TAK SENGAJA DI TIDURI OLEH SUAMI SENDIRI

TAK SENGAJA DI TIDURI OLEH SUAMI SENDIRI
KENYATAAN YANG MENYIKSA


__ADS_3

SATU BULAN KEMUDIAN


Segala urusan tentang Geri dengan keluarga Noel pun sudah di selesaikan.


Keputusan pengadilan menyatakan bahwa Geri bersalah dan di kenakan UUD pembunuhan berencana.


setiap bukti kejahatan dan saksi sudah lengkap maka dari itu dengan berat hati Geri harus menerima konsekuensinya.


Bukan perusahaan papa Shania yang bangkrut,, kini malah sebaliknya perusahaan Geri dan papanya benar-benar diambang kehancuran.


Jangan di tanya lagi berapa besar kerugian yang harus mereka hadapi.


"Semua gara-gara anak breng***mu itu...


perusahaan kita hancur Badriah....!!" ujar apa Geri dengan emosi kepada Badriah yang tidak lain adalah ibu kandung Geri.


"Kau !!!


terus saja kau salahkan aku dan anakku....!!!


bukankah kau yang memberinya contoh untuk melakukan semua itu!!!


dasar bede*** aku ini sudah berusaha semaksimal mungkin menutupi kesalahannya dan dirimu...


tapi apa?!


kalian anak dan ayah sama saja tidak bisa menjaga nama baikku...


setiap kali aku memarahinya selalu saja kau membelanya...


apa itu yang aku ajarkan kepadanya???!


sekarang kau memarahiku seolah aku yang mengajarinya seperti itu!!!!?"


ujar Badriah tak kalah emosi mendengar kata-kata yang keluar dari mulut lelaki yang sudah beberapa puluh tahun di nikahinya itu.


"Kauuuuu tutuppppp mulutmu itu!!!!


berani kau sekarang membentakku!!!


dasar wanita tak tahu diri.....!!!!


kalau bukan aku yang mengeluarkanmu dari lembah hina itu apa kau akan bermulut besar seperti ini???!!!!!"


"Plaaaaakkkkkk!!!" bunyi tamparan seketika ketika papa Geri mulai menghina istrinya itu.


"kau bilang aku dari tempat hinaaaa Herlambang???!!!


panti asuhan menurutmu adalah lembah hinaaa???!


kau yang pria baj***an Herlambang....!!!


aku menikahimu karna rayuan mulut manis mu itu...!!!


entah bagaimana kau bisa menjadi tuan besar di perusahaanmu seperti kemarin kalau bukan karna dukungan wanita dari lembah hina yang kau katakan tadi....!!!


Besar sekali nyalimu untuk mencaciku....!!!


hari ini juga aku minta ceraaaaaaiiiiii!!!!" ucap Badriah dengan emosi yang sudah sangat memuncak.


"Wanita ja*** kurang ajar kau berani-beraninya menamparku.....!!!!"


Emosi Herlambang papanya Geri sudah sangat memuncak namun sebelum tangannya menggapai pipi Badriah dadanya mulai terasa sesak dan dia jatuh terkulai lemas masih dengan memegang dadanya dengan erat.


Badriah yang melihat hal itupun tak memperdulikan lagi kondisi suaminya itu dan pergi berlalu kekamarnya...


sebelum itu dia sudah sempat memanggil pembantunya yang paruh baya untuk mengurus suaminya itu.


Keduanya kini sungguh-sungguh tersulut emosi,,,


tak ada yang ingin meralat perkataan mereka untuk saling menenangkan....

__ADS_1


kepedulian dan rasa cinta harmonis sudah tidak ada lagi dalam rumah megah itu...


kini hanya tersisa emosi,, emosi,,, dan emosi...


Badriah pun beranjak pergi setelah mengambil beberapa barangnya dari kamar.


Tak lupa dia menghampiri suaminya yang masih duduk lemah di sofa bersama si pembantu untuk berpamitan.


"Aku akan pergi mulai hari ini dan seterusnya....


Aku muak dengan semuanya....


awalnya aku pikir aku akan bahagia ketika menikahimu....


Kau akan menerimaku dengan utuh dan tulus..


Aku berusaha melahirkan benihmu namun apa kau lupa....??!


atau kau pura-pura tidak ingat kalau ketika aku berjuang melahirkan anakmu sendirian di rumah sakit ,,


sedikitpun tidak ku lihat batang hidungmu....


kau tau Herlambang....


aku menangis saat mengetahui dimana hari ketika aku melahirkan darah dagingmu ternyata itu adalah hari terakhir cintaku padamu berlabuh....


