TAK SENGAJA DI TIDURI OLEH SUAMI SENDIRI

TAK SENGAJA DI TIDURI OLEH SUAMI SENDIRI
AKU SUDAH DATANG


__ADS_3

Semua orang yang mendengar hal seperti itu sudah sangat panik,,, tak terkecuali sang sahabat Noel yaitu arfin sehingga arfin pun memutuskan untuk pergi ke TKP untuk mencari kepastian dari keadaan noel.



Di dalam mobil pak Prapto yang sedang dalam perjalanan menuju ke TKP noel ada sedikit percakapan yang terjadi antara pak Heri dan pak Prapto.



"Pak Heri... apa yang sebenarnya terjadi??


kenapa Noel jadi kecelakaan seperti ini ??!!" tanya pak Prapto.



"Saya juga tidak tau pak Prapto,,,, setahu saya kemarin kami sudah menyuruh supir untuk mengecek keadaan mobil yang akan di kendarai nya sebagai mobil pengantin...


tapi tau-tau nya tadi pagi sebelum sampai sini mobilnya terasa tidak enak dan dia mengecek lagi....!!"jelas pak Prapto dengan penuh penyesalan.



Ingin rasanya waktu untuk bisa di putar kembali pikir pak Heri,,,


"Jika saja tadi aku tidak meninggalkannya sendirian di mobil yang sudah bermasalah dari awal itu.... Tidak mungkin semua ini akan terjadi.... tidak mungkin di hari bahagianya justru dia kecelakaan...!!" seru Prapto sambil menutup wajahnya yang memerah dan merasa menyesal.



"Sudah ....sudah pak... dari pada bapak khawatir dan meruntuki diri,, sebaiknya bapak minta anak buah bapak buat mengecek keadaan noel di TKP...!" kata pak Prapto.



"Ba...baiklah... coba saya hubungi lagi anak buah saya pak!!" ujar pak Heri sambil mengeluarkan hpnya dari dalam saku baju kemeja dalam jasnya.



"Halo Van... gimana ??? sudah kamu cek keadaan noel??Apa dia baik-baik saja??" tanya pak Heri dengan serius.



"Halo pak... kami sudah mengecek di TKP tapi sayangnya kami sama sekali tidak bertemu dengan Tuan Noel pak!!" seru Avan dari seberang telpon.



"Apaaaaa??? lalu dimana sebenarnya Noel anakku??? cepat cari sampai dapat... hidup atau pun mati kalian harus mendapatkan jasad tubuh anakku sekarang juga!!" perintah pak Heri yang sudah emosi karena mendengar pernyataan dari Avan anak buahnya.



"Apa belum ketemu juga pak Heri???


Kita harus segera kesana .....


Lima belas menit kita akan sampai....


bapak bersabar ya ... saya yakin Noel akan baik-baik saja...!!" ujar parapto dengan menepuk sedikit bahu pak Heri sembari ingin membuatnya sedikit tenang.



~~POV NOEL Insiden Yang Terjadi



Setengah jam sebelum kecelakaan itu terjadi aku sudah merasa ada yang tidak beres dengan mobil pengantinku.

__ADS_1



Aku rasa ada yang sedang ingin mencelakakanku di hari bahagiaku...


Tapi siapa yang breng\*\*k menginginkan ku mati!!!



Dengan tenang aku berpura-pura bodoh dan tidak mengetahui semua itu.



Aku ingin mencari tahu sebenarnya siapa orang jahat yang ingin mencoba membuatku menderita hari ini,, makanya aku tetap mengikuti supir itu.



Namun rasanya semakin lama mobil ini semakin terasa aneh maka dari itu aku menyuruh supir untuk menepi...


dan saat dia berbincang dengan supir papa aku menyempatkan diri untuk Turun dan Berjalan beriringan dengan para pejalan kaki yang bergerombolan tadinya sehingga supir itu tidak menyadari posisiku yang sudah keluar dari mobil itu.



aku mencoba bersembunyi sampai mobil itu dan mobil papa berjalan terlebih dahulu lalu aku menaiki taxi yang sudah ku pesan sedari tadi di dalam mobil.



