
Setelah berkemudi beberapa menit, akhirnya Noel dan arfin pun sampai di rumah arfin.
"Assalamualaikum semua.... !" sapa Arfin dan Noel.
"Waalaikumsallam.... ayok mari masuk...!!" jawab semua orang yang berada di dalam rumah.
"Eh Noel.... kamu kesini juga ya??" tanya mama kayra.
"Ah iya Tante... aku ada sedikit urusan sama arfin dan Kayra... ada yang perlu aku omongin sama mereka berdua....!!" jawab Noel dengan tersenyum ramah.
"Oh begitu.... kalau begitu kalian berdua cepatlah cuci tangan... lalu ayo kita sama-sama makan siang di ruang tengah.. pasti kalian berdua laperkan seharian di kantor pasti membuat energi kalian perlu diisi lagi ... !!" kata mama kayra mempersilahkan menantunya dan sahabat anaknya tersebut untuk makan bersama.
"Ahh iya mah,, nanti aku sama Noel ke sana...
Mamah duluan aja... aku mau cuci tangan terlebih dahulu....!!" kata arfin menjawab perkataan mertuanya.
"Ya sudah .. tapi jangan lama-lama yah... kita semua udah nungguin kalian dari tadi sampai perut kami semua sudah mulai keroncongan... !!" kata mama arfin yang tadinya sedang bersama dengan besan wanitanya tersebut.
" Iya... mamaku sayang....!!!" kata arfin.
"Iya Tante kami akan menyusul seusai mencuci tangan dengan bersih....!!" kata Noel kembali.
"Kalau begitu kita duluan yah... ditunggu kalian berdua di meja makan lohhh...!!" kata mama arfin sambil berjalan bersama besannya menuju keruang makan.
Setelah mereka berdua mencuci tangan... mmereka berduapun langsung menuju ke ruang makan dan menghampiri keluarga arfin.
Disana masih ada mertuanya dan kedua orang tuanya arfin serta istrinya Kayra.
"Noeelll....kamu sudah datang??! bareng sama mas arfin yah??" tanya kayra sambil duduk di kursi.
"iya Ra... aku bareng sama suami kamu tadi... aku pikir lebih baik sekalian jalan sama dia...!!" kata Noel.
"Ya udah kalau begitu gak masalah... ayo makan... hidangannya udah mau dingin loh..!! mas arfin ayo cepat duduk... nanti makanannya keburu dingin !!" ajak kayra.
"Iya... sayang... tapi aku pengen ngelihat baby khay dulu.... dia sedang apa?? aku rindu sekali pada putri kecilku itu...!!" kata arfin yang belum juga duduk di kursinya..
"Kamu tenang aja Fin,,, tadi anak kamu udah di kelon sampai tidur...jadi sebaiknya kamu temani kita semua buat makan ... setelah itu selesaikan urusanmu dengan Noel dulu barulah kamu pergi menemui anak gadis mu ....!!" kata mama arfin .
"Ya udah kalau gitu ayo kita makan....!!" kata arfin kepada Noel.
Lima belas menit berlalu setelah prosesi makan siang berakhir, Noel, arfin dan Kayra pun ke ruang kerja arfin untuk mendiskusikan permasalahan Noel dan Shania.
"Lo udah coba hubungi Shania Noel?" tanya arfin.
"Udah ,,, cuma mungkin memang dia lagi menghindar dari gue jadi dia tidak membalas pesan chat dan juga tidak mengangkat telpon dariku...!!" kata Noel kepada arfin.
"Shania memang lagi mencoba menghindar dari kamu Noel,, tapi itu bukan karena keinginannya...
Dia masih mencintai kamu dan selalu merindukanmu Noel...!!" kata Kayra.
__ADS_1
"Tadi aku bertanya padanya tentang alasannya meninggalkan kamu...
dia bilang kalau dia tidak menerima pernikahannya bersama Geri,,,
maka perusahaan milik papanya akan segera bangkrut...!!" kata Kayra sedikit lesu.
"Apakah kamu serius dengan yang baru saja kamu katakan Ra??" tanya Noel kembali.
"Iya aku serius....
aku tidak setuju kalau Shania sahabatku harus menikah dengan pria yang tidak baik hanya karena terpaksa...
masa depannya jauh lebih penting buat hidupnya,,,
Jika dia menikah dengan pria yang salah itu justru akan mempersulit dirinya sendiri....
