
"Serius gue Shan,,, cuma ya Alhamdulilah kemarin pas aku mau nikah kan gak ada yang begitu-begituan sama aku,, kalau mas arfin yah gak tau....hahaha!!" kata Kayra sambil tertawa.
"Tapi Shan,, memang sih ada mantan mas arfin,,
cuma munculnya bukan sebelum nikah... tapi pas nikah...
cuma untung mas arfin udah gak ada rasa sama dia...
lagi pula mantannya juga mata duitan... makanya mas arfin cepat sadarnya...!!" kata Kayra sedikit serius...
"Yang benar kamu Ra .. ? Truss,,, truss gimana ??? apa semua bisa kamu lewatin tuh pas ada mantannya...!!" tanya Shania penasaran.
"Yah bisa lah...
itu semua udah lewat Shan..
kalau di ceritain nih,,, gak ada habis-habisnya Shan...!! kata Kayra.
"Yah mudah-mudahan ketika mau menikah aku gak terlalu banyak cobaannya yah!!
kalaupun ada,, ya mudah-mudahan aku bisa ngelewatin semua dengan tegar seperti kamu ya Ra?!!" kata Shania sedikit lesu pada kayra.
"Aamiin...aamiin...
semoga sahabat cantikku bisa melewati segala cobaan dan bahagia bersama suami tercintanya nanti....!!" kata kayra.
Kegiatan Shania dan Kayra akhirnya berakhir...
kini mereka berdua bersiap untuk ke restoran terdekat untuk makan siang bersama...
keduanya berjalan menuju kearah parkiran mobil yang berada di luar butik,,disana sudah ada supir Shania yang bersiap untuk mengantar kedua wanita itu kemana saja...
"Ra,, kita ke restorannya yang deket-deket aja yah... soalnya habis ini aku masih ada banyak urusan jadi begitu selesai makan aku bakal antarin kamu balik ke rumahmu....!"
kata Shania kepada kayra.
"Iya...iya.. nih aku juga mau cepetan pulang soalnya mama juga udah nelpon katanya udah di rumah mau lihat cucunya...kangen katanya...!"kata Kayra sambil mencubit kecil hidung putri cantiknya.
"Cie si putri kecil,, lagi di kangenin sama Omanya....aduh aunty jadi ngiri nih... pengen cepet-cepet punya satu yang imut dan cantik kayak gini....cuppp😘!!" Shania pun dengan gemas menviumi pipi mungil baby khay sehingga membuat baby khay yang sedari tadi tidur menjadi risih dan akhirnya....
"Oeee,,oee,,oee!!" suara tangisan baby khay menggema membahana membuat Kayra dan Shania sedikit terkejut.
"Haduuhhb auntyy,, gegara ciuman aunty Kay jadi bangun kan!!" kata ibunya si kayra..
"Cup...cup...cup.. mau ***** ya sayang!!" kata Kayra kembali berbicara kepada bayinya yang sedang menangis tersebut.
"Aduhhh anak cantikk nya aunty jangan nangis donkkk... aunty minta maaf ya sayang... cup...cup...cuppp..!!" kata Shania sambil mengusap-usap kaki kecil bay mungil yang sedang menangis.
Kayra yang melihat anaknya menangis langsung saja memberikan bayinya ***** di dalam mobil kayra.
Sambil memberikan asi,,
Supir pun mulai menjalankan mobil...
__ADS_1
"Non,, habis dari sini mau kemana??" tanya si sopir.
"Pak... kita ke restoran Mili yah,, itu sekitar beberapa meter dari sini ,,di depan sana...kita mau makan dulu baru mengantar kayra dan anaknya pulang kerumah...!!" kata Shania kepada si supir.
"Baik non....!!" seru si sopir dan langsung saja menjalankan kendaraannya kearah yang di tuju.
Sesampai di restoran Shania dan Kayra pun langsung saja memesan makanan dan minuman yang mereka inginkan.
Tak berapa lama duduk menunggu,, akhirnya pelayannya pun datang membawa makanan.
"Permisi Bu,, ini pesanannya... silahkan di nikmati... !!" kata si pelayan setelah menaruh makanan yang ada dari nampannya...
"Terima kasih ,!!!" kata Kayra dan Shania kepada sang pelayan dengan senyum.
"Sama-sama!!" kata si pelayan dengan senyum merekah dan langsung berlalu ke arah yang lain.
Selang beberapa menit mereka makan,,
Tiba-tiba ada suatu kejadian yang tidak mereka sangka-sangka membuat keduanya terbelalak...
