
Mendengar teriak itu, Ling Gi dengan cepat mencopot tanda nama hijau itu dan lansung memberikan ke Heo Bong dan meminta dia untuk kabur dari penyergapaan ini.
“Huh, Kenapa aku?” Ucap Heo Bong yang kaget menerima pemberian tanda nama itu kepadanya.
“Aku minta maaf jika kalian marah kepadaku karena telah meninggalkan kalian sebagai ketua grup, namun itu tidak berarti aku bisa memaafkan perilaku buruk seperti itu” Batin Ling Gi sambil berlari menyusul orang-orang itu yang akan menyerang ke mereka.
Dengan cepat Ling gi menendang dua orang yang yang di temuinya dengan keras. Melihat Ling Gi yang menyerang duluan ke mereka, pasukan musuh hanya terdiam dan tiba-tiba Ling Gi memberikan tendangan putar tepat di pipinya yang sedang terdiam itu.
“Aku mengerti, Ki nya masih lemah. Apa dia Expert yang tidak kompeten sepertiku?” Batin Ha IL Myong melihat Ling Gi yang sedang bertarung dengan anak buahnya.
Setelah membuka jalan untuk Heo Bong dan Min Jung, ia berteriak kepadanya. “ Sekarang kesempatanmu! Lari” Teriak Ling Gi ke mereka berdua.
“Ayo pergi” Ucap Heo Bong ke Min Jung. Ming Jung hanya bergumam merasa tidak membantu Ling Gi.
“Dapatkan dia! Orang itu, si botak itu memiliki tanda nama” Ucap salah satu murid musuh. Yang sedang memberi perintah mengejar Heo Bong.
“Bajingan, siapa yang kau sebut botak!!” Teriak Heo Bong yang berhenti sejanak mendengar kata botak dengan raut wajah kesalnya itu.
“Tutup mulutmu dan lari” Perintah Ling Gi yang melihat Heo Bong berhenti berlari.
“Berheneti di situ botak” Ucap orang-orang itu yang mengejar Heo Bong dan Min Jung.
“Sial..” Gumam Heo Bong.
Mereka berdua terus berlari dengan cepat menjauh dari pengejarnya. Tapi murid-murid itu terus mengejarnya tanpa berhenti.
“Sial, Teknik gerakan Heo Bong terlalu lambat bagi kita untuk kabur dari orang-orang ini” Batin Min Jung yang melihat Heo Bong yang tertinggal jauh darinya.
“Berikan aku tanda namanya” Teriak Min Jung ke Heo Bong sambil menjulurkan tangannya yang meminta.
“Ini.” Jawab Heo Bong yang memberikan tanda nama hijau itu.
“Heo Bong, tetap berlari apapun yang terjadi!!” Ucap Min Jung.
“Aku tahu..” Jawab Heo Bong sambil berlari melewati Min Jung.
Mereka berdua terus berlari dan membuat rencana dalam berlari nya menjadi di pecah 2. Heo Bong berlari ke arah selatan dan Min Jung berlari ke arah Utara, agar orang-orang yang mengejar nya juga terpecah menjadi sedikit.
“Jika aku tertangkap, mereka akan melumatku. Entah bagaimana aku harus pergi ke kafetaria dan membiarkan Alan Wang tahu apa yang terjadi. Ayolah, Heo Bong gunakan semua yang kau punya..” Batin Heo Bong yang terus berpikir dan memberi semangat untuk dirinya.
“Aku dapat melihatnya..”Batin Heo Bong melihat Cafetaria di depannya.
Sejenak Heo bong berhenti dan melihat ke arah belakangnya, ternyata ia berlari tidak mengejarnya. Orang-orang itu semuanya mengejar Min Jung yang memegang tanda nama hijau itu.
“Sial..Sial.. kenapa tidak ada yang mengejarku?” Ucap pelan Heo Bong sambil mengatur napas setelah berlari melihat ke belakang nya yang tidak mengejarnya.
Lalu ia berjalan pelan ke cafetaria untuk menemui Alan Wang dan memberi tahu keadaan yang ia terima dan lainnya.
