
“Dia tidak memiliki luka sedikitpun pada tubuhnya?” Ucap Dokter mendengar Cerita dari pengawal Jaden.
“Benar” jawab Pengawal Jaden.
“Dia bernafas layaknya orang sedang tidur, bajunya memiliki banyak sayatan pedang tapi, tubuh pangeran Jaden tidak memiliki luka sedikitpun” Ujar Pengawal Jaden.
“Siapa yang menolongnya..” tidak mungkin, jika ketua dari Cult yang lain membahayakan dirinya dalam pertarungan seperti itu..” ucap Dokter yang masih bingung dengan Cerita Pengawal Jaden.
“Aku benar-benar bingung” Ucap Pengawal Jaden.
“hahaha..ini sangat menarik, Cepatlah, tunjukan jalan menuju kamar pangeran Jaden” Ucap Dokter.
Beberapa saat kemudian di ruang pengobatan jaden di istirhatkan, memperlihatkan Jaden yang masih merasa bingung dengan luka-lukanya dan luka tusukan pedang di perut nya yang telah menghilang, terus menanyakan kepada Sistem.
“Dewa, apa kau yang sudah menyelamatkan hidupku? Teriak Jaden Kepada Sistem yang belum ia ketahui.
[Jika anda membicarakan tentang orang yang menyelamatkan anda dari musuh,. Jawabnya tidak]
[Jika anda membicarakan tentang membantu penyembuhan tubuh Master. Jawabnya Iya]
Mendengar jawaban dari sistem itu Jaden lansung berhenti untuk berteriak,” apa yang kau maksud dengan penyembuhan diri? Jaden kebingungan mendengar penjelasan itu.
[Mengirim informasi dasar ke dalam kepala Master]
Jaden dengan lesunya dalam berdirinya mendengar suara itu,kebingungan, “dan juga,apa itu Master??”.
[Mencari kata yang tepat menurut Era ini dan budaya di sini] Jawab sistem
[Master, aku bukanlah Dewa jahat seperti anda bilang tadi]
Tiba-tiba Jaden kaget dari gaya bahasa bicaranya berubah, ketika mendengar suara dari sistem itu. Huh,? Nada bicaranya berubah?” batin Jaden.
“Jika kau bukan dewa jahat, lalu..?” Tanya Jaden ke sistem.
__ADS_1
[Aku mencoba mengirim informasi dasar tentang diriku ke kepala Anda..]
“Huh..” gumam Jaden.
[Apa anda mau menerimanya?]
“Iya..” Jawab Jaden.
Beberapa saat kemudian tiba-tiba kejadian aneh yang membuat jaden merasa ketakutan, akan fenomenal yang terjadi diluar kerajaan pun terjadi seperti awan menjadi gelap dengan di dampingi suara-suara kilatan petir yang saling menyambar, angin-angin tertiup kencang yang membuat wilayah itu menjadi suram.
Selama proses sistem mengirimkan informasi ke kepala Jaden. Tiba-Tiba keluar seperti aliran listrik yang keluar yang membungkus seluruh tubuh Jaden, Mata Jaden bercahaya ke biruan efek aliran listrik tersebut, tidak lama kemudian selesai sudah proses pengiriman informasi ke kepala jaden. Lalu jaden memuntakan cairan yang kekuning-kuningan karena efeknya. “ Bleggh..!!!”.
[Itu adalah reaksi yang alami saat Anda pertama kali menerima informasi lansung dari kepala Anda].
“Cough..coughh...!” Jaden sampai kelelahan.
[Anda tidak akan merasa pusing atau mual saat ke dua kalinya nanti]
“.......Sistem Nano?” gumam Jaden yang masih memegang kepalanya yang sakit.
[Benar, Master]
Beberapa saat kemudian Jaden terbangung dari duduknya, merasakan perubahan di dalam tubuhnya yang tidak ia ketahui. “Apa benar kalau ribuan Sistem sekarang sedang berada dalam tubuhku?” tanya Jaden.
[Itu benar]
[Lebih tepatnya, 5.582.080.000, Sistem Nano sekarang berada di tubuh Anda]
Jaden merasa ini tidak masuk akal, tapi ini sudah takdir yang harus ia terima untuk di jalankan.“Ahh..sebenarnya apa ini..? ini bukanlah manusia ataupun dewa..” batin Jaden.
“Apa aku bisa mengeluarkan dirimu dari tubuhku?” ujar Jaden.
[Sepertinya yang Anda lihat dari informasi yang saya berikan tadi.]
__ADS_1
[Saya diprogram hanya bisa keluar di saat Anda mati]
Jaden terduduk kembali mendengar penjelasan itu, dan mefikirkan masa lalunya yang terus di hina oleh saudara-saudara tirinya.
Para saudara tiriku..merasa sangat ingin membunuhku, yang bahkan tidak mempunyai kekuatan apapun, dan sekerang, ada Sistem Nano bersarang di tubuhku, kenapa terjadi padaku!”Jadi Kau yang membantuku saat...” ucap Jaden. setelah ia mengfikirkan itu, tidak lama kemudian suara ketukan pintu ruang jaden berbunyi.
Tookk..tokkk
“Pangeran..., ada dokter Su di sini”ucap suara pengawal jaden dari luar pintu.
Dengan rasa kaget, Jaden melompat dengan cepat dan berdiri.
“Huh..? t...tunggu, di diamlah sebentar Sistem nano.” Ucap Jaden saat masih berbicara dengan Sistemnya.
Mereka pasti akan berpikir kalau aku ini aneh jika mereka melihatku berbicara dengan suara di kepalaku, dengan tergesa-gesa Jaden kembali ke kasur nya agar tidak di curigai oleh ke dua orang yang akan mendatanginya.
[Saya bisa membaca pikiran Anda untuk berkomunikasi]
“Aku mengerti, Jadi diamlah sebentar” ujar Jaden yang berpura-pura masih tertidur.
[Untuk sementara merubah menjadi mode senyap]
Tidak lama ada balasan dari dalam dari ketukkannya , pengawal itu dan sang Dokter su masuk ke dalam ruangan di mana Jaden yang berpura-pura tidur.
“Sepertinya pangeran,masih tidur jadi kita harus tetap...” ucap Pengawal Jaden.
“ !!!! “ melihat ada gerakan dari tubuh Jaden, ia lalu berlari.” Pangeran Anda sudah bangun!, sepertinya tubuh Anda?” Ucap pengawalnya sangat khawatir akan keadaan Jaden.
“Ughh..” pengawal itu menutupi tangannya kehidung.
“Apa..bau macam apa ini..??” gumam pengawal itu, yang melihat tubuh dari Jaden mengeluarkan hawa bau tersebut.
“Ah sial..aku lupa soal itu” batin Jaden yang merasa malu.
__ADS_1