
Semua telah bersiap melakukan prosesi acara lamaran di kediaman Shania.
Rasa haru, bahagia dan sedih semua menjadi satu dalam ruangan indah yang di tata rapi untuk acara pertunangan kedua sejoli itu.
"Pak Prapto apakah anak anda Shania bersedia untuk menjadi pendamping masa depan anak kami Noel Ermawan,, dan apakah anak pak Prapto bersedia menemani anak kami Noel Ermawan dalam keadaan apapun, susah maupun senang?!!" tanya pak Heri ayah dari Noel.
"Semua keputusan ada pada Shania pak Heri,, saya selaku orang tua hanya bisa menerima pilihan dan keputusan dari Shania anak kami...!!kata pak Prapto kepada keluarga pak Heri.
"Bagaimana Shania .... apa kamu menerima lamaran kekasih hati kamu Noel??" tanya pak Prapto dengan serius kepada putrinya yang terlihat sedang gregetan.
"Sa.. saya gak bisa maaf om,, maaf Tante... maaf noel....!!!" seru Shania tiba-tiba dan mengagetkan semua orang dan tamu yang berada di ruangan itu.
Dengan spontan langsung Noel pun bangun dari duduknya dan mendekati Shania...
"Apa maksudmu gak bisa Shania... bukannya ini semua keinginanmu... apa kamu tidak mau hidup bersamaku dan menerima lamaran ini....!!" tanya Noel dengan sedikit emosi.
"A...aku.... belum selesai berbicara Noel...!!" lanjut Shania dengan gugup.
"Lalu apa maksud dari kelanjutan pernyataan kamu barusan...?" tanya papa Noel dengan sedikit mengernyitkan dahinya tak menyangka Shania akan menolak.
"Ma... maksudku... aku gak bisa gak terima lamaran ini om Tante ,, Noel... aku mau hidup dengan Noel dalam keadaan apapun. ..!!" seru Shania membuat semua orang terperangah lalu tertawa....
"Ohhh itu maksudmu.... kami pikir kamu tidak ingin menerima lamaran Noel...!!" seru kedua orang tua Noel.
"aku terlalu gugup sampai sampai salah berbicara π ...!!" kata Shania sambil tersipu malu.
"Berarti karena kedua pasangan ini sudah saling menyetujui ikatan pertunangan ini... maka hari ini kita semua bisa sekaligus mendiskusikan tanggal pernikahan kedua calon pengantin kita ini...!!" kata pak Heri dengan senyum kebahagiaan.
"Jadi menurut anda kapan kira-kira pernikahan kedua anak kita akan di adakan...??" tanya papa Shania dengan serius.
"Kalau bisa secepatnya...!!" jawab Noel dengan spontan karena tidak sabar ingin menikahi kekasih hatinya itu.
"Waahhh udah ada yang gak sabar nihhh...!!" seru Arfin sambil melirik istrinya lalu melihat kearah Noel dengan tatapan mengejek.
"Apaan sih kamu Fin,,, aku minta di percepat karena dua Minggu lagi aku akan ke Paris membuka cabang perusahaanku...
kalau sudah usai menikah ...
aku jadi lebih lega karena sudah ada istriku didampingi nanti.... !!!" seru Noel menjelaskan.
"Huhh dasar anak muda jaman sekarang,,, mudah sekali berterus terang...kalah nih sama papahnya dulu... hihihi!!" kata mama Noel sambil menebar senyuman kepada semua orang yang ada.
"Kalau begitu secepatnya Minggu depan kalian akan menikah,,, tapi seharusnya berkas pernikahan paling cepat sebulan sebelum hari pernikahan sudah harus di urus... kalau dalam seminggu ini bagaimana cara mengurus semua dalam kurun waktu seminggu??" tanya ayah dari Sania yaitu Prapto.
"Pak Prapto tenang saja... untuk urusan berkas pernikahan mereka berdua akan saya urus dengan cepat... mereka berdua hanya perlu menyiapkan diri dan perlengkapan pernikahan mereka saja...!!" jawab pak Heri meyakinkan Prapto.
" Baiklah... apa kalian setuju menikah Minggu depan Noel...?? Shania..?" tanya papa Noel.
__ADS_1
"Yah... kami setuju...!!" jawab kedua pasangan itu dengan serentak.
"Alhamdulillah kalau begitu acara lamaran sekaligus pertunangan kalian ini telah berjalan lancar...!!" kata pak Heri.
"Iya.... Alhamdulillah....!!" seru semua orang di dalamnya.
Mereka pun lanjut ke acara kedua yaitu memasangkan cincin pertunangan mereka ke jari masing-masing pasangan.
