
“Kim Ho Yoon, Eun Seook. Terimakasih atas kerja kerasmu dalam mencoba membujuk orang” ucap Jaden ke mereka berdua.
“Itu bukan apa-apa, Tuan” Balas Eun Seook.
“Terima kasih telah kembali kepada kami dengan selamat!” Balas Kim Ho Yoon.
“Dimana Min Jung?”Tanya Jaden Chou ke Heo Bong.
Heo Bong, Alan Wang dan yang lainnya saat di tanyakan itu, hanya diam tidak bisa membalas pertanyaan dari Jaden Chou.
“Katakan padaku, apa yang terjadi?” Teriak Jaden Chou pada ke meraka semua.
Tidak lama kemudia mereka akhirnya menceritakan apa yang telah terjadi kepada Jaden Chou. Saat penyergapaan Grup nya untuk mempertahankan Tanda nama hijau itu.
“Itu sebabnya Min Jung saat ini di rawat di rumah sakit” Ucap Alan Wang ke Jaden Chou.
“Ha IL Myong, dia masih belum kehilangan kebiasaan buruknya”Batin Jaden Chou yang menahan amarahnya.
“Dia berbeda dari sebelumnya. Dia marah, tapi tetap tenang dan mengandalikan niat membunuhnya. Aku tidak berpikir dia akan gegabah seperti sebelumnya”Batin Ling Gi melihat raut wajah Jaden Chou yang berubah seketika setelah mendengar cerita dari Alan Wang.
“Apa yang ingin anda lakukan, Tuanku..?”Tanya Alan Wang ke Jaden Chou.
Karena Academy bermaksud agar para kadet memperebutkan tanda nama hijau. Meskipun jahat, aku tidak bisa mengatakan tindakannya salah. Namun, sepertinya tidak ada dari mereka yang mau memaafkannya. Batin Jaden Chou.
“Karena kita berhutang banyak padanya. Saatnya kita membayar kembali hutang kita” Ucap Jaden Chou ke mereka sambil memberi semangat.
“Dia memang berubahkan” Batin Ling GI melihat Semangat Jaden Chou dengan raut wajah bodoh.
Di tempat perkumpulan Ryu Kyung.
“Sepertinya yang kau minta, kami memprovokasi Ha IL Myong untuk mengambil tanda nama Hijau Ling Gi” Ucap Murid salah satu grup lain ke Ryu kyung yang melaporkan tindakannya.
“Huh? Apa kau ketua grupmu? Bukankah itu Wu..apalah itu?” Tanya Ryu Kyung.
“Wu Pyeong, telah di rawat di rumah sakit karena luka dalam yang serius. Yang lebih penting” Ucap Murid itu ke Ryu Kyung.
“Ayolah, kau benar-benar berpikir aku akan mengingkari janji?” Ucap Santai Ryu kyung sambil mengambil tanda nama hijau dari sela bajunya untuk menunjukan ke murid itu.
“Tapi, masalahnyaa. Kau belum memenuhi janjimu” Ucap Ryu Kyung.
“Apa maksdumu.” Tanya Murid itu ke Ryu Kyung.
“Kesepakatannya membantuku mendapatkan Ling Gi. Jadi apa sekarang Ling Gi ada di sini?” Ucap Ryu Kyung.
“Lalu apa yang kau ingingkan?” Tanya Murid itu ke Ryu Kyung.
“Yah, aku tidak butuh sesuatu yang megah. Aku hanya berpikir untuk mendapatkan Ling Gi, dia hanya perlu merasakan keputusan yang lebih besar. kau tau pepatahkan itu kan? Kau perlu mengalami masa-masa sulit untuk mengenali pasang surut. Baiklah..sekarang aku memikirkannya” Ucap Ryu Kyung dengan santai ke murid itu.
“Kalian tidak memiliki seseorang yang cocok untuk menjadi ketua Grup, dan Jaden Cobey Kue di lenyapkan” Ucap santai Ryu Kyung.
“Apa..?” Teriak Murid itu mendengar perkataan dari Ryu Kyung.
“Oi, Yum Ra” Panggil Ryu Kyung ke bawahannya.
__ADS_1
“Ya, Tuan muda!” Balas Yum Ra.
“Aku akan memberimu kesempatan lagi”Ucap Ryu Kyung.
“Kesempatan, maksud anda”Tanya Yum Ra.
