
“Aku harus melarang orang-orang telanjang di dalam kamar asrama” Ucap pelan Jaden Chou sambil menggarukan kepalanya.
Keesokan paginya [ Hari ke 7 Tes ke 3 ]
Jaden Chou dan bawahannya pergi ke gedung utama Nigthwak Academy dan melaporkan kepemilikan tanda nama hijau mereka, secara resmi di akui sebagai pemimpin grup untuk ujian ke 3. Meskipun ada 17 tanda nama hijau, karena Sa Ma Chal Klan Nihility tidak memiliki pemimpin dua tanda nama, pendaftaran di selesaikan dengan 16 Grup.
Jadi sekarang, di antara 205 Kadet, 15 Kadet tanpa Grup harus menemukan grup untuk bergabung dalam 20 hari ke depan, apa pun yang terjadi.
Setelah sarapan, lapangan kosong di belakang asrama.
Semua Bawahan dari Grup Jaden Chou sudah berkumpul di lapangan kosong, untuk memulai pelatihan yang di pimpin oleh Jaden Chou.
“Karena saya telah menjadi pemimpin kelompok, saya akan mengajarkan seven heavenly sword kepada orang-orang ini” Ucap Ling Gi ke Jaden Chou.
“Huh?” gumam Jaden Chou.
“Tuanku, saya yakin anda sudah cukup lelah mengajar anggota grup. Jadi saya pikir akan baik-baik saja jika anda menyerahkannya pada kami untuk mengajar anggota grup kami sendiri” Ucap Alan Wang ke Jaden Chou.
“Orang-orang ini...Mereka berbicara seolah-olah mereka peduli padaku. tapi karena mereka mulai berdebat saat sarapan. Akan baik-baik saja jika kau tidak mendengarnya tapi..”Batin Jaden Chou dengan raut wajah yang malas.
“Saya memiliki pendapat yang sama dengan Alan Wang, karena kita memiliki metode pelatihan sendiri, kita ingin melanjutkannya” Ucap Kim Ho Yoon ke Jaden Chou.
“Baiklah, lakukan sesuka kalian” Ucap pasrah Jaden Chou ke semua bawahanya.
Setelah mendengar penjelasan dari Jaden Chou, Alan Wang, Ling Gi dan Kim Ho Yoon lansung pergi ke kelompok masing-masing.
“Bersaing ya..” Batin Jaden Chou yang terdiam melihat bawahannya itu.
“Aku akan pergi ke sana” Ucap Ling Gi ke Alan wang yang sambil berjalan menjauh dari Jaden Chou.
“Kalau begitu sepertinya aku akan pergi ke sana” Ucap Alan Wang ke Ling Gi.
“Jangan mengintip!” Ucap Ling Gi
“Hah! Seharusnya aku yang mengatakan itu” Ucap Alan Wang ke Ling Gi. Melihat Alan Wang dan Ling Gi saling berbincang, Kim Ho Yoon lansung meninggalkan mereka berdua.
“Aku akan pergi ke tempat lain” Ucap Kim Ho Yoon.
“Beberapa kompetisi persahabatan tidak akan terlalu buruk, kan?” Batin Jaden Chou sambil berpikir.
“Tuanku, saya masih membutuhkan Anggota grup” Ucap Eun Seook ke Jaden Chou.
“Apa Eun Seook juga membutuhkan anggota? Karena aku juga. Maaf tuan, saya ingin meminta Anda untuk menjaga anggota Grup saya sampai saya memiliki Grup penuh” Ucap Ho Sang Hwa ke Jaden Chou.
__ADS_1
“Baik, jangan khawatirkan itu” Ucap Jaden Chou ke mereka berdua.
“Kalau begitu kita akan kembali, Tuanku” Ucap Kim Ho Yoon dan Ho San Hwa.
ini akan memakan waktu karena mereka harus meyakinkan mereka, karena tidak hanya menjadi bagian dari grup. Sekarang aku memikirkannya, Ling gi masih membutuhkan lebih banyak anggota Grup juga. Tapi orang itu tidak suka di tolong.. jadi aku yakin dia akan menyelesaikannya sendiri. Jaden Chou yang memikirikan untuk membagi Grup untuk bawahannya.
Jaden Chou mengumpulkan semua bawahannya, dan menyuruh membuat 4 barisan agar dia dapat memberi sedikit pembelajaran seni bela diri yang ia dapat.
“Sepertinya Tuan muda tidak akan mampu menjaga setiap individu karena ada begitu banyak..”Ucap Moon Kho melihat begitu banyaknya orang yang berbentuk barisan yang di pimpin oleh Tuannya Jaden Chou.
“Iya..Aku akhirnya bisa belajar seni bela diri dari Tuanku!”Ucap Heo Bong yang begitu semangatnya.
“Aku merasa sedikit gugup karena ini pertama kalinya aku mengajar. Tapi kurasa aku harus memulai” Batin Jaden Chou sambil memegang sebuah pedang kayu di tanganya.
“Pertama-tama aku akan memberi kalian demonstrasi, aku akan melakukannya perlahan jadi perhatikan baik-baik” Ucap Jaden Chou dengan suara yang kencang.
“Baik, Tuan..” Teriak semua bawahannya.
Tidak lama kemudian, Jaden Chou memulai gerekan-gerakan seni bela diri nya di hadapan semua bawahannya. Agar semua bawahannya itu dapat melihat Teknik seni bela diri itu.
“Wah..kelihatannya sama dengan gambar di buku rahasia..!” Ucap Salah satu bawahannya yang melihat gerakan seni bela diri dari Jaden Chou.