Hari yang paling aku benci sampai detik ini karena saat itu aku sedang menatap kelakuan bejatmu bersama sahabatku di kamar tidur kita lewat CCTV yang aku pasang di setiap sudut rumah ini...


aku sangat benci ketika bukan cuma sekali kau hianati cintaku...


kau berulang kali mengacuhkanku untuk menemui wanita-wanita ja****mu itu...!!!


Bahkan kau tidak pernah tahu satu hal selama ini bahwa anak darah dagingmu yang ku lahirkan ternyata sudah tidak ada...!!!" ujar Badriah sambil menitihkan air mata kesedihan dari banyak sakit hati yang telah di berikan oleh Herlambang.


Herlambang yang mendengar hal itu pun bertambah syok dan tiba-tiba terkena serangan jantung.


Badriah yang melihat hal itu hanya bisa menyuruh pembantunya mengurus Herlambang mengambilkan obatnya di kamar.


Anak kita sudah aku kasih ke orang lain agar tidak menderita kekurangan kasih sayang dari orang tuanya yaitu kita...


Kamu tidak pernah memikirkan perasaanku tapi justru lebih sibuk bersenang-senang dengan para wanita lak***mu itu...


Sekarang aku akan bebas dari semua dan satu lagi!!!


Aku benci dengan pria kotor sepertimu Herlambang....!!!" ujar Badriah dengan penuh emosi lalu dengan cepat meninggalkan rumah miliknya bersama suaminya itu.


Semua terasa begitu singkat meskipun tengah bertahan berpuluh-puluh tahun lamanya dengan kesabaran yang ekstra tapi tetap saja Badriah sudah ingin menyerah...


"*Seseorang jika sudah sekali saja menghianati cinta pasangannya dengan berselingkuh,,,


maka tidak akan mudah baginya untuk bertaubat dan tidak mengulanginya...


Karena mencoba akhirnya kecanduan...


Dan untuk kembali ke jalan yang benar itu benar-benar sulit...


Cinta seorang wanita itu sangat berharga...


kalau dihianati sekali maka rasa dalam cintanya pun akan dengan sendirinya terkikis...


jangan karena ingin menikmati sampah sampai akhirnya kamu melupakan berlian berharga di rumahmu....


sekali sampah meski didaur ulang akan tetap menjadi sampah....


sedangkan sebuah berlian meski di hancurkan sekalipun akan selalu berharga dan tak akan mudah terbuang....




Badriah tetap melangkah menuju parkiran mobilnya dan melajukan ke apartemen pribadi miliknya.

__ADS_1



Sesampainya disana dia membaringkan tubuhnya perlahan lalu menatap langit-langit apartemennya itu.



"Sungguh sial nasibku ini...


beruntung aku menjalankan bisnis skincareku dengan uang tabunganku sendiri,,,


kalau tidak kedua pria sialan itu akan membuatku kembali miskin...



Mora,,, hiksss....


maafin mama....


seharusnya mama tidak kasih kamu ke orang lain....



kini mama sendiri dengan masalah yang di perbuat kakak angkatmu itu....



Mama rindu sama kamu nak😢...


Pasti kamu sudah menikah diusia segini...



Maafin mamah yang gak bisa pertahankan kamu disisi mama...


mama hanya mau kamu bisa hidup bahagia...!!"



Gumam Badriah yang sedari tadi meratapi nasib dirinya yang telah memberikan anak gadisnya itu di rawat oleh orang lain...



Semenjak Badriah memutuskan memberikan bayinya itu kepada pasangan suami istri yang telah kehilangan anak mereka seusai melahirkan,, Badriah sudah sepakat tidak akan bertemu dengan bayi kecilnya itu.



Badriah sudah memasrahkan kehidupan anaknya itu kepada kedua pasutri itu.



Hanya harapan Badriah saja yang ingin melihat tumbuh kembang putrinya dari kejauhan jika di beri kesempatan sama Yang maha Kuasa agar bisa bertemu lagi dengan anak yang di kandungnya selama sembilan bulan itu.



Tidak ada seorang ibu yang tidak menyayangi anaknya...


apalagi dia mengandung anak itu dengan penuh kasih sayang...



bersambung.....



Readers sory telat up...


banyak kerjaan authornya...


nih author nambahin kisahnya biar agak panjang di episode kali ini...


__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak yah☺️😘


__ADS_2