
Setelah Dokter Shan Hans membaringkan tubuh Jaden Chou ke kasurnya. Dokter Shan Hans memegang tangan dari Jaden Chou untuk memeriksa denyut Nadi nya.
“ .....!! Apa ini? Bagaimana seseorang yang telah berbaring sepanjang waktu memiliki denyut nadi seperti ini. Denyut nadinya berkerja seolah-olah tubuh ini terlalu banyak bekerja?!” Batin Dokter Shan Hans yang sedang meriksa denyut Nadi Jaden Chou.
[Respon tubuh Anda terhadap evolusi tubuh telah distabilkan]
Tiba-tiba mengeluarkan Ekpersi wajah kecapean, keringat berkeluaran dan nafasnya terngos-ngosan.” Haaah...Haaaaah.” Suara Jaden Chou. Setelah beberapa menit Jaden Chou tertidur lagi seperti semula.
“Apa ini? Dia tiba-tiba sangat stabil? Aku belum pernah mendengar hal seperti ini dari guruku...” Batin Dokter Shan Hans yang melihat itu. Setelah meriksa Jaden Chou, Dokter Shan Hans meninggalkan Jaden Chou yang telah tertidur kembali, dengan rasa bingungnya.
“Ah..terserah. biarkan saja dia tertidur, sebentar lagi makan siang jadi aku akan makan dulu” Gumam Dokter Shan Hans yang berjalan meninggalkan tempat Jaden Chou.
Tidak lama kemudian, setelah di tinggalkan Dokter Shan Hans. Jaden Chou terbangun dari tidurnya, melihat ke tangannya yang sudah sangat kekar dan mengepalnya. Kekuatan yang ada di tanganku...benar-benar berbeda dengan beberapa banyak yang masuk saat 5 jam yang lalu...!! aku tahu beberapa banyak yang guru lalui untuk melatih dirinya sendiri. Jika ada entah bagaimana
mengetahui kalau aku mendapatkan tubuh ini hanya dalam 5 jam. Dia akan ketakutan?.. Batin Jaden Chou yang sedang memikirkan perubahan atas tubuhnya.
Flashback ketika Hooper Meng melatih Jaden Chou.
Saat itu Hooper Meng sedang mempraktekan sebuah Gerakan dari teknik BlackDragon dengan energi Neigongnya. Melihat itu Jaden Chou hanya terkagum-kagum melihat Gurunya itu.
“Lu—luar biasa!! Untuk menciptakan tekanan ini hanya dengan ini hanya dengan Gerakan Awal dan tanpa Neigong...!! Nano..apa kau memindainya?” Batin Jaden Chou yang melihat Gerakan-gerakan Hooper Meng.
[Iya, semua pemindaian telah selesai]
“Apa kau melihatnya dengan benar, muridku?” Ucap Hooper Meng.
“Ya, aku melihatnya” Jawab Jaden Chou.
“Memalukan, aku seharusnya mengajarimu memulai gerakan dengan benar. Tapi, hari ini akhir untuk aku mengajarimu. Namun, jika itu kau akan bisa menguasai teknik BlackDragon hanya dengan memperhatikan Gurumu” Ucap Hooper Meng.
“Terima kasih atas banyak ajaran Anda, Guru” Jawab Jaden Chou.
“tetaplah begitu” Ucap Hooper Meng
__ADS_1
“Baik Guru”
“Begitu kau kembali ke Asrama Murid, itu akan sangat sulit, Jangan kalah Muridku” Ucap Hooper Meng yang sudah siap pergi meninggalkannya.
Wusssstt,, Hooper Meng menghilang dari pandangan Jaden Chou. Jaden Chou hanya bisa terdiam dan bergumam dalam hatinya. “Setidaknya ada satu orang...yang peduli padaku ini. Maka aku harus memenuhi harapannya.”
“Nano, apa kau sudah selesai menganalisis gerakan yang di pindai?” Batin Jaden Chou ke Sistem Nanonya.
[Ya,sudah selesai]
[Menurut analisi, untuk mendapatkan tubuh yang di butuhkan untuk menggunakan gerakan ini. Otot dan Vena Anda perlu mengalami perubahan yang signifikan, perkiraan 5 jam]
“Apa? 5 Jam, Kenapa lama sekali?” Batin Jaden Chou ke Sistem Nanonya.
Beberapa jam Kemudian
Jaden Chou Melatihn gerakan-gerakan Hooper Meng yang sudah di Pindai oleh Sistem Nanonya, gerakan yang di keluarkan dari Jaden Chou menyerupai semua gerakan Hooper Meng. Bagus! Aku hanya menggunakan 1 gerakan Awal dan itu sama dengan gerakan Guru!. Sekerang 2 gerakan Awal, yang memperagakan itu.
