Tak Salah Ibu Mengandung

Tak Salah Ibu Mengandung
Pujian


__ADS_3

mohon maaf Mba, kalau suaminya lama pulang,


Tidak apa"pak, aku cuman hawatir aja, soalnya sudah malam tapi dia belom pulang juga.kebetulan anak"ada yang jaga jdi saya susul kemari,,


Ya memang harus seperti itu mba, biar seorang istri tau bagai mana pekerja'an suaminya,


Pemilik gudang ini memang sangat baik terhadap suamiku, karena kabaikanya sampai saat ini suamiku masih bekerja ke padanya,,


Mba Edel, baru kali ini saya melihat istri yang begitu perduli dengan pekerja'an seorang suami, kan biasanya istri hanya tinggak di rumah, tanpa tau suaminya sedang apa dan kemana,


Aku hanya bisa bilang, kebetulan saja pak,


Setelah menunggu begitu lama, akhirnya pekerja'an suamiku selesai juga dan kami pun bergegas pulang,


Sesampainya di rumah tampak bu laila sudah menyiapkan air panas untuk Arjuna,


Nak Arjuna, mandi air hangat saja, ibu sudah masak air panasnya, tu ada kopi di atas meja,


Bu laila sungguh perhatian terhadap kami,


Terimaksih ya bu,


...****************...


kriiing kriiing suara panggilan terdengar di hp ku. Kulihat nama yang sedang melakukan panggilan,


Fat* assalamualaikum suara di sebrang sana,


Wa'alaikum salam..


Mba aku sudah sampe mba,


Alhamdulillah,,


Ibu mana mba??

__ADS_1


Ku dekatkan hp di telinga ibu, dan bu lailapun menggenggam nya.. Iya nak, kamu baik"saja kan di sana.


Entah apa yang mereka bicarakan aku sudah tidak mendengarnya lagi,


Yang kudengar hanya kalimat akhir wa'alaikum salam dari bu laila,


Genap se bulan sudah bu laila tinggal bersama kami, tanteku datang menjenguk anak"ku,


Siapa itu Del?? Tanya tanteku kepadaku,


Ooh itu bu laila dia tinggal dengan kami di sini,


Dengan perasa'an tak senang tanteku berkata,


ooh ,rupanya orang Asing, dengan nada yang mengejek,


Bu laila yang mendengar perkata'an tanteku langsung masuk ke dalam kamar nya..


Tante gak boleh begitu.biar bagai manapun bu laila sudah ku anggap seperti ibu ku sendiri,


Tante, jangan seperti itu tante, ini adalah keputusan antara aku dan suamiku, yang tidak boleh di ganggu gugat.


Dengan suaranya yang lantang tanteku berkata,


oooooh pantasan,


suami kami memang kurangajarnya, dari dulu sampe detik ini,


Saya baik karena saya kasian sama kamu dan anak"mu


Edel yang tidak mau memper panjang masalah akhirnya diam.


Tapi tidak dengan tantenya .. Kamu lama"ikut dengan suamimu sama sama keras kepala,,


Udah lah tante, ini urusanku, toh selama ini kami baik baik saja, persetan dengan kata"tetangga tentang kami..

__ADS_1


Sebelum melangkah pergi ,tanteku berkata mulai detik ini, kalian tidak ku anggap kekluarga ku lagi,


Hatiku terenyuh, lalu duduk bersimpuh,,


Astaghfirullahhul Aziim


setelah kepulangan tanteku, ku masuk ke kamar bu laila yang mendengar semua omongan tanteku,,


Bu, Edel minta maaf ya dengan kata"tanteku..


Kamu gak salah nak.yang salah itu ibu,


Tidak bu, ibu tidak bersalah, ibu tidak tau apa"


Lagian ini kemauan mas Arjuna bu.


Ibu tidak usah memikirkan hal ini.


Toh tanteku memang seperti itu..


Ibu lihatkan, baru kali ini dia datang menemui kami. Padahal jarak antara rumahku dan rumannya tidak begitu jauh..


bu laila hanya diam mendengar pejelasanku.


Tapi nak Edel, karena ibu, kamu di benci tantemu,


Bu bukan kali pertama tanteku membenciku,


Sudah dari dulu dia membenciku.


Dari semenjak kematian ibuku dan aku memilih menikah dengan mas Arjuna


Bu laila tampak mengerti dengan kata"ku


Nanti tidak usah bilang"ke mas arjuna ya bu, soalnya aku takut Arjuna akan berbuat macam"..

__ADS_1


Bu laila hanya mengangguk..


__ADS_2