TAK SENGAJA DI TIDURI OLEH SUAMI SENDIRI

TAK SENGAJA DI TIDURI OLEH SUAMI SENDIRI
INSIDEN HARI PERNIKAHAN


__ADS_3



Semua dekorasi sudah mantap,


dekorasi pelaminan maupun dekorasi meja santap...



Setiap detik terasa begitu berdetak seirama dengan detak jantung 💓 kedua pasangan pengantin yang akan menikah itu.



Di sisi pria semua persiapan sudah matang dan disisi wanita pun sama-sama sudah menjalankan persiapan dengan matang juga tanpa banyak kesalahan.



Noel yang baru saja tiba pagi ini dari luar negri tanpa mengeluh peluh merasa kelelahan juga sama sekali tampak begitu bahagia menantikan acara pernikahannya yang telah lama dia idam-idamkan...



Sementara Shania masih dengan anggun didandani di depan cermin kamar pengantinnya.



Rasanya tak sabar ingin cepat-cepat di halalkan hari ini.



Tanpa menunggu lama si pengantin pria pun di antar oleh banyak keluarga untuk datang ke rumah pak Prapto sembari melancarkan akad nikah yang akan di selenggarakan.



Namun ada beberapa halangan yang membuat Noel harus datang bersama rombongannya agak terlambat.



Mobil pengantin pria dalam masalah,


ketika berjalan di poros jalanan utama.


mobil noel pun tiba-tiba menepi dan berhenti.


Tampak keluar Supir pengantin Noel yang sedang mengecek kondisi mobil pengantin yang di kendarai nya.


Didalam mobil hanya ada si calon pengantin pria dan seorang supir.



Papa dan mama Noel memutuskan untuk menaiki mobil terpisah agar bisa memantau anaknya dari arah belakang.



Namun tiba-tiba saja mereka kaget karena mobil yang tumpangi Noel tiba-tiba saja melewati jalur lain dan berhenti di pinggir jalan.



Kedua orng tuanya Noel pun khawatir dan memberhentikan kendaraan yang mereka naiki...



"Pak bon,, menepi dulu... itu ada apa dengan mobil Noel ya pak...!!" tanya pak Heri merasa sedikit khawatir.



"Sabar ya pak ,, saya ngecek dulu... !!" kata pak bon sambil melepas sabuk pengaman dan langsung membuka pintu mobil sembari keluar untuk bertanya kepada sang supir mobil pengantin.



"Mang saleh,, mobilnya kenapa ??"tanya pak bon kepada supir Noel.



"Mobilny ada sedikit kendala,, tadi agak bergetar... nih udah saya cek gakpapa...pak bon lanjut duluan saja... biar saya mengantar tuan Noel dengan pelan!!" kata pak saleh.



"Apa tidak sebaiknya tuan Noel ikut dengan kami saja pak saleh...??" tanya pak bon.



"Tadi saya udah menawarkan kepada tuan Noel,, tapi katanya tak apa apa biar dia menaiki mobil pengantinnya saja...katanya tuan bapak dan ibu di suruh duluan saja nanti kami menyusul... takut keluarga pengantin wanita khawatir...!!" jawab pak saleh.



"Ya udah kalau begitu jalannya hati-hati ya pak... Saya duluan!! kalau ada apa-apa tolong langsung hubungi saya!!" kata pak bon lalu melangkah menuju mobil majikannya pak Heri ayah dari Noel.



"Gimana pak bon ?? mobilnya kenapa??"Tanya mama Noel khawatir.


__ADS_1


"Katanya hanya getar saja ... tapi sudah bisa diatasi kata pak saleh... !!" jawab pak bon.



"Kenapa Noel gak ikut sama kami aja pak bon...saya sedikit khawatir takut kenapa-kenapa anak saya...!!" kata mama Noel dengan wajah cemas.



"Tuan gak mau nyonya... katanya dia hanya mau naik mobil pengantinnya saja ... walaupun harus berjalan pelan gak papa katanya nya...!! dia menyuruh kita berjalan duluan agar keluarga pengantin wanita tidak khawatir....!!" kata pak bon.



"hemmm...Ya udah kalau itu memang maunya... ayo jalan pak bon... nanti para keluarga pengantin wanita khawatir kalau kita juga ikut berjalan pelan dan lama sampainya...!!" kata ayah Noel sambil menepuk bahu pak bon.



"Tapi pah...!!" kata mama terputus karena papa langsung menyilang bibir mama dan berkata.



"Kamu gak perlu khawatir ma... insyaallah anak kita baik-baik saja ... kita tunggu dia di tempat akad... kasihan nanti Shania dan keluarganya khawatir....!!" hibur pak Heri kepada istrinya.



"Ya udah kalau begitu... mudah-mudahan anak kita Noel baik-baik aja dan bisa cepat sampai di tempat pernikahannya...!"Kata mama Noel dengan wajah agak lega.



Beberapa menit berlalu berganti menjadi satu jam,,namun yang di tunggu-tunggu tak nampak batang hidungnya...



Hanya keluarga mempelai pria yang sudah datang namun mempelai prianya justru gak kelihatan sama sekali..



Semua para tamu undangan pun bertanya-tanya dimanakah si pengantin pria...?



"Pak buk,, dimana pengantin prianya... saya sudah mau ke acara selanjutnya di rumah akad yang berikut.... saya harap bapak dan ibu bisa memaklumi posisi saya!!" kata pak penghulu sedikit tidak sabaran.



