
Seluruh keluarga besar arfin dan Kayra
sangat bahagia dengan kehadiran anggota baru yang baru saja lahir beberapa hari lalu.
Gadis kecil yang masih sangat mungil itu menyibukan kedua orang tuanya dengan tangisan nya yang membahana pagi itu.
"Hhoooeee" suara baby kayra yang menggema mengagetkan seluruh orang dalam ruangan rumah megah itu.
"Cup cup cup sayang anak manis jangan nangis dong sini papa gendong,,!!" kata arfin sambil membujuk gadis kecilnya yang sedang menangis.
"sayang itu dedeknya lagi pup,, sini aku gantiin...kalau kamu gendong nanti kebiasaan sayang!!" seru Kayra sambil menyiapkan popok yang mau di berikan pada si baby.
"Sayang kamu koq gitu sih sama anak sendiri,, kan gakpapa sekali-sekali aku gendong...!!" kata arfin sambil memberikan si baby kepada istrinya.
"Bukan gitu sayang,, tapi kalau nanti kamu kerja aku nih yang malah rempong sayang,, kalau anakmu sudah kena bau tangan pasti minta terus,, kamu gak kasian aku nih nanti malah kurang istirahat gara-gara terus menimang anak kita sambil di gendong!!" kata Kayra memarahi suaminya.
"Hay anak-anak,,, kenapa kalian malah bertengkar,?? bukannya ngebujuk anak kalian tapi malah kalian yang bertengkar !!" kata papa arfin berjalan bersama mamanya Arfin mendekati baby kayra.
" iya nih,, jangan bertengkar gak baik gih...tuh anak kalian malah tambah nangis dengar kalian tengkar kan... cup..cup..cup.. sini nenek gantiin popoknya cucu nenek...!!" kata mamanya Arfin sambil mengganti popok baby kayra dengan lembut.
" paah mah,, kalian koq malah marahin kayra sih,, ni kayra cuma marahin mas arfin karena mas arfin mau manjain si baby... kalau baby-nya di gendong terus aku nanti yang susah malamnya harus ngegendong si baby terus... kalau kayak gitu nanti setiap mau bobo dedeknya harus aku gendong mah pah...!!" kata Kayra sambil sedikit cemberut.
" yaahh iya benar kata kayra Fin,,kamu boleh gendong tapi hanya disaat-saat tertentu.. jangan biasakan anak kamu di manjakan sayang...kamu mau kayra sakit gara-gara kecapean ?!" kata mama arfin.
"iya,, iya,, aku gak mau kamu sAmpe sakit sayang ,, maafin aku yah!!" kata Arfin membujuk kayra.
"ya sudah ... kamu gak perlu ngambek lagi ya kayra,, tuh arfin udah minta maaf gih netekin anak kamu,, kayaknya dia udah haus makanya nangisnya tambah kencang!!" kata mama Arfin memberikan penjelasan buat kayra agar segera memberikan asi buat bayi mungilnya.
"iya masa,, aku sudah maafin mas arfin....!! aku juga minta maaf ya mas... karena udah marahin mas tadi...cup...cup..cup sini anak mama... biar mama susuin...☺️!!" kata Kayra kepada arfin dan kepada baby kayra.
"Fin,, kayra mama sama papa mau pulang dulu ya soalnya masih ada urusan mendadak... besok mama dan papa balik lagi... oh iya tadi papa dan mama kayra berpesan kalau sebentar malam mereka akan kembali kesini untuk menginap.. jadi arfin kamu siapkan kamar buat mertua kamu yah...!"kata mama arfin kepada arfin dan kayra.
"Iya ma pah,, tenang aja aku bakal siapin semua buat mertuaku ... mama dan papa kalau jalan hati-hati yah di jalan...!!" kata arfin sambil mengantar keluar orang tuanya sampai di depan teras rumah mereka. sementara kayra masih sibuk menyusui sikecil yang sedari tadi menangis.
__ADS_1
Hampir tiap hari arfin dan Kayra melakukan tugas sebagai orang tua baru, tanpa mengeluh mereka melanjutkan perannya sebagai orang tua baru,dengan berbagai macam pengalaman baru yang mereka.
Tanpa terasa setiap waktu yang mereka jalani berdua sangat terasa harmonis sampai tiba-tiba ada satu kejadian luar biasa yang menimpa arfin di kantornya.
#kantor arfin
"tok tok tok" suara ketukan pintu ruangan arfin."Masuk!!" kata arfin tiba-tiba menoleh kearah pintu menghentikan aktifitas memeriksa laporan yang ada di mejanya ,lalu kemudian melihat seorang wanita yang menggunakan dress merah sedikit sexy namun tidak sesexy istrinya itu tengah masuk dari pintu dan datang menghampirinya membawakan laporan yang ada di tangan wanita itu.
"Pak ini saya Adela, saya yang ngantarin laporan keuangan bulan ini,soalnya Bu SesiL lagi gak masuk karena sakit!!" jawab Adela dengan senyuman yang merekah di bibirnya, yang ternyata adalah salah satu karyawati arfin yang sudah lama memendam perasaan terhadap atasannya tersebut.
"Oh iya ,, taruh saja disini,,kamu bisa kembali sekarang!!"kata arfin sambil mengacuhkan penampilan Adela Ki.
"Maaf pak saya belum bisa keruangan saya soalnya,,Sepertinya saya rasa bapak kecapean wajah bapak sedikit memucat,mau saya pijitin pak ?!" kata Adela sambil merayu.
