
Tiga puluh menit berpacu dengan mobil sportnya yang elegan menuju ke apartemen miliknya akhirnya sampai juga.
Noel pun keluar dari mobil yang sudah di parkirnya setelah itu dia berlalu pergi ke dalam apartemennya.
Ketika masuk...
"Assalamualaikum sayang...!!" ucapnya menggemakan salam kepada sang istri.
Namun bukan jawaban yang ia dapat melainkan suara istrinya memuntahkan seluruh isi perutnya.
"Hoeeekkkk.....
hoekkkk..." beberapa kali terus memuntahkan isi perutnya sampai Shania benar-benar melemas duduk di atas kursi dapur.
"Sayang????!"
kamu gakpapa???
kenapa jadi begini....!!!!" tanya Noel yang melihat wajah istrinya pucat Pasih.
"Aku lelah sayang...
entah kenapa hari ini aku sangat mual dan pusing....
tubuhku pun serasa pegal semua....!!!" jawabnya pelan sambil mengatur nafasnya.
"kita periksa ke rumah sakit ya sayang....
aku khawatir dengan kondisimu saat ini!!!
kamu sudah makan??" tanya Noel sekali lagi sambil mengelap keringat dingin yang bercucuran di dahi wanita yang dia cintai itu.
"Sudah tapi setelah itu keluar lagi...!!!" jawab Shania dengan wajah sayu nya.
Shania hanya bisa pasrah dan menganggukkan kepalanya perlahan pertanda dirinya setuju di bawa periksa.
"Baiklah kalau begitu....
ayo kita pergi....!!!"
ajak Noel dengan terburu-buru sambil memapah tubuh istrinya perlahan dan setelah itu mengambilkan tas istrinya di atas sofa.
Mereka akhirnya keluar dari apartemen nya beberapa saat lalu menaiki lift setelah itu pergi kearah luar gedung apartemen.
Noel mengambil mobil di parkiran dan langsung membukakan pintu kepada istrinya setelah sampai di dekat istrinya.
"Masuklah sayang....!!" ujarnya dengan lembut.
"He'em...!!!" jawab Shania.
__ADS_1
Noel semakin khawatir karna shania bertambah pucat setelah menaiki mobilnya.
mereka melaju ke sebuah rumah sakit dan langsung saja istrinya di baringkan ke ranjang di UGD rumah sakit tersebut.
Setelah di periksa beberapa menit oleh dokter wanita yang sedang bertugas akhirnya dokter memutuskan diagnosanya kepada Noel dan Shania.
"Jadi begini pak....Bu....
sepertinya istri bapak tidak sakit...
Bu Shania hanya mengalami morning sickness diawal-awal.
namun menurut saya justru ini masih termasuk hal yang normal buat istri bapak di awal-awal kehamilan....
untuk lebih jelas baiknya bapak membawa Bu Shania periksa kebagian dokter kandungan....!!" jelas dokter wanita tersebut dengan tersenyum.
"Ma...maksud dokter istri saya sedang hamil ??!" tanya Noel memastikan pendengaran dan kejelasan yang baru saja dokter wanita tadi katakan.
"Iya istri bapak sedang hamil...
Selamat yah pak Noel,,, sebentar lagi Anda dan Bu Shania akan menjadi seorang ayah dan ibu.....
Untuk perkiraan kehamilan sepertinya baru menginjak sekitar beberapa Minggu....!!" jawab dokter dengan di sambut oleh jabatan tangan kepada Noel dan juga Shania.
Noel dan Shania saling menatap tidak percaya dan tak lama mereka pun berpelukan....
air mata Shania tidak tertahankan dengan semua pernyataan yang baru saja ia dengarkan.
seketika Noel mencium kening istrinya itu dengan berbagai macam perasaan yang campur aduk...
"Sayang... sebentar lagi aku akan menjadi seorang ibu hikss....hikss... aku sangat bahagia....!!!" ujar Shania sambil menangis sendu.
"Iya sayang,,,
bukan hanya kamu....
tapi aku akan menjadi seorang Daddy....
aku sangat-sangat bahagia...
terima kasih istriku sayang...
aku sungguh-sungguh mencintaimu...!!"
seru Noel perlahan setelah mencium kening istrinya dan setelah itu dia mencium punggung tangan istrinya dengan penuh syukur.
Dilain sisi dia bahagia...
namun disisi lain dia cukup sedih karena harus melihat istrinya menderita mengalami morning sickness seperti tadi di rumahnya.
__ADS_1
Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pergi melanjutkan pemeriksaan ke dokter bagian obgyn.
sesampainya disana ketemulah mereka sama dokter obgyn wanita yang tidak lain adalah saudara sepupu Shania.
"Tokkk....Tokkk..Tokkk...!!!" bunyi pintu ruangan yang sedang di ketuk.
"Masuklah...!!!" jawab dokter tersebut dengan lembut.
"Assalamualaikum Thalia....!!!" ujar shania dan Dion menyapa dengan salam.
"Waalaikumsallam....Shaniiiiii!!!!!" jawab Thalia dengan sangat gembira.
"Shaniiii Noel.... apa yang kalian lakukan disini???!
so....gue kangen banget Ama Lo shani..
serius....
semenjak nikah Lo udah gak pernah nengokin gue disini.... jahat banget sih....!!!" ujar thalia sambil memeluk Shania.
Thalia sangat antusias menyambut kedatangan sepupu kesayangannya itu.
"Please deh Thaliaaa....
gue mana bisa jahat Ama Lo....
Nih gue Ama laki gue kesini mau periksa kehamilan gue...!!!" seru Shania menjelaskan maksud kedatangannya bersama Noel kepada thalia.
"Haaaahhh serius Lo???
cepet amat jadinya.....
hahahha ya udah deh ayok kita USG langsung....
gue udah gak sabar mau ngecek si calon ponakan gue nih....!!!" ucap thalia dengan mata berbinar-binar.
"Hahaha gue juga baru tau hari ini gue Hamill thaly....
soalnya beberapa hari ini badan gue gak enak banget ....
dan seharian ini gue mual banget baru masukin makanan eh bentaran Tiba-tiba muntah.....
jadi suami gue nyaranin periksa kemari thalia...!!"
ucap Shania dengan sedikit santai.
"Iya ni....
aku gak tega lihat istriku lemas seharian karena susah makan ...
__ADS_1
jadi aku bawa dia kemari....!!!" lanjut Noel.
bersambung...