
Arfin membaca pesan dari Kayra dengan perasaan yang benar-benar campur aduk antara percaya dan tidak percaya,, di benaknya mengatakan "bagaimana bisa Noel selamat dari kecelakaan maut yang separah ini? apa yang terjadi sebenarnya dan siapa dalang dari semua ini ?!!" gumam arfin.
Dia langsung saja memasuki mobilnya yang tak jauh terparkir darinya dan berkendara kembali ke tempat acara atau lebih tepatnya di rumah Shania.
"Sayang kamu serius kan dengan pesan yang baru saja kamu kirimkan padaku??!" telpon arfin seketika setelah menaiki mobilnya.
"Aku serius... cepatlah kembali baru kita bicarakan dengan lebih detail dan jelas...!!
hati-hati di jalan sayang bye...!!" balas kayra dengan nada serius lalu menutup telponnya.
Setelah dua puluh menit dalam perjalanan akhirnya arfin sampai di rumah Shania...
Dia langsung masuk dengan terburu-buru untuk memastikan apa benar Noel baik-baik saja.
Ketika sampai kedalam ruangan dilihatnya pemandangan yang sungguh mengharukan.
mama Noel menangis sampai sesunggukan sambil memeluk anak lelaki yang di cintainya dengan erat.
Bibir mama Noel begitu bergetar dan mulai bisa berbicara dengan sedikit serak...
"Hikkss..hiksss...ini beneran kamu kan sayang.... mama gak mimpi kan....kamu baik-baik saja ??" tangis mama Noel benar-benar tak tertahankan ketika terbangun dan melihat anaknya dengan rasa tidak percaya.
"iya maa.. ini aku... Noel anaka mama...Ma sudah...sudah ... jangan menangis lagi aku sudah kembali....jangan menangis mama sayangku....!!" kata Noel sambil mengecup wanita yang paling di cintainya itu...
Shania yang sebelumnya itu belum sadar langsung sadar ketika mendengar suara tangis dari mama Noel,,, Shania terbangun dari pingsannya dan menatap lekat pria yang berada di hadapannya... yah itu Noel pria yang seharusnya telah menikahinya beberapa menit yang lalu....
Dengan rasa tidak percaya,, dia terkejut matanya benar-benar terbelalak rasanya seperti mimpi disiang bolong...
baru beberapa menit yang lalu calon ayah mertuanya mengumumkan bahwa anak lelakinya yang akan menikah dengan Shania sedang mengalami kecelakaan.
Namun karena syok Shania pingsan beberapa menit dan di menit berikutnya calon suaminya tiba-tiba datang dalam keadaan sehat walafiat....
"Apa kah ini mimpi ??
benarkah apa yang ada di hadapanku ini nyata?!!!
dia calon suamiku yang tadinya di infokan sedang mengalami kecelakaan!!
apakah dia yang benar-benar masih hidup??
ataukah aku yang sudah mati menyusulnya karena jantungan??" gumam Shania yang masih menatap Noel dengan perasaan yang campur aduk...
ditatapnya ulang-ulang dan dirinya mencubit kedua pipinya agar dia bisa memastikan bahwa apa yang di lihatnya kini adalah kenyataan....
seketika Shania sadar setelah pipi yang di cubitnya itu terasa perih...
__ADS_1
Shania menarik tangan Noel dan memeluk Noel dengan erat dan juga tampak menangis tersedu-sedu karena tidak bisa menahan perasaannya yang sedih dan juga bahagia...
"Sayang.... huhu...hiks...hikss.... ini benarkan... apa kamu ini benar-benar ada???.... apa ini bukan mimpi... hikss...hiks....tadi papamu bilang kamu kecelakaan sayang huhuu... kenapa kamu kecelakaan disaat kita akan menikah ..huhuhhu..kenapa harus saat ini ...??.!!" rajuk Shania dengan lirih yang masih belum percaya....
Shania menganggap dirinya masih tertidur setelah tadi sempat pingsan karna syhokk mendengar berita yang di berikan oleh papa Noel...
"Sayang... apa benar ini kamu???!!"
jawab aku....???! huhu..?!" ujar Shania dengan tangisan yang semakin menjadi mencoba memastikan apa yang dia lihat itu benar-benar adalah Noel.