“Bahwa orang-orang ini dan hancurkan Grup Ling Gi..tidak, Grup Jaden Chou dan ambil tanda nama hijau mereka. Kau sudah tahu bagaimana melakukan itu, bukan? Kau lebih baik tidak membuat kesalahan bodoh seperti terakhir kali” Ucap Ryu Kyung ke Yum Ra.
“Saya berjanji tidak akan mengecewakan Anda!” Jawab Yum Ra sambil berlutut ke Ryu Kyung.
“Jika kau berhasil mengambil tanda nama mereka, bentuk grup dengan orang-orang ini di bawah perintahku dan dengan ini, kalian juga mendapatkan ketua Grup. Jadi ini sama-sama menguntungkan, bukan? Hahaha” Ucap Ryu Kyung ke Murid yang tadi.
“Jadi dia ingin kita menjadi bawahannya. Sial..” Batin Murid itu sambil menggeretakan gigi menahan amarahnya setelah mendengar perkataan dari Ryu Kyung.
Setelah itu Grup dari Yum Ra mendatangi Asrama Ha Il Myong yang sedang berlatih pedang dengan Grupnya.
“Kau Kadet 109 Ha IL Myong, ketua Grup 6 kan? Aku Kadet 200 Yum Ra” Tanya Yum Ra ke Ha IL Myong yang sedang berlatih pedang. Setelah mendengar perkenalan itu, Ha IL Myong melihat salah satu murid yang di belakang Yum Ra yang ia kenali sebelumnya.
“Orang-orang di belakangnya adalah orang yang sama yang membantuku mengejar Ling Gi kemarin” Batin Ha IL Myong setelah melihat murid di belakang Yum Ra.
“Dan Apa urusan apa kau datang ke sini?” Tanya Ha IL Myong ke Yum Ra.
“Aku akan lansung ke intinya, aku ingin meminta bantuanmu. Aku perlu tanda nama hijau untuk lulus tes ke 3” Jawab Yum Ra
“Jangan membuatku tertawa, kenapa kau harus membantumu kalau tidak ada untungnya bagiku? Sekarang berhenti menggangguku saat aku berlatih dan enyahlah” Ucap Ha IL Myong sambil berlatih pedang ke Yum Ra.
“Bagaimana jika kau memberitahuku bahwa aku mengejar Grup Jaden Chou?” Ucap Yum Ra. Mendengar perkataan it, Ha IL Myong terkejut.
“Jaden Chou?!” Ucap Ha IL Myong.
“Aku pribadi berhutang budi kepada Jaden Ryu Kyung, dan itu hutang yang cukup menjengkelkan. Aku menghadapi banyak kesulitan berkat dia, jika kita bisa mengambil tanda nama hijaunya, Grupnya akan bubar dan siapa yang ingin mengikuti seseorang yang kehlangan grupnya dua kali? Secara alami peluangnya untuk didiskualifikasi dan tidak dapat mengikuti tes ke 3 akan meningkat.” Ucap Yum Ra yang menjelaskan tujuannya ke Ha IL Myong.
“Aku ingin menyelesaikan apa yang aku mulai kemarin, tapi keterampilan bajingan itu... apa aku tidak punya pilihan selain bekerja sama”Batin Ha IL Myong.
“Baiklah..” Jawab Ha IL Myong setelah mendengar penjelasan dari Yum Ra.
“Terimakasih telah membuat keputusan yang bijak” Ucap Yum Ra.
“Kapan kita akan menyerang?” Tanya Ha IL Myong.
“Sekarang juga’ Jawab Yum Ra.
“Aku suka gayamu” Ucap Ha IL Myong sambil tersenyum jahatnya.
Di tempat yang lain.
Jaden Chou dan grupnya sedang berkumpul di belakang asrama dengan santai sambil berbincang santai satu sama lain. Tapi tiba-tiba ada suara yang memanggil Jaden Chou dengan nada menghina.
“Bajingan tikus kecil” Teriak Ha IL Myong ke Grup Jaden Chou yang sedang berkumpul. Mendengar itu Alan Wang dan Ling Gi lansung menggeretakan giginya. Tapi Jaden Chou hanya diam yang masih duduk santai.
“Kalian cukup mahir menyelinap d sekitar pegunungan!” Ucap Ha IL Myong sambil menodongkan pedang kayunya ke Grup Jaden Chou.
“HEH” Gumam Jaden Chou mendengar perkataan itu.
__ADS_1
“Aku padahal akan pergi mencarimu, jadi terimakasih sudah datang ke sini” Ucap Jaden Chou yang perlahan bangun dari duduk nya dan lansung menatap tajam ke arah Ha IL Myong.
