
"Shania... aku gak rela kamu dimiliki orang lain,, aku cinta mati sama kamu Shan...aku rela ngelakuin apa aja buat kamu asal kamu bahagia sama aku Shan!!" kata Noel menarik kembali tangan Shania.
"Noeeelll jangan begini... nanti orang tua aku lihat !!! kamu apa-apaan sih... aku gak bisa terima kamu kembali.. kita sudah putus Noel...!!" kata Shania sedikit kesal karena tingkah Noel.
"Shania,, Noell... ada baiknya kalian bicara baik-baik di balkon aja... entar justru kalau kalian begini di acara yang ramai ini bisa jadi yang lain pada keganggu...!!" kata Marisa yang datang dari belakang Shania.
"ya udah kita bicara di balkon aja,, kayra Marisa aku permisi dulu urus urusan aku sama Noel dulu baru aku kembali kesini !!" ujar Shania sambil menarik tangan Noel kearah balkon.
Noel pun hanya mengikuti saja langkah Shania karena tangannya yang di tarik paksa dengan Shania.
## balkon
__ADS_1
"Noeell kamu mau buat aku malu dan ngerusak acara akikahan anak Kayra ??!! kamu tau gak kenapa aku mau putus dari kamu ha??!!" kata Shania dengan nada yang agak tinggi sembari kesal karena kelakuan dari mantan kekasihnya Noel.
"Aku tahu aku minta maaf Shan... aku salah,, tapi aku gak tau lagi harus ketemu dan menghubungi kamu dan menjelaskan semua ... aku butuh kejelasan dari kamu kenapa jadi seperti ini dan minta putus dari aku Shan.!!" kata Noel sambil memegang kembali kedua tangan Shania.
Shania pun merasa risih dengan perlakuannya Noel lalu dia menghempaskan tangan Noel menjauh dari tangannya.
Sambil menatap langit,, Shania memeluk tubuhnya sendiri dan berkata pada Noel " Noel,, Lo lihat kan itu apa !!? itu 🌙 bulan ... dan di sebelahnya itu 🌟 bintang kan!!" kata Shania .
"Apa maksudnya ini Shan... aku tau itu bulan dan bintang memangnya mereka kenapa ? dan apa hubungannya dengan kita berdua?!!" kata Noel sambil menengadah kearah wajah Shania.
"Gue hanya bisa ikutin apa kata mereka terima perjodohan dari mereka, gue gak mau buat mereka kecewa hanya karena gue mencintai orang lain,, jujur gue cinta masih sangat cinta sama Lo Noel... tapi gue gak bisa hidup mencintai Lo yang baru gue kenal dan meninggalkan serta hancurin perasaan orang tua gue.. Gue ini anak tunggal Noel.. selama hidup keberuntunganku adalah punya mama dan papa yang menyayangi gue.. gue yakin Lo juga masih punya orang tua.. gue lebih baik menghilangkan cinta gue sama Lo dari pada menghancurkan perasaan orang tua gue yang selama ini sayang sama gue tanpa pamrih...!!" kata Shania sambil mata berkaca-kaca.
__ADS_1
Noel yang mendengar itupun memeluk tubuh Shania dengan erat lalu mengatakan"setidaknya dengan seperti ini rinduku terobati Shania,, setidaknya dengan tau kamu masih cinta sama aku semuanya sudah membuatku lega... aku cinta kamu Shania ...sangat dan sangat mencintai kamu...meskipun mungkin ini terakhir kali aku memelukmu sebagai wanita yang juga mencintaiku....!!" kata Noel sambil mengecup kening Shania.
Shania yang mendapat perlakuan seperti itu merasa sangat bersalah memperlakukan Noel dengan buruk sedari tadi.
Shania sadar Cinta mungkin bisa membutakan tapi tidak untuk memaksakan dirinya saat ini adalah kepentingan kesembuhan papanya.
Dia menerima perjodohan karena keinginan papanya supaya perusahaan papanya tidak bangkrut juga diambil alih sama perusahaan milik calon suaminya itu.
Shania pun tersentuh dan matanya mulai mengeluarkan bulir Air mata yang ditahannya sejak tadi.
Siapa yang bilang aku tidak merindukanmu Noel?
__ADS_1
bagaimana bisa dengan mudahnya aku melupakan pria yang paling aku cintai selama ini? gumam Shania dalam hati dan membalas pelukan erat Noel.
bersambung....