Tak Salah Ibu Mengandung

Tak Salah Ibu Mengandung
Hari Pertama Kerja


__ADS_3

Entah bagaimna, keada'an suamiku, di hari pertama kerjanya, apakah dia akan baik baik saja?? Tanyaku di dalam hati,


Entah pekerja'an seperti apa, yang sa'at ini dia kerjakan, pikiranku kacau, aku takut sauamiku kenapa kenapa.


Ya Allah, jaga dan lindungilah suamiku dimanapun dia berada.


Dan sebentar lagi, aku akan, menjemput sachio sendiri.


kulangkahkan kakiku, menuju ketempat tujuanku, di pintu gerbang kulihat anakku sedang menunggu kedatanganku.


Sepanjang perjalanan pulang, anaku bertanya kepadaku,


ma, papa hari ini kerja??


Dimana???


Ku tatap wajah anaku, dan akupun berkata mama juga gak tau nak,


Masih lama papa pulangnya??


Palingan entar sore, papa pulangnya.


Oooh,,


Ketika jarum jam ,sudah menunjukan pukul lima tepat, aku dan Sachio sudah menunggu, kepulangan suamiku. Tidak begitu lama menunggu, suami yang kutunggu akhirnya tiba.


Sachio yang penasaran, dengan pekerjaan papanya, langsung bertanya.


Papa kerja apa??


dan dimana??


Papanya, yang kelihatan lelahpun, menjawab, papa kerja di sebuah gudang,

__ADS_1


Gudang apa pah??


Gudang yang nyimpan beras jawabnya.


Oooh,,


berarti papa pulang, bawa beras doang,


bapaknya, yang mendengar jawaban nya pun, tersenyum.


Aku yang sibuk mengaduk kopi pun, ikut tersenyum..


ku bawakan secangkir kopi ,untuk suamiku, dan kubuka pertanyaan,


di gudang mana kerjanya sayang??


Itu di pasar,


Alhamdulillah..


setelah selesai meneguk kopi buatanku, diapun melangkah kemar mandi membersihkan diri,


dan sesegera mungkin, menunaikan sholat magrib yang sudah selesai di kumandangkan,


hari berganti hari, tanpa terasa, genap sebulan sudah suamiku bekerja, dan hari ini di menerima gaji pertamanya,


kulihat dari raut wajahnya, dia sangat bahagia, di sodorkan uang berwarnah merah ,sepuluh lembar kepadaku, aku menerimanya dengan ucapan rasa syukur yang amat dalam.


*Dari hasil kerja nya kusimpan,sedangkan hasil jualanku, ku gunakan untuk keperluan sehari hari.


Rupanya pekereja'an suamiku, di ketahui oleh mereka ,yang membencinya,


Rupanya si pemalas sudah ada kerja ya sekarang?? Sekilas ku dengar, seorang tetangga ,yang sedang berbicara, dengan ibu ibu yang lain.aku yang mendengarnya, lalu ku hentikan langkahku,

__ADS_1


Karena melihat, aku yang menghentikan langkahku, ibu ibu itupun ikut terdiam,


Dan ku bertanya,


Apa tadi yang ibu balang??


Ibu bilang suamiku yang pemalas sudah dapat kerja'an??


Ibu itu seharus nya ngaca, jangan cuman tau ngegosip. Ingat umur bu,


ajal tidak menunggu tobatnya ibu.


Setelah, berkata demikian lalu ku lanjutkan kembali langkahku, yang sempat terhenti, karena gangguan para setan, yang terkutuk, itu...


Edan ya, zaman sekarang ini, kita yang hidup, mereka yang sibuk menilai, kaya bener saja hidupnya..pada gak takut dosa, bisanya gibah mulu, di hidup mereka,susah di omongin,senang di omongin, semua di omongin, kutarik nafasku, dalam dalam, sambil ber'istighfar, jauhkan aku dari sifat iri hati dan dengki ya Allah.


Sebulan berlalu, suamiku bekerja, sampelah ke telinga tanteku,


*


kulihat tanteku, yang bernama Ratna, lewat di depan, rumah tempat tinggalku, entah dia dengan sengaja, atau tidak, aku tidak tau, tiba tiba dia memanggil sachio.


Aku yang mendengar ,nama Sachio di panggil hanya diam, lalu sachio pun menjawabnya.


Iya oma, kenapa??


Sini dulu nak,


sumpah, seakan langit mau runtuh, mendengar kata kata nya..


lalu anakku pun mendekatinya,


entah apa yang di bisiknya,yang kulihat dia menyodorkan uang, sepuluh ribuan kepada anakku dan berkata itu untuk jajan di sekolah ya. Sachio pun mengangguk dan diapun berlalu...

__ADS_1


__ADS_2