
“Pyeoongg Hak..” Teriak Bawahannya, melihat Pyeong Ha terpental jauh.
Melihat pukulan sangat kuat, Jaden Chou memasang wajah bodohnya sambil melihat ke kepalan tangannya ia merasa, ia tidak mengeluarkan sepenuhnya kekuatannya.
“Huh” Gumam Jaden Chou.
Grup dari Pyeong Ha terdiam dan tidak mau membalas apa yang di lakukan oleh Jaden Chou ke Pyeong Ha karena takut. Setelah itu Heo Bong lansung menarik salah satu murid dan menanyakan tanda nama hijau itu yang di ambilnya saat penyergapan kemarin.
“Dimana itu? tanda nama hijau yang kau ambil kemarin setelah menghancurkan semua jari Min Jung” Tanya Heo Bong sambil menarik kerah bajunya.
“Kadet 109, Ada di Ha IL Myong” Jawab Murid itu saat di tanya oleh Heo Bong.
“Seperti yang kita duga” Ucap Alan Wang mendengar murid itu ke Jaden Chou.
“Tidak mungkin musang serakah membiarkan orang-orang ini memilikinya”Ucap Jaden Chou.
“Sial!” Ucap Heo Bong sambil memukul kepala murid itu.
“Berhanti Heo Bong” Ucap Ling Gi untuk meredekan emosi dari Heo Bong.
“Jangan hentikan aku, atau kau jadi sentimental karena mereka mantan Grupmu” Ucap Heo Bong ke Ling Gi.
“Beri aku waktu sebentar” Ucap Ling Gi ke Heo Bong. Mendengar itu Heo Bong lansung berhenti untuk memukul murid itu.
“Apa yang kau maksud sebelumnya dengan membuat kesepatakan tentang aku?” Tanya Ling Gi ke murid itu.
“Tuan Muda Clan Blade, Ryu Kyung. Dia mengatakan kepada kami untuk menempatkanmu dalam krisis dengan menyerangmu dan mengambil tanda nama hijaumu” Jawab murid itu yang menjelaskan ke Ling Gi.
“Jaden Ryu Kyung” Ucap Marah Jaden Chou.
“Sial, aku tidak percaya itu. aku pikir aku menjadi berhutang budi padanya, untuk berpikir itu semua adalah bagian dari rencananya”Batin Ling Gi mengingat kembali masa berbicara kepada Ryu Kyung.
“Dan kau di janjikan tanda nama hijau sebagai gantinya?” Ucap Ling Gi ke murid itu.
“Aku benar-benar minta maaf Ling GI” Ucap murid itu ke Ling Gi.
“Kalian semua bajingan kotor” Ucap Ling Gi yang lalu berbalik badan untuk meninggalkan murid itu. melihat Ling Gi pergi Heo Bong lansung menghajar murid itu dengan sangat marah.
“Dasar bajingan licik! Aku akan membuat memperlakukanmu seperti apa yang kau lakukan pada Min Jung”Ucap Heo Bong sambil memukul murid itu dengan rasa sangat kesal.
“Tunggu..” Ucap Alan Wang yang menghentikan Heo Bong.
__ADS_1
“Sekarang apa lagi?” Ucap Heo Bong.
“Apa menurutmu memukuli satu orang saja sudah cukup? Percayalah, dan kita bisa memancing semuanya” Ucap Alan Wang ke Heo Bong.
“Kadet 670. Apa kau benar-benar percaya pada kata-kata Tuan muda Ryu Kyung” Tanya Alan Wang ke Murid itu.
“Apa maksudmu?” Jawab murid itu ke Alan wang.
“Apa menurutmu dia akan memberimu tanda nama hijau?” Tanya Alan Wang.
“Tapi tuan muda, membuat janji dengan kami” Ucap Murid itu dengan wajah yang murung.
“Baiklah. Karena kalian adalah Grup yang terdiri dari 20 orang, dia pasti telah menjanjikan kalian 2 tanda nama” Ucap Alan Wang.
“I-Itu..”Ucap Murid itu yang kaget mendengar perkataan Alan Wang.
Murid-murid itu yang mendengar perkataan Alan wang lansung nyeletuk.”Tunggu..Dia hanya memberi satu? Kau bilang kita dalam hal ini bersama. Kau bilang akan memasukan kami ke dalam grup, bahkan jika kami tidak membantu penyergapan” Gumam para Murid dari grupnya.
“Pertama kalian di permainkan, dan sekarang kalian ingin mulai bertengkar?” Ucap Alan Wang ke murid itu.
“Apa maksudmu di permainkan” Tanya Murid itu ke Alan Wang.
“Apa menurutmu Tuan muda Jaden Ryu Kyung tidak bisa menduga masalah ini? Jika kalian saling bertengkar, kalian hanya akan bermain sesuai rencananya” Ucap Alan Wang ke murid itu.
“Apa berteriak dalam kemarahan adalah semua yang kalian rencanakan? Jika kalian benar-benar marah, kalian harus membalas dendam” Ucap Alan Wang dengan santai melihat Grup itu sedang kesal karena di permainkan.