__ADS_1
“Heo Bong! Kenapa kau banyak berkeringat? Dan kau juga tidak memakai topi” Tanya Alan Wang melihat Heo Bong yang sedang mengatur nafasnya yang sambil makan.
“Kita harus pergi ke fasilitas pelatihan..Sekarang..!” Ucap Heo Bong ke Grup nya yang sedang makan malam itu.
“Apa yang terjadi” Tanya Alan Wang yang panik melihat Heo Bong.
“Disana..Huff..ada penangkapan” Jawab Heo Bong yang masih kelelahan berlari.
“Sekarang juga, Ling Gi dan Min Jung sedang bertarung..”Ucap Heo Bong yang menjelaskan keadaannya ke Alan Wang.
“Apa..” Jawab mereka semua.
Dengan cepat Alan Wang menghentikan makanannya dan lansung berlari untuk ke fasilitas pelatihan agar tidak terlambat menolong teman-temannya yang sedang bertarung.
“Ayo pergi..” Ucap Alan Wang. Ia berlari dengan sangat cepat untuk sampai ke Fasilitas pelatihan itu.
“Jadi ketakutanku menjadi kenyataan..” Batin Alan Wang sambil menggeretakan giginya.
Tidak lama kemudian Alan Wang dan yang lainnya sampai. Dan melihat Ling Gi dan Min Jung yang masih dikelilingi oleh orang-orang itu sudah babak belur di serang oleh pasukan Ha IL Myong. apalagi Min Jung yang sudah tergeletak di tanah tidak sadarkan diri.
“Ling Gi..” Ucap Alan Wang.
“Apa mereka yang membuat Min Jung pingsan..”Batin Alan Wang melihat Min Jung tergelatak ditanah dan di jaga oleh Ling Gi.
Alan Wang melihat itu, merasakan sangat kesal tapi ia tidak mau gegabah menyerang dia melihat siapa dalang penyerangan ini.
“Dia pasti orang yang menyergapannya” Batin Alan Wang melihat Jaden Ryu Kyung yang tersenyum.
“Huh..Bukankan itu..?? Batin Heo Bong terkejut melihat Ryu Kyung di depannya.
“Astaga..beberapa hama telah muncul” Ucap Ryu Kyung dengan gaya sombongnya.
“Siapa yang kau panggil hama..kau berani mengatakan hal seperti itu setelah menyergap dan mengeroyok orang”Teriak marah Alan Wang ke Ryu Kyung.
“Apa..” gumam Ryu Kyung.
“Tenang, dia bukan yang menyerang kita” Ucap Ling Gi yang menepuk bahu Alan Wang.
“Bagaimanapun, karena kau sekarang berhutang padaku. pikirkan lagi kau kehilangan tanda nama, kau tidak punya peluan” Ucap Ryu Kyung ke Ling Gi.
“Terimakasih atas bantuannya, tapi aku tidak akan berubah pikiran” Ucap tegas Ling Gi ke Ryu Kyung.
“Pikirkan saja dulu...lagipula kau punya banyak waktu”Ucap pelan Ryu Kyung sambil berbalik dan pergi.
“Phew..Bagaimana lukamu?” Tanya Alan Wang ke Ling Gi.
“Aku baik-baik saja, beruntung lukanya tidak terlalu dalam. Tapi, pada akhirnya kita kehilangan tanda nama hijau. Maafkan aku..” Ucap Ling Gi sambil menundukan kepalanya.
__ADS_1
“Min Jung kau bertahan sampai akhir untuk melindungi tanda nama hijau itu..” Batin Heo Bong sambil menangis di samping tubuh Min Jung yang sudah tidak sadarkan diri. Banyak luka-luka yang Min Jung terima di seluruh tubuhnya.
“Sialaan..” Teriak Heo Bong sambil menangis melihat pengorban dari teman-temannya.
“Ling Gi, apa yang terjadi sebenarnya..?” tanya Alan Wang ke Ling Gi.
“Setelah Heo Bong memberinya tanda nama hijau, Min Jung lari menyelamatkan nyawanya. Tapi pada akhirnya, dia ditangkap oleh sekelompok besar Murid dan tanda namanya di rampok. Ha IL Myong mungkin Expert tapi dia bukan tandinganku jika dia sendirian. Saat itulah Kadet 5 muncul Jaden Ryu Kyung. Ryu Kyung menghabisi semuanya untuk membantuku, tapi dia menawarkan aku untuk masuk ke grupnya” Ucap Ling Gi yang menceritakan kejadiannya ke Alan Wang.