"Sabar ya pak... beri kami waktu sepuluh menit lagi...!! saya yakin anak saya akan segera datang!!" kata mama Noel dengan wajah memelas.



"Baiklah saya beri waktu sepuluh menit lagi,, kalau tidak datang maka mau tidak mau saya harus pergi dari sini ...!!" kata penghulu lagi memberi tambahan waktu menunggu.




Namun orang tua mempelai pria hanya bisa menjawab " sedikit lagi anak kami akan datang,, tunggu sebentar... soalnya tadi mobilnya sempat ada kendala ...!!" kata mama Noel namun meskipun dia mencoba membuat orang lain tenang ,,tapi di dalam hatinya juga dia mengkhawatirkan anak semata wayang satu-satunya nya itu.



"Pa... gimana ini mama jadi gak enak sama calon besan dan calon menantu kita... mana pak penghulunya udah mau pergi ke tempat akad lain lagi!!" kata mama khawatir dengan wajah cemas.



"Sabar ma... coba papa telpon Noel dulu!!" kata pak Heri mencoba menenangkan hati istrinya.



Pak Heri menelpon Noel sebanyak dua puluh panggilan tapi nomornya malah tidak aktif.


Perasaan pak Heri jadi lebih khawatir dari istri nya saat ini.



Tiba-tiba ada suatu telpon dari seseorang suruhan pak Heri yang di suruh mengecek keadaan anaknya...



"Gimana kamu sudah ngecek dimana lokasi Noel...?



Namun bukan mendapatkan informasi yang melegakan tapi justru tiba-tiba pak Heri seperti pusing dan ingin jatuh pingsan...



"Apppaaaaa???!!" seru pak Heri kaget.



"Om... ada apa??? apa yang terjadi...??


kenapa sampai sekarang Noel belum datang juga...!!" tanya Shania panik.


__ADS_1


"Sudah hampir sejam Noel belum muncul juga pak Heri,, apa yang sebenarnya terjadi...??"tanya ayah Shania dengan sedikit kesal.



"Ma...maafkan kami pak Prapto dan Shania...


ada yang harus saya sampaikan...


Saya rasa,,Noel tidak akan kemari hari ini...!!" dengan gemetar dan mata yang berkaca-kaca sembari memijat keningnya yang pusing pak Heri harus mengatakan itu semua dengan berat hati.



"Ap..apa ma..maksud om berkata begitu??


apakah Noel tidak ingin menikahhiku??!" tanya Shania dengan gagap dan mulai hati ya merasa teriris-iris menahan air mata tak mengerti apa maksud dari perkataan pak Heri.



"Ap..apa maksud papa ??? kenapa Noel tidak datang hari ini pah....jangan buat mama khawatir dan malu....apa pah maksud papa!!!" bentak mama Noel yang kaget mendengar perkataan suaminya.



"Noel kecelakaan!!


Noel anakku kecelakaan!!huuhuuhhuu...


Mobil pengantinnya masuk kejurang ma...


saat ini polisi sedang menyelidiki dan melakukan pencarian terhadap Noel dan juga supirnya.....huhuhhu!!" tangis papa Noel pecah menjelaskan dengan sesunggukan kepada semua tamu yang ada dan keluarga Shania bahwa anak lelakinya baru saja kecelakaan.



"Apaaaaaaaaaaa???" seru Shania dan mama Noel tak percaya rasanya mata mereka mulai menggelap dan....



"Brruuuukkkkk!!"



bunyi tubuh keduanya ambruk seketika ke lantai dan semua tamu yang ada sibuk membantu menggendong keduanya ke ranjang salah satu kamar tamu di rumah shania



Mendengar pernyataan seperti itu mama Noel dan Shania langsung pingsan tak sadarkan diri karena shockk berlebih.



Semua mata terbelalak dan pak Prapto yang melihat pak Heri jatuh duduk tersungkur sambil menangisi nasib putra kesayangannya itu pun langsung membopong pak Heri ke atas tempat duduk.



"Apa yang sebenarnya terjadi pak.... kenapa Noel harus kecelakaan dan dimana tempatnya ... ayo kita segera kesana...!!" perintah pak Prapto yang langsung mengajak pak Heri ke TKP kejadian untuk memastikan benar atau tidaknya informasi itu.



Arfin yang melihat kedua orang tua itu pun tidak tinggal diam disana...


Arfin pun berpamitan dengan kayra dan mama Shania untuk pergi ikut dengan kedua pria tersebut.



arfin lalu menghampiri kayra yang sedang berusaha menyadarkan Shania.



"Sayang,, aku ikut om Prapto dan om Heri dulu...ada yang tidak beres dengan kecelakaan Noel....aku harus memastikan kalau Noel baik-baik saja....!!" pamit arfin kepada kayra yang juga bersedih melihat sahabatnya di landa kemalangan di hari bahagianya...



"I...iya sayang kamu hati-hati dijalan yah !!" jawab Kayra dengan pelan..



bersambung....



Maaf ya readers...


Author baru mulai up agak banyakan hari ini bisa dapat dua episode...


Soalnya kerjaan author banyak banget..


Nih aja pas lagi nyupak baru dapat ide lagi...


kalau pas lagi dapet ide langsung capcus author nulis...


yah semoga kalian gak bosan yah baca cerita ini....



jangan lupa like,klik Favorite dan vote juga yah....!!

__ADS_1


salam cinta dari author buat kalian para readers muuuuaaachh😘😘😘...


Thinkyuuu...🙏☺️☺️


__ADS_2