“Kau tersenyum? Apa kau tidak mengerti situasi yang kau hadapi? Dasar bodoh” Ucap Ha IL Myong melihat Jaden Chou yang tersenyum.
“Itu harusnya kalimatku” Ucap Jaden Chou dengan santai, yang berjalan menuju ke Ha IL Myong.
“Apa?” Ucap Ha IL Myong.
“Kami peringatkan! Jatuhkan pedang kayu kalian” Teriak Salah satu murid yang di bawa Ha IL Myong. melihat murid berteriak mengancam kepadanya, Yum Ra dan Ha IL Myong terkejut dengan kejadian itu.
“Apa?” Gumam Ha IL Myong yang terkejut melihat beberapa bawahanya mengepungnya.
“Sekarang, izinkan aku bertanya lagi. Siapa sebenarnya yang idiot?” Tanya Jaden Chou ke mereka berdua, Yum Ra dan Ha IL Myong.
4 jam yang lalu, lapangan kosong belakang fasilitas pelatihan expert.
Saat semua murid sedang berlatih dan mendiskusikan tanda nama hijau, salah satu murid mendatangi salah satu murid lainnya dan berbincang.
“Pyeong Ha, apa kau akan baik-baik saja sendiri?”Tanya salah satu murid ke murid lainnya.
“tidak ada yang bisa kau lakukan tentang itu, aku di suruh datan sendiri” Jawab Pyong Ha yang di tanyakan.
“aku punya firasat buruk”Ucap Murid itu.
“Kita dapat membentuk Grup kita sendiri selama kita memiliki tanda nama hijau” Ucap Pyong Ha ke murid itu.
“Tapi satu tanda nama tidak akan cukup untuk 20 orang dari kita di sini” Tanya Murid itu ke Pyeong ha.
“Itu tidak berarti kita bisa berdiri dan tidak melakukan apa-apa “ Ucap Pyeong Ha.
“Aku mengerti, Tapi...” Ucap Murid itu.
“Selain itu, untuk bertahan hidup di Nigthwak Academy. Kita tidak bisa takut tangan kita kotor. Itu benar-benar akan menjadi akhir dari kita jika kita menyerah hanya karena kita lemah” Ucap Pyeong Ha.
“Tapi..menggunakan mantan ketua kita sebagai pembual”Ucap Murid itu yang masih ragu.
“Kita tidak bisa terus menangisi susu yang tumpah, jadi berhentilah mengkhawatirkan Grup. Aku berjanji untuk memberimu tempat setelah aku menjadi ketua Grup” Jawab Pyeong Ha.
Tiba-tiba Jaden Chou datang dengan Grupnya, saat mereka saling berbincang.
“K-Kau..?” Ucap Pyeong Ha melihat Jaden Chou sangat terkejut.
“Bagaimana kau, kenapa kau begitu terkejut?” Ucap Jaden Chou ke Pyeong Ha.
“Kau membuat kesepakatan menggunakanku..?” Ucap Ling Gi yang tiba-tiba datang juga.
“Lin-Ling Gi? Apa kau di sini untuk membalas dendam karena kemarin” Ucap Grup mereka yang terkejut juga melihat Ling Gi yang datang.
“Apa? Kau tidak berpikir kau akan membayar harga untuk menyergap kami seperti musang kotor!” Teriak Alan Wang.
Mendengar perkataan itu, Grup mereka saling berbincang satu sama lain. Ling Gi dan Jaden Chou, aku mendengar bahwa dia akan menghancurkan dantianmu jika kau membuatnya marah. Kita harus menghindarinya dengan segala cara, lihat saja berapa banyak orang yang dia kirim ke rumah sakit. Ucap mereke yang merasa takut untuk menghandapi Grup Jaden Chou.
“Dasar idiot! Kita melebih jumlah mereka” Teriak Pyeong Ha ke Grupnya yang banyak.
__ADS_1
“Sepertinya kau benar-benar idiot, mengatakan sesuatu seperti itu di depanku” Ucap Jaden Chou dengan santai. Dengan cepat Jaden Chou lansung menyerang ke Pyeong Ha dengan sangat cepat.
setelah sudah berada di depan wajahnya, Jaden Chou lansung memberikan pukulan sangat keras ke tubuh Pyeong Ha. Membuat Pyeong Ha terpental sangat jauh, melihat itu Grup nya sangat terkejut Ketua Grup nya terpental jauh dengan satu serangan.