SYSTEM NANO

SYSTEM NANO
Jasper Mu Di Serang Pria Bertopeng


__ADS_3

Seminggu kemudian pada Hari tes ke dua Tipe Grup


Sudah berkumpulnya semua Murid-murid dari setiap Grup di lapangan dan berbaris dengan rapi. Semua Instruktur juga sudah mulai berkumpul. Setelah semua persiapan sudah selesai, Instruktur Zilong memberikan semangat ke Semua Murid yang ia ajarkan.


“Aku telah mengajari semua yang kalian butuhkan, sekarang kalian akan bertanggung jawab atas kinerja kalian sendiri. Mengerti!!” Teriak Instruktur Zilong.


“Siaap..” Teriak Semua Murid-murid itu.


Jack Hwa yang duduk, lalu ia berdiri untuk memberikan penjelasan peraturan untuk Tes Ke dua ini. Setiap yang di jelaskan sebelumnya, kelompok 1 hingga 4,5 hingga 8 dan 9, Hingga 12.. ke empat kelompok akan melempar undi di antara mereka untuk melihat siapa yang akan mereka lawan.


“Pertama, ketua kelompok dari kelompok 1 sampai 4, maju!


Pemimpin Grup untuk 2 dan 3 telah berubah? Jadi seperti itu juga di sana, ya?. Jaden Zoe Mue dari Dark Clan masih menjadi ketua di kelompok 1. Sebelumnya juga Kadet 72 ketua Grup 4, kan?. Mungkin, dua orang bukan. Batin Jack Hwa yang melihat Jaden Zoe berjalan maju ke hadapannya.


Saat ini sedang berlansung pemilih untuk tes ujian ke dua ini, jadi semua ketua Grup akan di panggil untuk mengambil semua kertas undian di dalam sebuah kotak di hadapan Jack Hwa.


Jaden Zoe Mue berhenti dan memasuki ke dalam kotak untuk mengambil kertas, untuk Grup ia akan lawan. Jaden Zoe Mue mendapatkan Grup Nya melawan Grup 3.


Papan pemberitahuan mencatat untuk rangkaian grup ke grup yang akan bertanding. Grup 1 Vs Grup 3, Grup 2 Vs Grup 4. Semua Murid yang di grup 1 lansung bersemangat dan berteriak-teriakan untuk Ketua Grupnya Jaden Zoe Mue.


“Waaahhh...Horee untuk pemimpin Grup Kami” Teriak semangat dari salah satu Murid Grup 1.


“Lanjut, Pemimpin Grup 5 sampai 8 bisa maju!” Teriak Jack Hwa.


Murid-murid yang lain terlihat bingung , setelah teriakan dari Jack Hwa. dan saling berbisik satu sama lain.”Apa? kali ini dua orang juga berubah? Hah, tunggu! Grup 8...Apa ini beneran?” bisikan dari orang-orang yang melihat Jaden Chou yang berjalan maju.


“Ohh?” Batin Jack Hwa melihat Jaden Chou maju.


Jaden Chou terus berjalan maju untuk mengambil sebuah undian tanding, yang di intruksikan Jack Hwa. tapi ada seseorang yang sedang memperhatikan berdirinya Jaden Chou, yang merasa tidak suka dengan Jaden Chou. Dia adalah Jaden Lavinia Jong dari Clan Poison.


“Aku sudah memperingatkannya berkali-kali! Jasper Mu, idot itu!” batin Lavinia Jong melihat ke arah berdirinya Jaden Chou, dengan mengigit bibirnya.


Beberapa jam kemudian setelah pengambilan undian tanding, Hari semakin Sore.


Jasper Mu yang berdiri di atas bukit batu, sedang melihat kegiatan para Murid yang masih berkumpul di Lapangan latihan hanya diam dan memperhatikan mereka.


“Para Idiot itu, mereka masih melakukan pelatihan Grup, tidakkah mereka tahu bahwa semua strategi mereka di tunjukan? Tidak ada lagi yang perlu di tonton. Jadi aku akan pergi melakukan pelatihan seni bela diri” Batin Jasper Mu yang berbalik badan, yang ingin pergi.


“Jaden Jasper Mu!” panggil Javinia Jong.


Jasper Mu berhenti dari langkahnya dan menoleh suara panggilan itu. “Apa? Kau..?” Ucap Jasper Mu. Terus dia mengabaikan Javinia Jong dan melanjutkan jalannya untuk meninggalkan tempat itu.


Merasa di abaikan, Javinia Jong mengejarnya. Dengan cepat Javinia Jong menghalangi Jalan Jasper Mu. Melihat itu Jasper Mu bingung dengannya.

__ADS_1


“Apa yang kau lakukan?” Ucap Jasper Mu.


“Kau mengabaikanku meskipun aku memanggilmu?” Ucap Javinia Jong


“Apa yang ingin kau katakan?” Ujar Jasper Mu.


“Hmm..aku memanggilmu dengan keras tapi kau memperlakukanku seperti itu?” Jawab Javinia Jong dengan raut manja.


“Bukankah kau ingin bilang Spring Clan itu idot? Jangan bicara padaku” Ucap Jasper Mu, merasa risih dengan Tingkah Javinia Jong. Segera ingin meninggalkannya.


“Haah...kau sangat menyebalkan. Baiklah, aku akan mengatakannya dengan cepat jadi dengarkan baik-baik.” Ucap Javinia Jong yang melihat Jasper Mu ingin meninggalkanya.


Lalu Javinia Jong membuka pakaian lengan panjangnya. Dia menunjukan lengannya di balut dengan perban itu ke Jasper Mu. Jasper Mu berhenti, dan melihatnya balutan perban di lengan Javinia Jong.