“Aku tentu saja menolak tawaran itu, dan saat itulah kalian datang” Ucap Ling Gi.
“Aku tidak tahu Kadet 5 tertarik padamu, apa karena pertempuran para ahli waris” Ucap Alan Wang.
“Bukan itu, yang penting sekarang kita semua kehabisan pilihan.. Sialan” Ucap Ling Gi yang memukul tanah sangkin pesimisnya.
“Bagiamana jika kita juga mengumpulkan Kadet dan melakukan hal yang sama dengan mereka?” Ucap Eun Seook yang tiba-tiba memberikan usulan di saat teman-temannya pada pesimisi dengan keadaan itu.
“Kalau begitu kita harus mengumpulkan orang-orang yang hanya mementingkan diri mereka sendiri sebagai kawan daripada orang-orang yang ingin mengabdi dengan sungguh-sungguh kepada Tuan kita. Itu akan bertentangan dengan keinginan Tuan kita” Ucap Alan Wang sambil memikir.
“Sigh..” Gumam Eun Seook lansung memasang wajah suram mendengar penjelasan dari Alan Wang.
“Lalu, apa yang harus kita lakukan sekarang?” Tanya Ling Gi ke Alan Wang.
“Ada cara lain..”Ucap Alan Wang.
“Jika kau berbicara tentang tanda nama instruktur senior, kau pasti juga sudah mengetahuinya. Tidak mungkin mengambil tanda namanya” Ucap Ling Gi ke Alan Wang.
“Aku yakin kau tahu itu lebih baik daripada orang lain, setelah secara pribadi berselisih melawannya sampai-sampai Vice Lord lainnya menghindarinya. Tapi kita masih harus percaya pada Tuan kita” Ucap Alan Wang.
“Apa menaruh kepercayaan kita padanya sambil menunggu benar-benar satu-satunya pilihan kita?” Batin Ling Gi.
“Aku kembali, aku akan membawa Min Jung ke rumah sakit” Ucap Heo Bong yang sudah menggendong tubuh Min Jung dipundaknya.
“Biarkan aku membantu juga” Ucap Eun Seook melihat Heo Bong menggendong Min Jung.
“Aku pikir ini perlu dikatakan, Alan Wang. Seperti yang kau katakan aku juga percaya pada Tuan kita, aku percaya padanya lebih dari orang lain namun aku rasa tidak tepat bagi kita untuk hanya menunggu dan bergantung padanya. Jika kita pengikutnya, bukankah kita harus melakukan sesuatu yang sesuai dengan peran kita?” Ucap tegas Heo Bong ke Alan Wang dan Ling Gi.
“Jika benar-benar tidak ada cara lain.. sampai tuan kita keluar besok, kita setidaknya harus merekrut Murid lain yang mau bergabung dengan kita” Ucap Heo Bong ke Alan Wang.
Mendengar perkatan dari Heo bong, Alan Wang lansung terdiam dan memikirkan kembali perkataan itu.
“Apa dia marah, M-Maafkan aku. Apa aku terlalu kasar ..” Ucap Heo Bong melihat Alan Wang yang tertdiam dan menunduk.
“Hahahahaa....hahahaa. Tidak, kau memang benar kita seharusnya tidak hanya mengandalkan Tuan kita. Sebagai pengikutnya kita harus menjadi tangan dan kakinya. Heo Bong, kau benar-benar pengikut terhebatnya”Ucap Alan Wang sambil tertawa kencang. Melihat perubahan sikap Alan Wang, Heo bong memasang wajah bodoh.
“Aku terkesan, Heo Bong” Ucap Kim Ho Yoon
“Kau kadang-kadang benar-benar memiliki ide yang berguna” Ucap Eun Seook yang terus memujinya.
__ADS_1
Mari berhanti berdiam diri dan memulai bergegas. Ayo pergi. Mereka semua akhirnya meninggalkan fasilitas pelatihan untuk membawa Min Jung ke rumah sakit.
Besok harinya.