
“Dasar bajingan licik, melakukan serangan kejutan” Ucap Ha IL Myong memegang tubuhnya yang mengerang kesakitan.
“Sial apa itu, patah lagi..? kami jelas tidak di untungkan, tapi kabur bukanlah pilihan”Batin Ha IL Myong sambil memegang tubuhnya dan melihat setuasi yang tidak memungkinan untuk nya.
Melihat serangan yang di berikan ke Ha IL Myong semua murid menjadi kacau ketakutan, mereka semua berlarian tidak terarah. Minggir, jangan halangi jalanku. Tidak mungkin aku bisa menahan Grup mengerikan Jaden Chou, entah bagaimana aku harus menerobos Grup 12 dan melarikan diri. Batin Yum Ra yang ketakutan juga. Melihat bawahannya berlarian ketakutan, ia sangat marah dan berteriak ke mereka.
“Apa yang kalian lakukan?”Teriak Ha IL Myong ke bawahannya yang berlarian ketakutan untuk menghadapi Grup Jaden Chou.
“Jangan berpaling dariku” Ucap Ling Gi yang lansung menyerang Ha Il Myong yang hilang fokus ke arah bawahanya. Dengan gerakan sangat cepat Ling Gi lansung memberikan tendangan-tendangan beruntunnya yang kuat.
“Sepertinya ini juga saatnya bagi kita untuk memulai” Ucap Alan Wang yang tersenyum senang. Melihat Ling Gi memulai penyerangan ke musuhnya.
“Ini akan menjadi debutku..Hehehe...”Ucap Ho Sang Hwa dengan raut wajah seramnya.
Tidak menunggu lama Grup Jaden Chou mereka lansung menyerang musuh yang ada di hadapannya dengan gerakan-gerakan seni bela diri masing-masing. Pertarungan antara Ling Gi dan Ha IL Myong terus berlansung yang sangat tidak seimbang kekuatan.
Ling Gi terus menghajar dengan teknik tendangan putarnya ke arah Ha IL Myong. melihat Ha IL Myong kelihatan akan kalah, Yum ra hanya menggeretakan giginya tidak bisa melakukan apa-apa untuk membantunya.
“Sial..bagaimana bisa jadi seperti ini. Ini kekalahan kita, tidak ada jalan lagi melawan hanya akan memperburuk keadaan.. jika kita tidak bisa menang” Batin Yum Ra.
“Saya menyerah!! Ini kemenangan Anda, Tuan muda Jaden Chou” Ucap keras Yum Ra di depan Jaden Chou sambil bersujud.
“Apa maksudnya ini?” Tanya Jaden Chou ke Yum Ra.
“Hasilnya sudah diputuskan, apa yang harus kita lakukan saat kita sudah kalah? Anda telah mengalahkan kami. Tolong tunjukan kami belas kasihan sebagai calon Vice Lord”Jawab Yum Ra ke Jaden Chou.
“Tidak peduli seberapa marah dia, dia harus bersikap lunak pada seseorang yang mengemis berlutut. Hehhee..”Batin Yum Ra sambil tersenyum liciknya di balik sujudnya itu.
“Belas kasihan..”Jawab Jaden Chou yang lansung menjambak rambut Yum ra, lansung di angkat nya kepala sambil memegang rambutnya itu.
__ADS_1
“Katakan padaku, kenapa aku harus menerima kau menyerah? Jika kau tidak ingin bertarung, kau seharusnya tidak bertindak seperti bajingan licik sejak awal” Ucap Jaden Chou mengintimidasi Yum ra.
“Apa yang kau lakukan?! Kepada lawan yang sudah menyerah” Ucap Yum Ra yang ketakutan ke Jaden Chou.
“Diam..”Jawab Jaden Chou dengan tatapan tajam dengan penuh amarah. Tidak lama itu Jaden Chou membenturkan kepala Yum Ra ke tanah sangat kencang.
Melihat itu bawahan dari Yum Ra dan Ha IL Myong sangat merinding ketakutan saat Yum Ra di benturkan ke tanah oleh Jaden Chou.
“Kau harus membayar harga karena menggangu orang lain..” Ucap Jaden Chou dengan suara yang berat.
“Ugghh...ahhh” gumam Yum Ra yang sudah mengeluarkan darah dari wajahnya.