“Apa kau melukai dirimu?” Tanya Jasper Mu.


“Ini karena Kemarin” Jawab Javinia Jong.


“Kemarin?” ucap Jasper Mu.


“Saat aku berlatih sendiri tadi malam... seseorang menyergapku” Jawab Javinia Jong.


“Kau di sergap!..Hah, bajingan pemberani mana yang akan melakukan itu?” Ucap Jasper Mu, sikapnya lansung berubah ke Javinia Jong.


“Itu..aku tidak tahu siapa karena mereka memakai topeng” Jawab Javinia Jong.


“... jangan meremehkan kata-kataku! Aku tidak pernah ceroboh pada bajingan bertopeng itu” Ucap Javinia Jong dengan sedikit menaikan suaranya ke Jasper Mu.


“Jadi kau menyuruhku untuk berhati-hati karena kau menerima cedera?” Tanya Jasper Mu ke Javinia Jong.


“Kau harus tahu, kalau ada kemungkinan besar selanjutnya mereka akan mengejarmu. Karena kita berada di Grup kompetisi yang sama” Jawab Javinia Jong.


“Apa..” Ucap Jasper Mu.


“Kau ingat bagaimana mereka mengatakan kami akan di bagi menjadi empat kelompok dan menaruh banyak di antara tim dan kelompok yang sama untuk menentukan tim lawan kita, bukan?” Ucap Javinia Jong ke Jasper Mu.


“Apa hubungannya dengan ini?” Tanya Jasper Mu.


“Menurutmu kenapa mereka membagi tim menjadi empat ketika mereka bisa membuat kita semua bertarung satu sama lain?” Jawab Javinia Jong yang menjelaskan Analisanya.


“Aku tidak mengerti apa yang kau coba katakan” Ucap Jasper Mu.


“Menyebalkan sekali..pikirkan tentang ini, karena mereka memberi tahu kita tima mana yang akan bertarung dengan tim lain dalam satu grup. Tim tahu persis siapa yang akan mereka lawan” Ucap Javinia Jong.

__ADS_1


“ ! , Jadi..Maksudmu, mereka sengaja mengumumkan sebelumnya. Agar pemimpin tim menjadi sasaran?” tanya Jasper Mu, sambil memikirkan perkataan Javinia Jong.


“Jadi kau bukan orang idiot, batul sekali..jika pemimpin tim tidak ada, akan menyulitkan tim untuk mempertahankan formasi mereka.


Lagian! Aku hanya menyuruhmu untuk berhati-hati, karena ujian besok. Jadi jangan pergi berlatih sendiri” Jawab Javinia Jong, dengan berbalik dan berjalan untuk meninggalkan Jasper Mu.


“Aku tidak ingin mendengar berita memalukan bahwa ahli waris Clan di keluarkan. Bahkan tanpa bisa lulus ujian kedua” Ucap Javinia Jong yang berhenti dan menoleh ke arah Jasper Mu.


Setelah perbincangan itu Javinia Jong Pergi di hadapan Jasper Mu, dengan cepat.


Yang terlemah dari kita semua


memperingatkanku, dia melewati batas. Tapi itu bukan sesuatu yang harus aku abaikan, Cihh,..itu membuatku merasa seperti sampah. Haruskah aku membawaj Cheng Wufei? Batin Jasper Mu melihat kepergian Javinia Jong.


Sedari tadi mereka berbincang, ternyata sosok bayangan hitam seperi Ninja, mengawasi gerakan mereka dari atas Pohon yang tidak dapat mereka lihat.


Beralih ke Jaden Chou


Di sebuah hutan yang gelap, ada lelaki yang sedang melakukan Latihan seni bela dirinya. Ya, tidak lain dialah Jaden Chou.


“Nano..berapa persentase pertandingan yang aku menangkan melawan Avatar Jasper Mu?”Batin Jaden Chou ke sistemnya. Dan merasa sangat kelelahan.


[Sekitar 60%]


“Sial..masih banyak yang harus kulakukan. Aku mengatakan kalau aku dapat mengalahkannya dengan mudah dalam seminggu, tapi aku hanya mengalahkannya 60%” Batin Jaden Chou.


[Kemampuan praktis dan kemahiran formasi Anda menjadi jauh lebih tinggi setelah 100 sesi latihan. Di perkirakan keinginan Anda akan tercapai dalam beberapa hari ke depan]


“Apa kau menghiburku?” Batin Jaden Chou.


[Ini adalah perkiraan dari Analisis]


“Kaku banget” Batin Chou, sambil tersenyum.


“Aku harus kembali ke Asrama” Batin Jaden Chou. Dengan cepat Chou lansung berlari dengan cepat di kegelapan malam. Tapi, ia merasakan dirinya ada yang mendengar suara. Lalu ia berhenti untuk mendengar lebih jelas.


“Ini..Suara pertarungan... Keukk?” Batin Jaden Chou. Yang sedang suara teriakan. Dengan cepat dia menyelusuri suara tersebut.


“Di sana!” guman Jaden Chou.


Tidak lama kemudia Jaden Chou sampai ke suara tersebut, dan melihat 1 orang tergeletak di tanah di depan orang satunya lagi.


“Siapa itu? aku tidak bisa melihat dengan baik karena gelap, sepertinya ada seseorang di tanah juga” Batin Jaden Chou.

__ADS_1


“Nano, Mode penglihatan Malam” Batin Jaden Chou.


[Mode penglihatan malam sedang di aktifkan di mata pengguna]


__ADS_2