Balik ke saat ini
“Kami peringatkan kalian! Jatuhkan pedang kayunya” Ucap Murid itu ke Ha IL Myong dan Yum Ra.
“Sekarang apa artinya ini?” Ucap Yum Ra ke murid itu.
“Artinya? Ha! Apa menurutmu kalian bisa tetap menggunakan tanda nama hijau sebagai jaminan?” Ucap keras murid itu Yum Ra.
“Jaminan”Gumam Yum Ra.
“Kau pasti masih menganggap kami idiot” Ucap Murid itu.
“Sepertinya kau telah membiarkan seseorang berbicara manis pada kalian...”Ucap Yum Ra ke murid itu. Jaden Chou hanya melihat itu dengan santai.
“Hmmmph, berbicara manis? Kau bahkan tidak dapat mengambil tanda nama instruktur karena kau kurang terampil. Beraninya kau mengatakan itu saat kau musang yang menyergap orang dalam Grup” Ucap Heo Bong yang menambahkan pembicaraan mereka.
__ADS_1
Mendengar perkataan dari Heo Bong, Ha IL Myong lansung berubah raut wajah dengan penuh amarah.
“Berani-beraninya kau menyebutku kurang terampil! Saat kau sibuk berlarian seperti tikus, dengan ekor di antara kedua kakimu!!”Ucap Ha IL Myong ke Heo Bong.
“Hahahaha, lalu menurut kata-katamu apapun yang terjadi. Kau tidak akan mulai berlari seperti tikus, bukan?”Ucap Alan Wang sambil tertawa keras sedikit menyindir Heo Bong.
“Karena kami tidak berniat melepaskanmu” Ucap Alan Wang dengan penuh percaya diri.
“Bagaimana bisa jadi seperti ini? Ini bukan waktunya untuk menjadi sombong, apa kau perlu mencoba melarikan diri sendiri? Tapi jika kau meninggalkan teman satu Grupku di sini, lulus tes ke 3 tidak akan mungkin..!”Batin Ha IL Myong. Yum ra juga merasakan tidak berdaya.
“Sial..jika aku gagal kali ini juga, aku akan kehilangan semua kesempatan untuk melayani di bawah Tuan Muda Ryu Kyung. Aku perlu membujuk mereka apapun yang terjadi dan menghindari krisis ini!” Batin Yum Ra.
“Gal Yeon, aku pikir ada kesalahpahaman. Tuan Muda Ryu Kyung bilang dia akan menjadikan kalian pengikut pribadinya, jadi kenapa kau tidak percaya padanya?” Ucap Yum Ra ke murid itu untuk menjelaskan kejadian ini.
“Apa itu berarti dia akan memberi kita dua tanda nama hijau?” Ucap Gal Yeon ke Yum Ra.
“Maaf?” Gumam Yum Ra.
“Untuk menerima 19 dari kita semua sebagai pengikutnya, bukankah kita membutuhkan setidaknya 2 tanda nama?” Ucap Gal Yeon.
“Sialan, jadi itu sebabnya mereka mengkhianati ktia. Apa yang harus aku lakukan? Jika kau tidak dapat membujuk mereka di sini, misi ini akan berakhir dengan kegagalan. Tapi aku juga tidak bisa membuat janji sendiri” Batin Yum Ra.
“Bagaimana kalau kita melakukan ini sebagai gantinya? Aku secara pribadi akan bertanya dengan tuan Ryu Kyung, agar kalian dapat menerima 2 tanda nama hijau”Ucap Yum Ra.
“Kau akan bertanya..?” Ucap murid itu ke Yum Ra.
“Hehe..karena aku bisa bertanya, itu tidak akan berbohong. Tentu saja, itu sepenuhnya terserah tuan muda Ryu Kyung apakah dia akan menerimamu atau tidak” Batin Yum ra.
“Itu Proposal yang cukup menarik, tapi apa kau bisa menanganinya?” Ucap Murid itu.
“Menangani?” Ucap Yum Ra yang terkejtu mendengar perkataan itu. tiba-tiba Jaden Chou menyerangnya dari belakang.
“Maksudnya jika kau bisa menanganiku” Ucap Jaden Chou sambil ingin menebaskan pedang energi di tangannya ke arah Yum Ra.
“Apa-apaan ini...” Ucap Yum Ra sambil yang lansung menghindari.
“Dasar berengsek..” Teriak Ha IL Myong berlari untuk menyelamatkan Yum Ra. Menebaskan pedang kayunya ke arah Jaden Chou. Tapi pedangnya lansung di tangkap dengan tangan kosong oleh Jaden Chou dan di patahkan pedang kayu itu dengan genggamannya.
Ha IL Myong lansung meloncat mundur dan terkejut tidak percaya apa yang ia saksikan dengan matanya. Bagaimana? Itu adalah pedang kayu yang dijiwai dengan Seven Star Ki...!! Batin Ha IL Myong yang lansung terdiam.
Saat ia terdiam, tiba-tiba Ling Gi menendang dengan keras Ha IL Myong sampai terpental jauh.
__ADS_1
“Aku akan menjadi lawanmu..” Ucap Ling Gi ke Ha IL Myong.