Tak Salah Ibu Mengandung

Tak Salah Ibu Mengandung
Hari pertama Ibu.


__ADS_3

Kini bu laila, tinggal bersama kami, anak" sangat bahagia, karena mereka sudah mengaggap bu laila seperti nenek mereka,,


pagi itu, Arum tampak bermain bersama bu laila, di wajahnya tampak sangat gembira,,


Edel yang sedang sibuk, di dapur tampak tenang, menjalankan Aktivitasny, tanpa ada gangguan dari Putri kecilnya,,, dia sibuk menyiapkan minuman hangat untuk keluarganya,,,


Bu, ayo ngeteh dulu,,,


Mendengar panggilan dari Edel, bu laila pun menghampiri, tampak Arum pun ikut bersamanya,,


Nak Edel terimaksih ya, kamu sangat baik,


Ah ,ibu,.sudah gak usah terimaksih, aku sudah menganggap ibu, seperti ibuku sendiri, toh anak"juga menyayangi ibu,


Mendengar perbincangan kami Arjuna pun ikut nimbrung,,


Iya bu, biar Edel ada temanya,, kan ibu tau kalau aku berangkat kerja Edel sama Arum sendirian di rumah,,


setelah menikmati secangkir kopi buatanku, arjuna dan sachio pun berpamitan untuk berangkat.


...****************...


Sudah seminggu bu Laila, tinggal bersama kami,,, anak"sangat menyayangi bu laila seperti nenek mereka sendri,


dengan ke kehadiran bu laila, membuat keluarga kami sangat bahagia,,


*** pagi itu....


bu, Edel ke pasar sebentar ya,,


Iya nak,,,


Setelah meminta izin akupun bergegas kepasar, tampak bu mun mendekatiku,


Edel, bu laila tinggal di rumah mu ya??

__ADS_1


Iya bu,,


Sejak kapan???


Sudah seminggu??


Oooh,, emang kenapa kamu mau dia tingal di rumahmu???kan dia punya rumah sendiri,,


Kasian bu laila, kan di sendiri, lagian suamiku juga mengizinkannya,


Dengan jawabanku itu tampak bu mun sedikit tidak suka,


Oh iya bu, aku duluan ya,


Setelah membeli sayur, dan keperluan dapur lainya aku pun memanggil tukang ojek untuk mengantarku pulang kerumah..


ojek nya kini sudah tiba di di depan rumah tampak bu laila sedang bersama Arum,,,


Setelah membayar ogkos kepada bang ojek Edel pun masuk kedalam rumah,,


ibu tidak usah bantu aku bu, ibu duduk aja ya,, lagian edel bisa sendri senyumku..


!!!! kini Edel pun menyibukan diri menyiapkan makanan untuk keluarganya.. Dan semuanya telah selesai,,,


Bu,, sarapan dulu yu,


ibu belum lapar nak,


ya sudah, kalau ibu sudah rasa lapar nanti ibu makan aja ya,,tidak usah menunggu saya.. Kan ini rumah ibu juga..


Tampak di raut wajahnya yang terharu ada butir"putih jatuh dengan begitu saja,,


...****************...


bu laila sekarang tinggal sama Si Edel,, kan biar di suruh ngejagain si Amara,,

__ADS_1


***waaah gosip tetangga memang menyakitkan,,***


entah angin apa tiba" siang itu anak nya bu laila datang secara tiba"dan langsung marah kepadaku,


Eeeh, lo kira lo bisa jadikan ibuku pembatu di rumahmu???


Edel yang kaget dengan kata"seseorang tiba"menoleh ke arah suara tersebut,


Eeeh kamu Fat, mari masuk, kita bicara di dalam, gak enak di liat tetangga,, ajaku sambil memeggang tanganya,


tapi dia menepisnya,, di sini saja, panggilkan ibuku,,


Sebenarnya aku tak tega membangunkan bu laila,tapi apa daya terpaksa aku lakukan,,


Bu, ada si Fat di luar, aku menyuruhnya masuk tapi dia gak mau,


Perasaan bahagia, seorang ibu yang merindukan anaknya ,tak bisa di bendung lagi, dengan langkah tertatih diapun keluar menemui anaknya,


Ayo pulang ma, fat tidak mau ibu di jadikan seperti pembantu di rumah Edel,


Ibu yang kaget dengan kata"langsung berkata,


Nak, demi Allah ,nak Edel tidak berbuat seperti itu, justru ibu yang merasa tidak enak hati dengan Edel,


Mereka semuanya memperlakukan ibu, seperti ibu mereka sendiri,


Sudah lah bu, ayo kita pulang,


Tapi nak,


Tanpa menunggu penjelasan, Fat langsung menarik tangan ibunya,,


**** ya Allah, siapa yang sudah menyebar gosip seperti ini, awas aja ya kalau ada yg menyebar gosip tak benar***


...****************...

__ADS_1


aku yang melihat semua kejadian itu hanya bisa memandang sedih,,,


__ADS_2