih ketua yang lain. Gumam para murid mendengar penjelasan dari Jaden Chou.


"Jadilah rekanku dalam perjalanan ini dan jadilah pondasi baru Heaven Nigthwak Cult. Itulah yang aku inginkan dari anggota grupku" ucap Jaden Chou.


"Saya minta maaf, Tuan muda Jaden Chou. Saya hanya ingin lulus dalam ujian tes ke 3" Ucap salah satu murid sambil memberi hormat. Dan salah satu muridnya berceletuk juga Ke Jaden Chou


"Ini memalukan, saya ingin menjadi bagian dari kelompok tuan muda. Tapi itu tidak di takdirkan" gumamnya.


Setelah itu hampir semuanya meninggalkan Jaden Chou yang sudah tidak berminta untuk masuk ke grupnya. Hanya tiga orang saja yang masih berdiri di hadapan Jaden Chou dia adalah Alan Wang, Woo Ming dan Ho Jong. Melihat semua murid pergi, Heo Bong lansung panik.


"Ini buruk, mungkin kita harus memberi tahu mereka setelah mereka. Huh.. Masih ada beberapa orang yang masih berdiri di hadapan, tuan? " Batin Heo Bong.


"Tuan muda Jaden Chou, saya telah mengamati calon Vice Lord lainnya juga, dan sesuatu tentang Anda berbeda dari mereka. Perjalanan yang Anda gambarkan sangat berbahaya, itu bisa membawa anda dan semua rekan anda ke kekuburan. Terus terang saja, saya ingin menyerah juga" Ucap Alan Wang.


"Aku tidak terkejut, karena dia berasal dari Klan elit. Dia memiliki opsi untuk mendukung kandidat yang lebih baik" batin Jaden Chou.


"Tapi, seperti seniman bela dirinya lainnya. Saya memimpikan kekuatan dan kemulian. Sebagai seseorang seniman bela diri, mendengar ambisi Anda membuat saya lebih dekat dengan anda" Ucap Alan Wang. Dengan cepat ia lansung berlutut di depan Jaden Chou.


"Saya bersumpah setia pada Tuan muda Jaden Chou. Saya mungkin masih kurang, tapi saya tidak akan pernah berlutut kepada siapapun kecuali dengan Anda. Saya meminta anda menggunakan saya Alan Wang, sebagai pedang utama anda, Tuan muda Jaden Chou" ucap keras Alan Wang yang sambil berlutut di depan Jaden Chou. Tidak lama kedua temannya juga lansung ikut berlutut.


"Saya Woo Ming, klan Golden gate, bersumpah setia pada Tuan muda Jaden Chou" ucap Woo Ming.


"Saya HoJong, Klan Treusure Sword, bersumpah setia pada Tuan muda Jaden Chou" Ucap Ho Jong.


Jaden Chou melihat ke arah mereka dengan sedikit tersenyum.

__ADS_1


"Terima kasih. Sekarang kalian bisa berdiri" Ucap Jaden Chou kepada mereka bertiga.


"Aku tidak peduli jika kalian memiliki gelar bawahan pedang apalah itu, aku bawahan pertama" Ucap Heo Bong ke Alan Wang.


"Ah, begitu? Hahaha.. " ucap Alan Wang ke Heo Bong dengan senyuman.


Pintu masuk Fasilitas individu Nigthwak Academy


Jaden Chou yang sudah mendapatkan tiga orang untuk bergabung ke grupnya. Memberikan penjelasan ke mereka semua, sebelum itu Jaden Chou menyuruh mereka untuk membuat barisan biar gampang memberi penjelasan ke mereka.


"Hari ini aku ingin kalian menyerap bola Medicine dan menghafal seluruh teks dari Seven Heaven Sword" Ucap Jaden Chou yang tegas.


"Teks? " gumam mereka.


"Betul sekali, dan mulai besok pagi kita akan berlatih bersama. Aku pribadi akan memeriksa gerakan dan teknik kalian" Ucap Jaden Chou.