Sebelum arfin menjawab perkataan Adela,tanpa sadar wanita itu dengan cepat sudah berada didekatnya dan langsung saja menyentuh bahunya dengan pijitan-pijitan kecil.
Arfin yang memang kelelahan merasa nyaman saat dipijit karena sudah lama setelah kayra melahirkan kayra lebih sibuk mengurus buah hati mereka.
Namun dengan mengingat wajah istrinya Arfinpun tersadar dari kenyamanan sesaat itu.
"Maaf pak,, saya cuma mau membantu bapak memijat bahu bapak koq,,, !!" kata Adella yang dengan tak tahu malunya.
"Pergi!! saya tidak butuh kamu untuk memijat saya!! kalau saya mau saya tinggal meminta ke istri saya !! kamu itu karyawan saya jangan coba-coba mengganggu saya !!" kata arfin dengan tegas.
"keluar atau kamu saya pecat !!!!" kembali bentak arfin.
"Tapi pak...!!" kata kata wanita itu terputus setelah arfin kembali mengatakan " tidak ada tapi-tapi,, kamu keluar dari ruangan saya sekarang juga !!!" kata arfin menatap tajam Adela dengan wajah yang sangat marah.
"i...iya ... baik pak maaf !!" Adela berkata dengan gagap lalu keluar dengan cepat dengan wajah yang merah padam menahan malu karena dirinya merasa di tolak arfin dengan tegas.
" awasss aajaa kamu arfinn,, aku akan buat kamu bertekuk lutut meminta cintaku nanti,,, huhh dasar brengs*k !!" gumam Adela dalam hati menahan amarahnya karena merasa sudah dipermalukan oleh arfin.
"Doni !!! segera kesini !! tidak pake lama !!" kata arfin menelpon doni dengan sangat marah masih mengingat kembali kejadian tadi."kurang ajar!! berani-beraninya dia menyentuh diriku!! kalau Kayra tau ada karyawatiku yang seperti dia,, bisa-bisa dia marah padaku!!! aku harus membereskan wanita itu!!" kata arfin dalam hati.
__ADS_1
Setelah beberapa menit menunggu,,tiba-tiba bunyi ketukan lalu tidak menunggu lama Arfin menjawab ketukan itu "masuk!!" ucap arfin.
"Ada apa Fin?! kenapa kamu telpon aku sambil marah-marah ? memang ada laporanku yang salah?!" tanya Doni dengan santai.
"Laporan kamu gak salah,,tapi justru orang yang barusan kamu suruh antar laporan itu yang bermasalah !!" kata arfin dengan ketus.
"bermasalah ? orang ? yang tadi aku suruh antar laporan itu namanya Adela, dia sudah bekerja disini selama dua tahun terakhir ini,,Setauku semua laporan yang aku suruh dia bawa gak pernah jadi permasalahan buat semua pimpinan !!" kata Doni kikuk.
"sudah aku bilang bukan laporannya tapi orangnya Doni Hermawan !!"lanjut arfin menjawab perkataan Doni setelah membuang nafas kasar ke udara.
"Adela maksudnya ? dia kenapa memangnya?!" tanya Doni kembali meyakinkan dirinya sendiri.
"iya !! sebaiknya kamu pecat dia !! dia sudah lancang memijit bahuku dengan sembarangan!! apa dia tau aku sudah menikah atau belum?!" kata arfin dengan ketus.
"bukannya seluruh perusahaan sudah tau kamu sudah menikah dan memiliki anak??! kemarin pas acara kan sudah pada tau!!,, berarti dia ada niat menjadi wanita spesial kedua untukmu maksudmy? alias mau menjadi pelakor !!" kata Doni yang tanpa sadar membuat mata arfin terbelalak mendengar kata "pelakor" dari mulut Doni.
Arfin menatap tajam wajah sahabatnya itu dengan kesal."Kalau dia berniat jadi pelakor,,katakan padanya aku tidak tertarik,, setiap inci tubuh istriku jauh lebih menarik daripada tubuh wanita penggoda yang murahan itu!! kalau Kayra tau aku memperkerjakan wanita seperti itu di kantorku, dia bisa marah dan bisa meninggalkanku!!" kata arfin masih dengan sorotan yang tajam kepada Doni.
Doni yang melihat kelakuan sahabatnya yang sedang kesal itu pun tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menurutinya.
"katakan padanya!! sudah waktunya dia berhenti bekerja di perusahaanku ini,, aku tidak ingin memiliki karyawan yang berotak kotor!!" kata arfin sambil memulangkan laporan Doni yang sudah di tanda tanganinya sedari tadi.
"haaahhh ternyata kau tipikal pria yang takut istri ya hahaha.... Baiklahhh baiklahh,, !! aku akan mengurusnya membuatkan surat pernyataan untuk di PHK sesuai prosedur perusahaan kita ini !!" kata Doni sambil tersenyum kepada sahabatnya itu.
"sudah ,, kamu jangan marah lagi!!! sebaiknya kamu cepat pulang karena pasti istri dan anakmu sudah menunggumu dirumah,, dan jangan ngebut-ngebut jalannya okeeeyy ?!!" kata Doni sambil menepuk bahu arfin.
bersambung....
Hay readers,,!!!
Jangan lupa dukungannya yah Klik like, dan favorit?!!!
author masih cari visual SesiL,Doni dan Adelanya yah.....!!!
__ADS_1
Di episode berikut author akan mempersembahkan visual dari mereka..