
Dan seperti itu, Jaden Chou datang untuk memimpin Faksi terbesar di Nigthwak Academy.
Jam 8 Malam, Suasana sudah Hening dan hembusan angin yang begitu pelan dapat membuat semua orang merasakan rileks. Di antara hembusan angin di belakang fasilitas pelatihan Expert. ada dua orang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Itu adalah Jaden Chou dan Moon Kho.
“Wajah saudara kembarmu?” tanya Jaden Chou.
“Iya..sebelum saya lahir, ayah saya...dikirim dalam misi di mana dia di bunuh dalam penyergapan yang dilakukan oleh kekuatan jahat. Dari keterkejutan itu, ibu saya meninggal saat melahirkan saudara laki-laki saya. Saudra Moon Yue yang lahir dari persalinan terhambat, lahir dengan cacat. Kakek saya, karena kaget, menyembunyikan fakta ini ke dunia luar.” Jawab Moon Kho yang sudah menjelaskan semua identitas aslinya kepada Jaden Chou.
“Aku kira hikmahnya adalah kalau kau memiliki bakat jenius dalam seni bela diri. Tapi kebenaran pada akhirnya terungkap seiring waktu, jadi kenapa harus melalui masalah...?” Ucap Jaden Chou ke Moon Kho.
“..Karena Lima Klan utama ingin mejadikan klan Dark Dragon Palm sebagai salah satu klan bawahan mereka, bagaimana pun caranya. Mereka telah mengirim Matchmaker kepada kami secara teratur untuk mencoba dan menciptakan ikatan antara klan kami. Jadi, apa mereka tahu tentan setuasi kami sebelum saya memasuki Nigthwak Academy...” Ucap Moon Kho ke Jaden Chou.
aku mengerti, aku mendengar bahwa secara tradisonal, posisi pemimpin Klan dari klan Dark dragon Palm selalu di pegang oleh seseorang pria. Dengan keadaan mereka, apakah matchmaker bisa menikahinya. Mereka kemudian entah bagaimana memaksa Moon Yue untuk masuk Akademi dan membunuhnya dalam kecelakaan yang tidak menguntungkan.
Dan sekarang tanpa seseorang untuk mewarisi Klan, salah satu dari mereka bisa saja menyerap klan dark dragon palm, merusak keseimbangan kekuatan antara lima klan utama. Batin Jaden Chou yang terdiam sambil memegang dagu memikirkan hal itu.
“Itu sebabnya saya menyarankan memasuki Nigthwak Academy sambil berpakaian pria. Jika saya berhasil mendapatkan hasil yang terbaik, bahkan lima klan utama tidak akan dapat dengan mudah mengacaukan kami” Ucap Moon Kho sambil berbalik badan dan berjalan pelam dia merasa malu dengan Jaden Chou.
“Tidak ada yang tahu jenis kelaminku, jadi kenapa kau menggunakan namamu dan bukan saudaramu?” Tanya Jaden Chou.
“Kebutuhan ini tampak seperti sesuatu yang saya rencanakan sendiri, jadi bahkan jika saya ketahuan, itu tidak akan menimbulkan masalah bagi klan atau saudara saya” jawab Moon Kho.
“...Jadi dia punya cerita seperti itu, dia juga tumbuh tanpa orang tua” Batin Jaden Chou sambil melihat tubuh Moon Kho yang hanya bagian belakangnya.
“Anda sekarang mengerti kenapa saya memakai topeng kulit manusia, kan? Jadi tolong tapati janji anda dan jangan pernah beritahu siapapun!” Ucap Moon Kho ke Jaden Chou. Yang berbalik badan dan menghadap Jaden Chou.
“Aku berjanji, jadi apa suaramu juga di modifikasi?” Ucap Jaden Chou. Moon Kho lansung terdiam sebentar.
“Ehmm...Tentu saja, saya akan segera ketahuan jika ada yang salah” Ucap Moon Kho yang merubah nada suaranya.
“Saat dia memaksa suaranya mennjadi serak, dia tampak seperti remaja laki-laki puber..tapi sekarang jelas dia perempuan” Batin Jaden Chou yang terkejut mendengar perubahaan suara dari Moon Kho.
“Saya merasa jauh lebih baik berbicara dengan suara alami, suara saya menjadi serak dengan mudah saat saya paksa membuatnya lebih baik, hehehe” Ucap Moon Kho sambil tersenyum ke Jaden Chou.
__ADS_1
“Baiklah, saya hampir lupa ..” Ucap pelan Moon Kho.
“ Huh..” Gumam Jaden Chou memperhatikan Moon kho.
“Sudah waktunya bagi saya menempelkan lem pada topeng saya, jika saya tidak mengoleskan kembali lem setiap malam, lem itu bisa lepas kapan saja. Ugh..kenapa tidak mau lepas...?" Ucap Moon Kho sambil melepaskan Topeng wajah nya. Melihat tingkah Moon Kho saat melepaskan topeng Jaden Chou memasang wajah bodoh dan terkejut.
“Sial..ikat kepala saya lepas. Sebenarnya, sangat sulit mengoleskan lem hanya dengan satu tangan” Ucap Moon Kho.
Jaden Chou terdiam dan wajah nya lansung memerah melihat wajah asli dari Moon Kho yang begitu cantik dengan rambut hitam dan panjang. Membuat wajahnya terlihat begitu indah di bawah sinarnya bulan.
