Tak Salah Ibu Mengandung

Tak Salah Ibu Mengandung
kembalinya Nenek


__ADS_3

Ma, nenek mana?? Tanya Arum dengan bahasanya yang kurang jelas, tapi sebagai seorang ibu aku sangat mengerti dengan kata"anakku..


Nenek lagi ke luar sebentar,


Arum pun menangis mencari bu laila,, ya Allah, nak jangan nangis, entar juga nenek pulang, hiburku.


Tapi yang di hibur tak kunjung reda, malah tangisannya semakin menjadi,


terpaksa ku samperin ke rumah bu laila, sambil ku gendong Arum.


Assalamualaikum,,


tampak Fat menjawab salamku, dengan raut wajah yang sangat merah kepadaku,


Kenapa kamu kemari??


Nyari aja bembantu lain, jangan ibuku, ibu ku sudah tua,


Edel yang mendengar kata"fat pun berkata,


Kata siapa saya menjadikan bu laila di rumahku seperti pembantu???


Tanya saja sama bu laila sendiri,


Aku ini orang susah tidak bisa membayar gaji pembatu tetapi saya bisa membuat orang lain bahagia tampa harus kerja dulu fat..


Bu laila, yang mendengar suara Arum yang menangis lalu keluar dengan wajah sembab..


Sini nak,, Arum pun mendekat,,


Fat, ibu itu di rumah Edel bukanya kerja, tapi cuman tau makan tidur makan tidur, nak Edel itu kasihan sama ibu karena tinggal sendiri, ibukan sudah tua, kamu juga jarang menjenguk ibu, jadi nak Edel memanggil ibu untuk tinggal bersama mereka.bukan mau di jadikan pembantu fat,


Jelas bu laila, kepada Anaknya,


Tampak fat hanya diam membisu,,


entah apa yang dia pikirkan,

__ADS_1


**Rasa bersalah kah atau rasa nano nano kah aku tidak perduli, biarkan dia di lema rasa nya sendiri.


Bu, Edel pamit ya, biar nanti Arum saya jemput kesini, soalnya dia tidak mau jauh dari ibu..


Aku pun melangkah keluar dari rumah bu laila..


"sore menjelang, arjuna kinipun telah pulang dari pekerjaannya..


Sayang mana bu laila??


Tuh di rumahnya??


Kenapa dia pulang kerumahnya??


Soalnya ada si fat,


Ooh, bermalam dia???


Mungkin..


Ooh...


Kenapa tidak suruh Fat tidur di sini saja,,,


Dia nya aja datang"langsung marah,


Looh kenapa"


Entah lah, mungkin ada gosip sayang, bilangnya bu laila tinggal sama kita disini, kita jadikan bu laila seperti pembantu..


Astagaaa,,, kata siapa???


Gak tau aku sayang..


Ya udah, nanti habis sholat kita ke rumah bu laila biar tidak ada kesalah pahaman antara kita sama fat.


Ok sayang..

__ADS_1


Kini giliranku bersama arjuna menuju rumah bu laila,


Tampak Arum di pangkuan bu laila,,


Assalamualaikum,


Wa'alaikum salam..


Eeeeh nak Arjuna mari masuk.


Katanya ada si Fat bu tanya suamiku kepada bu laila,


Iya itu di dapur,,


Aku mau bicara dengan fat bu.. edel cuman diam terpaku hanya suami nya yang berbicara..


Fat kemari dulu nak panggil bu laila.


Sini duduk nak,


Dek fat, minta maaf kalau buat kamu tersinggung dengan tinggalnya ibu di rumah kami, maksud kami memanggil ibu tinggal, bersama kami bukan mau di jadikan pembantu, seperti kata orang kepada kamu,


Cuman kami kasian, sama bu laila, yang tinggal sendiri, terus kamar mandinya juga di luar, kan kasian kalau keluar masuk malam"kekamar mandi sendiri,


Fat yang mendengar penjelasan suamiku, hanya terdiam.


hanya napas nya yang terdengar,,


Ooh gitu mba Edel, mas Arjuna,, kalau begitu fat minta maaf ya karena sudah berprasangka buruk terhadap mba Edel dan juga mas Arjuna,


Ya udah malam ini kamu tidur di rumah aja sama ibu,,


Malam ini kamipun melangkah bersama menuju kerumah kami.


Anak anak yang biasanya tidur lebih cepat tapi kali ini ikut bergadang karena esok adalah hari libur..


Gimana kalau esok kita jalan" yang dekat"sini aja, sebelum fat pulang ke rumah suami nya..

__ADS_1


Biar nanti kita sewa mobil saja untuk mengantarkan kita ke tempat tujuan kita..


__ADS_2