"Iya sayang ini aku....!! Seru Noel dengan mata yang berbinar-binar sambil memegang kedua pipi shania dan mengarahkan wajah Shania untuk menatap wajah dan mata Noel dengan jelas lalu Noel pun tersenyum dengan lebar,, walau matanya sedikit berkaca-kaca karena menahan air matanya yang bahagia dari rasa syukur yang dia rasakan saat ini.
Noel pun mencium kening Shania dengan penuh cinta agar Shania dapat merasakan ciuman itu nyata di keningnya.
"ayo kita lanjutkan pernikahan kita ini....
Wajahmu yang sudah cantik tidak boleh ada air mata lagi...
sudahhh jangan menangis sayang tenangkan dirimu...!!!
Pak penghulu harus menikahkan kita sesegera mungkin dan dia masih banyak tugas untuk menyatukan pengantin lain lagi sayang...."
jelas Noel sambil bergantian memeluk tubuh mungil calon istrinya yang sedari tadi menangis tersedu-sedu...
"Ayo rapikanlah make upmu sayang... mama akan membantu kalian berdua memperbaiki riasan wajah kalian... Noel sudah datang... jangan cemas...
kata mama Shania mengajak besan dan anak perempuannya itu untuk memperbaiki riasan mereka yang telah berantakan karena tangisan mereka..
"Ayok...!!" ajaknya kembali.
Noel yang menunggu mereka memperbaiki riasan pun langsung di datangi oleh arfin,
lima menit kemudian pak Heri dan pak Prapto datang dan langsung menghampiri Noel dan arfin.
Pak Heri langsung saja memeluk putranya dengan rasa tidak percaya...
"Syukurlahhhh...syukurlah....Benarkah yang di hadapanku adalah anakku...?!
Tuhan benar-benar menyayangi dirimu nak...
papa sudah sangat frustasi takut kamu menjadi korban kecelakaan itu...
Maafkan papa yang sudah membiarkanmu untuk berjalan menaiki mobil itu sendirian..!!" ujar pak Heri sambil menangisi putranya.
"Pah... sudah... ini benaran aku... jangan menangis...
__ADS_1
jangan khawatir pah ... aku baik-baik saja saat ini....
ayo kita lanjutkan akadnya... penghulunya akan pergi jika menunggu terlalu lama....!!"
kata Noel sambil mengusap punggung ayahnya untuk menenangkan papanya yang sempat frustasi itu.
"Hikksss,, baiklah ... mari pak Prapto kita lanjutkan acara pernikahan anak-anak kita... setelah itu baru kita tanya kejelasan kejadian itu kepada Noel...!!" ajak pak Heri kepada pak Prapto.
"Syukurlah nak... kamu tiba dengan selamat... ayo kita lanjutkan... lebih cepat lebih baik....!!" seru pak Prapto sambil memeluk calon menantunya itu.
Semua sudah kembali bersiap,
Akad akan tetap diadakan walau terlambat dan Noel pun langsung saja mengucap ijab kabul dengan lantang dan lancar di depan penghulu serta didepan para keluarga dan para tamu undangan,,
"Saya terima nikahnya,,,
SHANIA SALSABILA BINTI SUPRAPTO DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI !!"
seru Noel mengucapkan semua kata ijab dengan lancar tanpa hambatan apapun,,
lalu di lanjutkan dengan pertanyaan penghulu.
"BAGAIMANA PARA SAKSI ??
APAKAH SAH ??!" dan segera di jawab dengan lantang jawaban "SAH!!!" oleh seluruh tamu undangan dan juga keluarga.
di lanjutkan dengan doa dan doa pun berakhir,, kedua pasangan itu akhirnya melewati ritual pernikahan yang sakral di hari itu meskipun sempat hampir tertunda karena kabar kecelakaan Noel,, namun setelah Noel datang semua ritual pun tetap di lanjutkan.
kedua pasangan itu pun saling bertukar memasang cincin kawin.
Noel mencium kening Shania dan Shania mencium punggung tangan Noel dengan begitu tulus.
bersambung....
Hay readers setelah author cek kembali ternyata dari episode awal si Shania belum dapat visualnya yah.... kali ini author akan mempersembahkan....
...visual Shania Salsabila....
JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL KETIGA AUTHOR YA GUYS...
DI JAMIN CERITANYA ASIK DAN TIDAK BUAT BOSAN....
BARU MASUK 6 EPISODE DI USAHAKAN SETIAP DUA HARI SEKALI DI UP YAH SOALNYA AUTHOR SEKARANG LAGI NGERJAIN 3 NOVEL SEKALIGUS...😍😍😍
__ADS_1