“Hah?! Aku bisa melihat seseorang berjalan di lorong...!!. tunggu dulu...Apa aku selalu sesensitif ini!! Entah bagaiman..apa indraku menjadi lebih tajam saat aku mengubah tubuhku?” Batin Jaden Chou yang melihat tubuhnya itu.
Bagus..!semua persiapan sudah selesai, aku harus ke Dokter Shan Hans untuk memberitahukan kondisi tubuhku. Lalu Jaden Chou berjalan menuju ruangan Dokter Shan
Hans, setelah bertemu Dokter Shan Hans. Dan Dokter Shan Hans kaget melihat Jaden Chou yang sudah di hadapanya.
“Kapan kamu bangun?? Perisapan apa?” Tanya Dokter Shan Hans.
“Aku siap untuk keluar..” Jawab Jaden Chou yang merasa malu.
“Kehadiran yang kurasakan di lorong adalah Dokter Shan Hans Myung” Batin Jaden Chou.
Setelah beberapa menit, Jaden Chou yang sudah berganti pakaiannya. Sudah siap untuk meninggalkan ruangan perawatan.
“Aku bahkan tidak punya pasien lain..apa yang akan aku lakukan saat kamu pergi?” Ucap Dokter Shan Hans yang merasa sedih untuk di tinggal Jaden Chou.
__ADS_1
“.....Akan ada lebih banyak lagi” Ucap Jaden Chou yang sambil tersenyum mendengar perkataan Dokter Shan Hans.
“Hmm? Kamu pikir begitu? Tidak, lebih baik tidak ada pasien” Ucap Dokter Shan Hans sambil menarik nafasnya.
“Terim kasih aku merepotkanmu.” Jawab Jaden Chou ke Dokter Shan Hans Myung. Lalu ia berjalan untuk meninggalkan ruangan perawatan itu.
“Itu benar, kamu akan melalui banyak hal tapi aku berdoa untukmu. ...Sekarang aku tidak ada yang harus di lakukan, haruskah aku tidur..?” Ucap Dokter Shan Hans Myung. Setelah melihat Jaden Chou meninggalkannya.
Jika Dokter tidak berpura-pura tidak tahu apa yang di ajarkan Hooper Meng padaku seni bela diri...Akan terasa tidak nyaman selama aku berada di klinik, dan aku tidak akan pernah melupakan perhatianmu untukmu. Pasien yang sangat kamu inginkan yah, pasti aku akan mengirimnya padamu. Batin Jaden Chou yang sudah berada di luar ruangan perawatan.
Asrama House Grand Armament
Pelatihan kelompok sore. Sudah banyak Murid-murid dari semua Sekte sudah banyak berkumpul di lapangan pelatihan, mereka semua saling berbincang saat melihat ke arah Jaden Chou yang berjalan menuju barisannya. “I-itu dia..pewaris Clan lain di Grup kita..! Apa sudah 2 minggu..?. dan Jasper Mu juga melihat Jaden Chou yang berjalan menujunya tertawa licik ke arahnya.
“Kekekekekek...Kau akhirnya di sini. Darah petani!” Batin Jasper Mu melihat ke arah Jaden Chou.
Jaden Chou yang berjalan dan menyampiri ke arah Instruktur Zilong.
“Kau di sini.. apa tubuhmu baik-baik saja sekarang?” Ucap Instruktur Zilong ke Jaden Chou.
“Ya, pemimpin..aku benar-benar sudah sembuh, aku beruntung” Jawab Jaden Chou.
“aku menjelaskan padamu secara teori, tapi kau ingat posisinya, kan?” Ucap Instruktur Zilong ke Jaden Chou.
“ Iya..” Jawab Jaden Chou.
“Bagus! Lalu pergi ke sana dengan ini!” Ucap Instruktur Zilong yang memberikan senjata, Perisai dan Pedang ke Jaden Chou.
Melihat itu Jaden Chou mengambil senjata itu dan kembali berjalan ke barisannya, dan melewati Jasper Mu. Saat berpapasan dengan Jaden Chou, Jasper Mu berkata, “ Apa kau datang sekarang karena takut...Dasar Kotor?”. Ucap Jasper Mu sambil tertawa. Jaden Chou tidak menanggapi apa yang di katakan Jasper Mu, dia terus berjalan dengan santai.
Yang merasa di abaikan oleh Jaden Chou, Jasper Mu merasa kesal dan menoleh ke arah Jaden Chou yang sudah menjauhinya.” . . .!! bajingan ini mengabaikanku?!. Batin Jasper Mu yang menahan kesalnya.
Jaden Chou hanya tersenyum, melirik ke arah Jasper Mu, yang melihat raut wajahnya kesal. “ Jangan terlalu semangat, Jasper Mu, Sebentar lagi aku akan menunjukannya padamu” Batin Jaden Chou.
__ADS_1