
setelah keberangkatan suamiku, kini tinggalah aku bersama Arum, sendri di rumah,,semua pekerjaan dapur sudah beres,
Arum yang semakin lincah, membuat aku semakin kewalahan. menjaganya,,tapi ku hadapi dengan perasa'an bahagia.karena aku sadar anak"ku sumber kekuatanku.
Siang ini Arum belom tidur juga, entah apa ,yang membuat anak ini susah, untuk memejamkan mata, sedangkan ,aku sudah lelah dan matakupun, sudah melebihi kapasitasnya, sungguh sangat berat, ingin segera ku pejamkan mataku, tapi Arum belom tidur juga.padahal botol susu sudah yang ke dua kali ku buatkan,tapi dia belom tidur juga,
Cup, cup, cup, syang, ayolah kita tidur,mama sudah mengantuk nak,
tapi dia masih saja, dengan lincahnya bermain, untung saja pintu sudah kututup, jadi arum cuman bisa mondar mandir sendiri di dalam kamar.
*** Assalamualaikum,,
tampak ada seseorang yang memberikan salam, aku yang penasaran dengan siapa yang datang lalu keluar, ku bukan pintu ternyata tanteku,,
Akupun terkejut,karena selama aku punya tempat tinggal sendiri tanteku belom pernah mengunjungiku..
Entah angin apa ,yang membawa dia ke sini, dan sa'at ini dia berdiri di hadapanku..
Mari masuk tan, kataku.
Ini ada oleh"buat Sachio,
__ADS_1
sambil menyodorkan barang yang di bawanya kepadaku, aku lalu mengambilnya dan mengucapkan terimakasih,
setelah lama berbincang tanteku berpamitan pulang.akupun mengantarnya di depan pintu.
Lalu tantekupun berlalu.
Ku sadari mungkin tanteku sudah benar" berubah, ya semoga saja Ya Allah, agar aku tenang, dengan kehidupanku, segala urusanku hanya ku serahkan hanya kepada Allah.
kini suamiku kembali ,dari pekerja'annya, sayang kita pindah ya dari sini??
Emang kenapa dengan di sini??
Teruss, rumah ini bagai mana???dan sekeloh Sachio gimna?? Tanyaku lagi
Sachio kan bisa minta pindah,terus rumah kita jual, pungkas nya..
aku terdiam dan memikirkan apa yang di katakan suamiku,,
Malam kini semakin larut, aku yang masih kepikiran kata"suamiku tidak bisa memejam kan mata,, sedangakan sebentar lagi, azan subuh akan terdengar,,
Kucoba menutup mataku, agar terpejam, tetapi tidak dengan pikiranku,,
__ADS_1
Aku tau, dulu aku mendukung suamiku untuk pergi dari sini, tapi itu dulu sewaktu keluargaku membenci aku dan suamiku, tapi sekarang ini mereka sudah baik terhadapku,,
Pertanya'an demi pertanya'an terus berkecamuk di dalam dada, bukan nya aku tak mau mengikuti kata suamiku, tetapi, aku sekarang ini sudah betah disini, betah dengan rumahku, betah dengan ke'ada'an lingkunganku, karena lingkunganku yang sekarang ini beda, dengan lingkunganku yang dulu,,,
**aku tak tau apa yang harus aku lakukan di sa'at suamiku menginginkan pulang ke kepung halamanya,,
Di sanapun, tak ada satu keluargapun, yang suka akan kehadiranku, dan juga suamiku..
Tapi suamiku kembali, hanya untuk membuka mata keluarganya bahwa dia bisa hidup, tanpa menunggu harta peninggalan orang tuanya...
*** aku yang terjaga kini mulai merasakan ngatuk, tapi azan subuh sudah berkumandang dan sebentar lagi suamiku akan segera bangun..
Yaaah, terpaksa aku bangun dan membuatkan kopi agar tidak kesiangan menyiapkan segala nya..
Sayang, gimana menurutmu tentang kepergian kita dari sini ?? Tanyanya kepada ku.
Terserah kamu aja, aku mah ikut aja,,
Ya udah, nanti kita pikirkan bersama" mana yang baik buat kita..
Lalu di teguknya kopi buatanku....
__ADS_1