Jadi Noell,,, aku mohon kamu harus lebih berusaha mendapatkan Shania kembali...!!"
pinta kayra dengan wajah memelas.
"Kamu tenang aja sayang.... percaya saja sama Noel... asalkan dia sudah tau alasan Shania meninggalkannya,, dia pasti akan berusaha lebih keras untuk mendapatkan wanita miliknya....!!" kata arfin yang duduk di samping kayra sambil menepuk bahu milik kayra.
"Yah ... asal aku tau apa alasan Shania... aku akan mencoba mencari jalan keluar sebelum waktu pernikahannya tiba...!!" kata Noel.
"Apa sebaiknya aku membantu permasalahannya pak Prapto untuk menetralkan keadaan perusahaannya supaya pak Herlambang dan Geri tidak memaksakannya??" tanya Noel kepada arfin dan Kayra.
"Jika itu lebih baik,,,
temui saja pak Prapto atau datang saja langsung kerumah mereka...
aku yakin saat mengetahui identitasmu yang sekarang ini akan membuat dia bisa lebih menerimamu sebagai menantu nantinya...!!!" kata arfin memberikan saran.
"benar kata suamiku,,,
pergi dan temui dia dirumahnya...
bahkan jika perlu kita berdua akan menemanimu nanti....
sambung kayra meyakinkan Noel.
"Aku harus banyak mempersiapkan diriku kalau begitu....!!" kata Noel.
"Kapan kamu berencana akan pergi kerumah Shania dan bertemu dengan pak Prapto??" tanya arfin.
"Secepatnya.....
mungkin lusa aku akan kesana....!!!" jawab Noel.
~SISI LAIN SHANIA
__ADS_1
Sepulang Shania dari cafe tadi,, Shania langsung memasuki rumahnya yang tampak sepi karena papa dan mamanya sedang keluar.
Masuklah Shania kedalam kamarnya dan mengambil handphone miliknya yang beberapa hari ini terus disimpannya di dalam tas...
Bagitu mengagetkan melihat semua pesan yang hampir mencapai 300 pesan dari Noel.
Jangankan heran,,, melihat pesan-pesan di chat WA nya saja sudah membuatnya bersedih tidak karuan...
Rindu???
ya sangat rindu.....
Namun apa daya Shania yang sudah terlanjur mengikuti permintaan papanya.
"Kamu selalu menelponku Noel?? selalu mengirimiku pesan pesan indah ini....
aku tidak menyangka kalau kehidupan asmara kita akan berakhir seperti ini...
tahukah kamu semakin di pikir dan membaca semua pesanmu membuatku semakin merindukanmu??
Aku rindu Noel,,,
aku benar-benar merasakan kerinduan mendalam kepadamu,,,
seandainya kamu ada disini...
aku pasti akan memelukmu dengan erat dan tidak ingin aku lepaskan seperti malam itu..."
kata Shania kepada dirinya sendiri yang sedang menatap semua chat dari Noel di dalam handphone miliknya.
"Kamu pikir aku ingin menikah bersama orang lain??
aku benar-benar tidak ingin sayang!!!
seandainya semua ini tidak terjadi karena papa lebih mementingkan urusan perusahaannya...
maka aku tidak akan perlu repot-repot setiap hari harus menangis didalam kamar ini untuk menahan rinduku..huhuhu...!!" kata Shania kembali sambil terus menitihkan air mata.
Semenjak pertemuan dengan Noel malam kemarin,itu justru membuat Shania selalu mengingatnya.
Mengingat beberapa tahun terakhir hanya ada nama satu pria dalam hatinya.
Shania Tidak pernah berpikir kalau berapa lama pun mereka berdua saling mencintai satu sama lain, justru malah bisa cepat berakhir seperti saat ini.
Shania tidak pernah menginginkan pernikahan yang terpaksa ini,,,
apalagi mengingat perkataan Kayra tadi sewaktu di cafe yang membuatnya lebih menyesal dan bersedih...
"Bagaimana bisa aku di nikahkan dan di jodohkan dengan pria tidak berkeperikemanusiaan seperti Geri??
__ADS_1
bagaimana nasibku jika aku benar-benar menikah dengannya dan memiliki anak dengannya nanti !!
bersambung....