“Jadi saya senang saya memiliki Anda, Tuan muda” Ucap Moon Kho ke Jaden Chou dengan senyuman manisnya. Jaden Chou masih terdiam dan tidak bisa apa-apa.
“K-Kau...Senang...” Ucap Jaden Chou yang gugup.
“Tolong berikan tangan Anda” Minta Moon Kho. Jaden Chou lansung mengulurkan kedua tangannyanya. Moon Kho lansung memberikan topeng itu ke Jaden Chou.
“Lihatkan, kenapa itu menganggu?” Ucap Moon Kho sambil tersenyum ke Jaden Chou, yang itu membuat Jaden Chou salah tingkah.
“Jadi seperti itukah wajah orang yang cantik...” Ucap pelan Jaden Chou sambil memalingkan wajahnya dari Moon Kho.
“Anda menuju ke fasilitas pelatihan Expert kan?” Ucap Moon Kho sambil berjalan dengan Jaden Chou.
“Iya benar” Jawab Jaden Chou yang membawa Moon Kho ke ruang pelatihan.
“Dan di mana asrama anda” Tanya Moon Kho ke Jaden Chou.
“Di sana gedung 4 kamar no.7 “ Jawab Jaden Chou sambil menunjukan arahnya ke Moon Kho.
“Sejak kapan menjadi rekan satu grup Anda mulai hari ini, saya harus memindahkan barang-barang ke asrama Anda. Sampai jumpa nanti.” Ucap Moon kho ke Jaden Chou. Jaden Chou hanya berdiri dan melihat Moon Kho pergi ke asrama lamanya.
“Huh..Tunggu. asrama 4??” Gumam Jaden Chou.
Di tempat berbeda ada sebuah pertarungan antar Murid ke murid lainnya. Itu pertarungan yang sangat sengit. Antara Klan Nigthwak Kadet 300 Han Son Won dengan Kandidat Vice Lord Jaden Jasper Mu, dan hasil pertarungan itu di menangkan oleh Jaden Jasper Mu.
__ADS_1
“Dasar Sialan..” Ucap Jasper Mu sambil menendang perut Han So Won yang sudah terbaring di tanah.
“Selama 10 hari tuan muda di rawat di rumah sakit, kualitas Kadet meningkat. Kadet Klat elit memperdagangkan 30 teknik, tuan muda sekarang memiliki lebih dari 80 % Ki berkat black Dragon Medicine Ball. Tapi, karena keputusasaanya, pemahamannya hanya pada tingkat inpet Expert” Batin Chang Wufei bawahan dari Jaden Jasper Mu.
“Sekarang kita memiliki tanda nama hijau, ayo pergi Chang wufei.” Ucap Jasper Mu ke bawahannya itu.
“dan penyebabnya tentu saja...” Batin Chang wufei yang memperhatikan tingkah laku Tuan mudanya itu.
“Untuk mengalahkan monster sialan itu, aku perlu meningkatkan keahlian bela diriku sampai aku dapat dengan mudah mengalahkan orang-orang seperti ini. AKU AKAN MENGEJARMU!!” Batin Jaden Jasper Mu dengan Raut wajah sangat marah memikirkan Apa yang di lakukan Jaden Chou padanya.
Bangunan Asrama 4 Nigthwak Academy, Kamar 7 ( ekslusif untuk Grup Jaden Chou).
“ Oh! Anda sudah kembali ?” Ucap Moon Kho ke Jaden Chou.yang baru saja sampai ke Kamarnya di temani oleh Heo Bong dan Eun Seook.
“Lelah sekali..” ucap pelan Heo Bong.
Jaden Chou melihat Moon Kho sudah di kamarnya hanya terdiam mematung dengan raut wajah yang malas.
“Ini buruk...tentu saja, dia tidak akan pernah ketahuan dengan topeng kulit manusianya, tapi...” Batin Jaden Chou. Saat Jaden Chou memikirkan itu, Heo Bong dan Eun Seook lansung melepaskan semua pakaiannya di hadapan Moon Kho.
“Ahhh! Panas sekali..” Ucap Heo Bong.
“Sudah ku duga..” Batin Jaden Chou yang kaget Heo Bong membukan pakaiannya di hadapan Moon Kho. Heo Bong Lansung berlari keadaan telanjang ke tempat tidur nya untuk mengambil pakaian ganti dan di bawa ke kamar mandi.
“Aku mau mandi..” Ucap Heo Bong.
“Maaf aku tidak bisa melindungi harga dirimu Heo Bong..” Batin Jaden Chou sambil menutup matanya dengan kedua tangannya. Setelah melihat Heo Bong seperti itu, semuanya juga lansung membukan pakaiannya untuk mandi. Jaden Chou melihat itu terdiam dan melirik ke arah Moon Kho.
“Apa kau baik-baik saja?” Tanya Jaden Chou ke Moon Kho. Melihat teman-temanya seperti itu.
“Ah iya. Tidak apa-apa, saya sudah mengalaminya berkali-kali, itu bukan apa-apa lagi bagi saya” Jawab Moon Kho ke Jaden Chou.
“Tuan Muda, anda juga harus Mandi..” Ucap Moon Kho sambil menundukan kepalanya.
__ADS_1
[terdeteksi, Suhu tubuhnya meningkat tiba-tiba] sistem Nano melihat Moon Kho.
“..Bertingkah seperti bukan apa-apa, tapi di lihat mukanya sampai merah begitu, kau sekarang bahkan tidak bisa menatap mataku” Batin Jadaen Chou melihat tingkah Moon Kho.