“Bagaimana dia bisa melakukan seni bela diri yang baru di pelajari dengan begitu sempurna..” Batin Heo Bong yang terdiam dan terkejeut melihat gerakan dari Tuannya itu.
“Dan seperti inilah, apa kalian sudah memperhatikannya dengan baik?” Ucap keras Jaden Chou ke semua bawahannya.
“Ya, Tuan..” Teriak semua bawahannya itu.
“Sekarang aku akan melatih kalian masing-masing untuk menguasai Seven Heavenly Sword” Ucap Jaden Chou ke semua bawahannya.
“Astaga..apa Anda serius Tuan” Ucap salah satu bawahannya yang begitu bahagia, mendengar hal itu.
“Tuanku, siapa yang harus mulai duluan?” Ucap Heo Bong ke Jaden Chou yang begitu semangatnya.
“....? Apa yang kau bicarakan?” Ucap Jaden Chou mendengar ucapan dari Heo Bong.
“Aku ingin semua orang melakukannya sekaligus, jadi aku bisa melihat kalian dengan cepat. itu akan memakan waktu lama jika kita melatih satu per satu” Ucap Jaden Chou ke semua bawahannya itu.
Semua bawahannya itu lansung terdiam mendengar penjelasan dari Jaden Chou.
“Apaaaaa...” teriak semua bawahannya itu.
“Sekarang, mulai gerakan Seven Heavenly Sword bersama-sama!”Ucap Jaden Chou dengan suara yang keras ke semua bawahannya.
__ADS_1
“Mungkin itu akan membantu jika mereka melakukan formasi bersama. Tapi sepertinya dia tidak akan mampu mengintruksikan mereka pada bentuk teknik mereka semua pada waktu yang sama. Apa aku harus melihat bersamanya dan membantunya?” Batin Moon Kho yang hanya bisa melihat Jaden Chou memberikan intruksi.
Moon Kho merasa iri sama semua teman-temannya yang di beri pelatihan oleh tuannya itu, dia tidak dapat mengikuti pelaihtan seni bela diri karena tangannya lagi cidera saat bertarung oleh Jaden Ryu Kyung.
“K-kenapa tidak mencobanya dulu?” Ucap Heo Bong ke teman-temannya itu.
“Lakukan Teknik 1” Teriak Jaden Chou memberi intruksi pelatihannya.
“Nano aktifkan Augmented Reality, analisa gerakan teknik Seven Heavenly Swords mereka menggunakan mode tutorial, dan beri tahu aku jika ada yang salah” Batin Jaden Chou untuk berbicara ke Sistem Nanonya yang ada di dalam dirinya.
[Dipahami, menerapkan mode tutorial pada set 17 orang]
[Set Seni bela diri adalah Seven Heavenly Swords]
“Mulailah dengan teknik pertama. Pedang pertama!” Ucap Jaden Chou ke bawahanya itu.
“Pedang pertama” Teriak bersamaan semua bawahaany itu yang sedang memperaktekan gerakan seni bela diri yang di beri oleh Jaden Chou.
“Oh tidak, karena mereka satu grup, kelihatannya oke.tapi beberapa bentuknya sedikit tidak aktif. Aku harus menggunakan telepati suara untuk memberi tahu Tuan muda gerakan yang jelas-jelas kacau...” Batin Moon Kho.
“Karena kita berada di tengah-tengah pelatihan, aku hanya akan memanggil kalian dengan nomor. Pertama, 31 di baris pertama” Ucap Jaden Chou ke bawahannya itu.
“Y-Ya Tuan” Jawab salah satu bawahan yang di panggil oleh Jaden Chou.
“Kau tidak memberikan kekuatan yang cukup saat meregangkan lengan pada gerakan pertama, jika kau mulai seperti itu, gerakan berikutnya juga akan menjadi lebih lemah ingatlah hal itu” Ucap Jaden Chou yang memberikan intruksi ke salah satu bawahannya yang salah dalam pelatihannya.
“Baik Tuan” Jawab Bawahan itu.
“95, keseimbanganmu terasa hilang selama melakukan teknik,kan?” Ucap Jaden Chou sambil membetulkan formasi anak bawahannya yang terasa kaku.
“I-Iya..” Jawab Bawahan lainnya itu.
“Selama gerakan ke-3, kau seharusnya menggerakan kaki kanan ke depan satu langkah, tapi kaki kirimu malah maju. Jika langkahmu salah, itu akan membuat teknik pedang berantakan. Jadi berhati-hatilah” Ucap Jaden Chou ke bawahannya lainnya.
“Saya mengerti” Jawab bawahan lainnya.
“ No 23” Ucap Jaden Chuo.
“Iya!!” Jawab Heo Bong yang mendengar dia di panggil oleh Jaden Chou.
“Pedangmu terasa seperti goyah di ujungnya, dan pada gerakan ketiga, kau hanya menggunakan kekuatan pergelangan tanganmu saat mengambil langkah, tapi kekuatan itu seharusnya berasal dari memutar peinggulmu” Ucap Jaden Chou ke Heo Bong.
“Iya! Terima kasih” Jawab Heo Bong.
__ADS_1
“Aku tidak percaya, salah satu yang aku amati dengan cermat adalah Heo Bong, dan dia menyebutkan semua kesalahannya dengan sempurna. Apa dia benar-benar berhasil mengamati semua orang?” Batin Moon Kho yang hanya memperhatikan perlatihan yang di beri Tuannya itu Jaden Chou.