"Kami benar tidak salah, memilihnya sebagai tuan. Tuan menjaga kita lebih baik"Gumam bangga mereka melihat Jaden Chou di hadapan mereka.


"Baiklah, pergilah ke ruang pelatihan masing-masing. Mari berkumpul kembali sekitar jam 10 malam setelah kalian mengkonsumsi Bola Itu" Ucap Jaden Chou.


"Baikk Tuaan" teriak mereka semua.


Lalu mereka membubarkan diri dan pergi apa yang di perintahkan Jaden Chou pada mereka. Jaden Chou juga berjalan untuk meninggalkan mereka. Tapi Alan Wang mendekatinya untuk berbicara padanya.


"Tuanku" Ucap Alan Wang.


"Hmm, apa ada yang ingin kau katakan? "Tanya Jaden Chou.


"Saya mungkin tidak mengkhawatirkan apapun. Tapi, mulai sekarang saya pikir anda harus selalu bersama saya atau bawahan lain yang menemani anda setiap saat. Karena testnya disuruh mengambil Namatag hijau dari instruktur "Jawab Alan Wang ke Jaden Chou. Jaden Chou lansung terdiam untuk berpikir apa yang barusan Alan Wang katakan.


"Sekarang aku memikirkannya, Ketua Akademi sendiri mengatakan kalau siapapun yang dapat mengambil Namatag hijau dalam 7 hari akan menjadi ketua Grup. Apa tujuan sebenarnya, bukan untuk membuat kita mengalahkan instruktur tapi malah membuat para murid mengambil tanda nama dari satu sama lain? " Batin Jaden Chou.

__ADS_1


"Karena Tuanku, lebih sedikit orang daripada kadet 1 dari Dark Clan. Mungkin anda menjadi target. Tidak buruk untuk berhati-hati" Ucap Alan Wang ke Jaden Chou.


"Terimakasih, aku menghargai saranmu" ucap Jaden Chou.


"Itu wajar saja, karena saya sudah bersumpah akan melayani anda menjadi Tuanku" ucap Alan wang.


"Saya akan menggunakan ruangan pelatihan di sebelah Anda, Tuanku" Ucap Alan Wang ke Jaden Chou.


"Huh? Tapi bukan itu tujuanku, karena alasan tertentu, aku sekarang menggunakan ruangan pelatihan disana " Ucap Jaden Chou.


"Maaf?, bukankah tempat itu hanya di izinkan untuk murid yang telah mencapai Expert? Anda luar biasa tuanku, saya akan mencoba yang terbaik untuk mencapai tingkat Expert secepat mungkin sehingga saya dapat di menggunakan fasilitas pelatihan yang sama dengan Tuan" Tanya Alan Wang yang terkejut.


"Huh.. Baiklah" jawab Jaden Chou pelan.


Tidak lama kemudian Jaden Chou sudah berada di dalam ruangan pelatihan. Dia lansung mencoba melatih seni bela dirinya. Perlahan tangan kanan nya di aliri Energi Qi seperti Energi berbentuk pisau.


"Jadi seperti ini rasanya menjadi Expert sejati, aku telah mencapai ki 80%. Jika aku mewujudkan pisau dan pedang dengan ini, aku harus membentuk senjata ki yang tepat. Terima kasih Nano, ini semua berkatmu membantuku menyerapnya" Batin Jaden Chou.


[Ya, itu karena saya]


"Apa tidak ada yang namanya rendah hati di masa depan?" Batin Jaden Chou yang mengobrol dengan sistem Nanonya.


[Itu ada]


"Apakah begitu, baik. Nano, tolong tunjukan video pertarungan Ling Gi tadi" batin Jaden Chou.


[Di mengerti. Untuk memutar video augmented reality akan di aktifkan dalam visi pengguna] layar Video pertarungan Ling Gi dan Instruktur A Zhen di tonton kembali oleh Jaden Chou.


"Pause videonya, Nano perbesar Ling Gi" batin Jaden Chou yang sedang melihat pertandingan ulang itu di Layar hologram di depannya.


[Memperbesar 500% ] Di Video terlihat Ling Gi sedang memuntahkan darah dari mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2