“Aku bahkan belum memulainya” Ucap Jaden Chou yang mengangkat kepala nya Yum Ra dari tanah.
“Ah..Ah..Kau berengsek, A-apa menurutmu tuan muda Ryu Kyung akan membiarkan ini?”Ucap Yum ra ke Jaden Chou.
“Sial..Apa aku merasa gugup. Namun, tuan muda Ryu Kyung saat ini memimpin faksi terbesar di Nigthwak Academy. Aku tidak ada pilihan berharap ke Jaden Chou setidaknya akan sedikit takut padanya...” Batin Yum Ra. Tidak lama itu Jaden Chou menghela nafas pendek.
“Terimakasih untuk peringatannya” Ucap Jaden Chou.
“Sial..Aku lupa. Dia orang yang menghancurkan semua tulang Jaden Cobey Kue”Batin Yum Ra. Tidak menunggu lama Jaden Chou lansung membenturkan kepala nya ke tanah lagi tapi ini lebih kencang, sampai kepala Yum Ra tertanam ke tanah dan darah begitu banyak yang keluar dari sela-sela tanah itu. dan Yum ra lansung tidak sadarkan diri.
“Pingsan karena ini, seandainya aku menggunakan semua kekuatanku. Aku mungkin akan menghancurkan kepalanya”Ucap Jaden Chou sambil membersihkan tangannya.
Setelah itu Jaden Chou berjalan menuju murid-murid yang di tangkap oleh bawahannya. Jaden Chou sampai di hadapan mereka yang semua, yang dikumpulkan oleh Alan wang dan lainnya.
“Bagaimana dengan Ha IL Myong?”tanya Jaden Chou.
“Dia disana, dia masih melawan jadi kami telah mengaktifkan titik tekanan Chi bisu dan lumpuh” Jawab Alan Wang.
__ADS_1
“Hmmmp..Sial, Seandainya tulang rusukku tidak patah..”Batin Ha IL Myong sambil menggeretakan giginya menatap ke arah Jaden Chou dan Alan Wang.
“Apa saya harus melepaskan titik tekanan Chi bisu?” Tanya Ling Gi ke Jaden Chou yang mendekati Ha IL Myong.
“Tidak, tidak apa-apa aku tidak ingin mendengar apapun dari bajingan ini” Jawab Jaden Chou sambil menatap ke Ha IL Myong yang terikat.
Lalu Jaden Chou lansung berlutut di hadapan Ha IL Myong
“Bajingan ini, apa dia akan..?” Batin Ha IL Myong melihat Jaden Chou di hadapannya dengan rasa gugup. Setelah itu, Jaden Chou lansung menarik tangannya dan jarinya di patahkan satu.
“Kuaaaaargghh...AHHHHH”Teriak Ha IL Myong kesakitan saat Jaden Chou mematahkan jarinya.
“Diam, jangan seperti bayi hanya karena satu jari patah. Apa itu menyakitkan? Ini satu lagi”Ucap santi Jaden Chou.
“Bajingan gila ini..”Batin Ha IL Myong sambil menahan rasa sakitnya.
“Min Jung mungkin kesakitan sepertimu. Sebenarnya, karena kalian memukulinya secara brutal dia mungkin lebih kesakitan”Ucap tegas Jaden Chou ke mereka yang sudah tangkap dan di ikat.
“Sial, kamilah yang melakukan itu..kita dalam masalah”Ucap Pelan murid-murid yang di tangkap dengan wajah menunduk.
“Kau bajingan!! A-aku akan...aku akan membunuhmu. Tidak peduli apapun”Batin Ha IL Myong yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa dihadapan Jaden Chou. Tidak lama itu wajah nya di tampat oleh Jaden Chou dengan keras.
“Aku akan memberi kalian perintah. Patahkan satu kaki dan semua jari, dari semua anggota Ha IL Myong” Ucap Jaden Chou ke Grupnya
Mendengar perkataan dari Jaden Chou ke Grup nya, Murid-murid yang tertangkap sangat merinding dan ketakutan.
“Seandainya kami menyetujui Yum Ra berbicara manis dengan kami sebelumnya,kami mungkin akan menemui nasib yang sama”Ucap Salah satu Murid yang berpihak ke Jaden Chou.
“Baikk Tuan.”Jawan Mereka semua saat Jaden Memberi perintah.
__ADS_1