Berlanjut ke doa dan setelah berdoa bersama mereka pun mempersilahkan para tamu untuk mencicipi hidangan makan siang yang telah di sediakan dari kediaman Shania.
Shania dan Noel pun ikut menyantap hidangan namun mereka duduk terpisah berdua dalam satu meja.
"Sayang....!!" sapa Noel.
"Hemm,??" jawab Shania karena sedang makan.
"Koq hemmm...?? kamu gak senang aku kamar begini??" tanya noel serius.
"Glukk..glukk!!" suara tegukan air dari Shania.
"Kamu mau aku mati??? aku lagi makan loh koq di suruh jawab!!" jawab Shania sedikit kesal.
"Kan aku cuma tanya... lagi pula kamu dari tadi diam aja gak nyahut....!!" kata Noel.
"Aku kan lagi makan sayang....
lalu apa lagi yang kamu ragukan... aku gak perlu jawab kamu juga udah tahu kan apa jawaban aku tadi....!!"
"Hufftt,, iya aku tahu ...aku tahu... aku hanya memastikan...kalau begitu buktiin kalau kamu sayang dan cinta sama aku....!!" kata Noel sedikit memerintah.
"buktiin?? buktiin bagaimana sih sayang... kamu jangan aneh-aneh ya mintanya...
nanti aku marah nih....!!" kata Shania balik mengancam Noel..
"Ya buktiin.... sini dong.... sini sunn disini...!!" kata Noel sambil menunjuk pipinya dengan jari telunjuknya...
"sunnn??? sun apaan sih ?? Mau kena gampar ya yang?? koq nunjuk disitu!! ni lagi banyak orang Kali.... malu aku.!"
jawab shania ketus sedikit kesal dengan tingkah manja Noel.
"Gini nih... yang buat aku tambah cinta sama kamu....!! galak-galak ngangenin....Shania... aku cinta sama kamu!!" kata Noel memuji Shania dan lalu memegang kedua tangan Shania dan mencium punggung tangan Shania dengan sangat lembut.
"Noell....??π₯Ί
aku juga cinta sama kamu sayang...!!" jawab Shania sambil terharu dengan perlakuan Noel yang selalu sabar dan romantis menghadapi Shania yang di kenal sebagai gadis yang cukup galak..
Mereka berdua sangat cocok..
__ADS_1
yang satunya galak dan yang satunya care dan penyabar...
Kemesraan mereka pun tertangkap basah sahabat mereka kayra dan arfin..
Karena terlalu romantis maka sepasang suami istri tersebut memutuskan untuk menganggu drama romantis sepanggal Shania dan Noel.
"Weeehhhh, yang ngebet kawinnn!! sabar sabar donkk...
ciumnya nanti aja pas udah sah...
kalau sekarang sering di kiss kiss...
Ntar pas udah nikah udah gak asik lagi tuh...ππ hahaha !!" kata arfin mengejek mereka berdua.
"Apaaan sih Lo Fin... no sana urusin khayra dan baby khay Lo... sibuk aja Lo high!!" kata Shania ketus sambil melepaskan tangannya dari genggaman tangan Noel.
" Yee gue Ama anak gue santai aja kali.. lo emang berdua yah... kita lagi banyak orang disini gak dianggap... kalian tuh udah ngerasa hari ini dunia milik Lo berdua?? gitu???...!!" seru Kayra yang datang sambil menggendong baby khay.
"Yee emang lagi jadi milik kita berdua kalii hari ini Ama Minggu depan...!!" seru Shania dengan sedikit memanyunkan bibirnya.
"Lo aneh aneh aja... udah tau mereka tuh lagi mabuk cinta....!!" seru Marisa sahabat mereka yang satunya yang tiba-tiba datang menghampiri mereka berempat..
"ih elu mar,,, Sono...Sono... sibuk aja nohhh tuhh anak Lo udah pada cemong-cemong..!!" kata Shania sambil menunjuk jari telunjuknya kearah anak Marisa.
bersambung....
Hay readersss!!! π
Thank you so much atas boomlike dan favoritnya...π
kalian semua sudah mendukung karya ku ini..βΊοΈ
Gak nyangka bisa melihat banyak komentar positif dari novel iniπ€,,Terima kasih banyak readers...ππ
Semoga kedepannya author bisa lebih mudah mendapatkan ide jalan cerita untuk bab selanjutnya...
Maaf readers ... author tidak bisa balas satu-satu...
Yang pasti doa author selalu yang terbaik bagi kalian yang udah bantu author mendapatkan rangking...
Terima kasih banyak yahhh!!" βΊοΈπ
Hay Teman-teman....
minta tolong votenya yah...βΊοΈπ
karena novel ini sedang mengikuti lomba "You are writer season 6"...
__ADS_1
Terima kasih atas like,vote,dan favoritnya ππ