"Aduhh saya kan sudah bilang,,
kalau kamu tidak perlu datang kesini lagi Tia...
Kita itu sudah gak punya hubungan apa-apa..
kenapa sulit sekali buat kamu mengerti!!" kata seorang pria yang memarahi wanita yang berada didepannya.
"Ak...aku minta maaf tapi aku kesini hanya mau bilang sama kamu ger.... Aku hamil anak kamu huhuhu,,tolong jangan usir aku...kita perlu bicara aku mohon kamu tanggung jawab ger,, kamu sudah berjanji padaku!!!" kata wanita bernama Tia itu sambil menangis sesunggukan kepada seorang pria yang bernama Geri.
"Huhh,, siapa suruh murahan,, Geri sudah miliki aku sekarang!! kamu mau apa!! cepat gugurkan sana... dasar wanita ja**Ng!!" kata wanita yang satunya dengan sombong.
"Shan,,,Shan... itu kan mantan tunangan Lo Shan si geri.... gila...gila...!! seriusan dia ngamilin anak orang??
Trus tuh ada cewe satu lagi apa-apa an coba sombong banget!! kalau dia yang ada di posisi cewe itu gimana hah....??
udah ngamilin anak orang,, di campakan lagi... tega bener...!!" kata Kayra yang tidak habis pikir dan belum memperhatikan wanita yang sombong itu dengan baik.
"Eh...iya bener tuh.... gila..Gila....
apa jadinya kalau emang kemarin gue jadi kawin Ama dia...!!
aduhh gak kebayangkan... seriusan gue baru ngeliat watak breng**knya yang kek gini selain dari yang kemarin..
"Gugurin!! kamu yakin itu anakku....!! kalau iya ya gugurkan!! aku akan kasih kamu uang untuk menggugurkan anak itu" kata Geri tegas.
"Kamu udah dengarkan Geri bilang apa?
kamu itu hanya sekertaris lama!
Siapa suruh murahan,,, gampangan!!
Kenal baru dua bulan udah mau di tiduri lagi...!!
__ADS_1
jangan mimpi mau hamil anak dia dan nikah sama dia!!" kata wanita yang satunya lagi.
"Eh ....itu..tuhh... perempuan yang satu mulutnya pedes amat... siapa tuh...!!" kata Shania.
di amatinya kayra wanita itu sedikit lama barulah kayra mengingat...
itu adalah wanita yang sempat mengganggu hubungannya dengan arfin beberapa waktu lalu.
"Itu bela,, mantannya arfin....
sepertinya lalu aku bertemu dengannya dia dengan pria lain....
kenapa sekarang dengan Geri??
huh... memang pantas pemain dengan pemain baku dapat....!!" kata Kayra sinis.
"Seriusan Ra...
ternyata benar emang kata Lo tadi....
kalau cobaannya ketemu mantan....
Si*lan... bikin nafsu makan gue hilang aja lihat tingkah dia ngehina cewe yang dia hamilin sampai segitunya...!! kata Shania geram.
"Ya udah cepet di habisin ...
trus kita balik Shan,, gue juga males liat tuh cewe ... kesel gue ah ...!!" kata Kayra kepada Shania dengan jengkel.
Mereka pun mau tidak mau menghabiskan makanan mereka karena lapar....
akhirnya kedua wanita itu pun selesai makan,
ketika akan keluar Geri menyadari bahwa yang berjalan keluar itu Shania dan Kayra.
"Shania??" gumam Geri melihat kearah Shania dengan tatapan membunuh.
Shania dan Kayra pun tidak peduli dengan apa yang Geri lakukan kepada dua wanita itu,, mereka berlalu begitu saja tanpa menoleh kearah Geri yang sedang memperhatikan mereka.
Geri ingin sekali memberi pelajaran kepada Shania karena sudah membuat harga dirinya terinjak-injak di waktu lalu.
Tapi karena ada wanita yang di hamilinya dan bela...
Geri hanya bisa memandang kepergian Shania dengan mengepal erat tangannya karena kesal.
"Tunggu saja Shania.....
akan ku balas penghinaan yang kamu kasih buat aku dan juga papa..!!" kata Geri dalam hati.
"Apa lagi yang kamu tunggu!!
pergi dan enyah kalian berdua....!!"
aku ingin sendiri disini!!" saking jengkelnya m Geri,, bela pun kena imbasnya.
__ADS_1
'koq aku juga pergi sih sayang!!" kata bela tidak menerima pengusiran dari geri.
bersambung...