Setelah ku rasa aman aku pun pelan-pelan membuntuti mobil pernikahanku yang tepat berada di depan mobil taxi yang aku tumpangi.



Rasanya tidak percaya dan hal benar-benar mengejutkanku adalah mobil pengantinku tiba-tiba saja oleng melewati batas jalur kendaraan ketika di jembatan dan akhirnya mobil itu terjun bebas di jurang....




Sayangnya Shania tidak mengangkat telponku.



Aku khawatir ini akan membuatnya sangat terlambat untuk menghadiri acara akad nikahnya ..



Karena masih syok akhirnya aku memutuskan untuk menyuruh si supir taxi untuk berjalan kembali kearah tempat akad namun lagi-lagi kami harus menghadapi kemacetan panjang karena kejadian kecelakaan mobil pengantinku....



satu jam berlalu dan akhirnya semua kendaraan sudah bisa berjalan normal.



Meskipun aku terlambat datang namun aku berusaha untuk tetap tidak membatalkan pernikahan mu hari ini.



disana aku melihat papa dan calon mertuaku serta arfin yang turut serta dengan ayah dan camernya itu,,namun aku memutuskan untuk tidak turun..



aku khawatir kalau aku turun akan sangat lebih membahayakan diriku sehingga aku memilih untuk terus berjalan dan membuat kecelakaan itu seolah-olah ada aku di dalam mobil itu.

__ADS_1



ketika melirik ke salah satu arah saat mobil terhenti karena antrian panjang,, tiba-tiba aku melihat seorang pria yang tengah tertawa keras dan berkata "Dasar breng\*\*\* akhirnya kau mampus juga.... begitulah kalau berurusan denganku....hahhaahaaa!!" kata lelaki itu yang membuat aku terkaget adalah dia ternyata Geri mantan tunangan Shania.



Apa maksudnya?? jadi dia yang merencanakan ini semua...??pekik diriku geram dan emosi.



Rasanya ingin aku cepat-cepat memberinya pelajaran namun aku tetap saja berusaha menahan emosiku yang sudah terlalu membara.



"Kita lihat saja nanti Geri!! dengan senyum aku pun memutar pandangannya kearah lain....



Aku terus saja kesal sehingga lupa kalau adegan seperti ini harus aku iyakan agar dia tertawa puas...



Aku akhirnya tiba di tempat pernikahanku dan di sambut dengan tatapan terkejut dari semua orang yang mungkin saja telah mengira bahwa diriku sudah terlibat menjadi korban kecelakaan tersebut.



Namun ada pemandangan lain yang membuat hatiku teriris sedih...


karena ternyata wanita-wanita yang aku cintai justru masih dalam keadaan pingsan tak sadarkan diri karena mereka berpikir bahwa aku benar-benar mengalami kecelakaan dan tidak akan datang.



Aku mendekati kedua wanita yang paling aku cintai dan mengatakan kepada mereka bahwa "Aku Sudah datang !!" lalu ku ciumi ke dua wanita itu dan mereka pun akhirnya tersadar dan memelukku sambil di iringi tangis yang luar biasa kerasanya....



Calon ibu mertuaku yang sangat kaget langsung menelpon papa dan papa mertuaku untuk segera kembali namun ku katakan agar jangan memberitahukan tentang diriku yang sudah tiba di tempat pelaminan.



Ibu mertuaku hanya mengangguk ketika mendengar penjelasan singkat dari ku lalu dia mendesak mereka untuk kembali ke rumah.



"Assalamualaikum pah... pah cepat pulang ajak pak Prapto juga....!!" kata mama Shania dengan terburu-buru.


"Waalaikumsallam ada apa ma? kenapa harus pulang sekarang...? papa sama pak Prapto masih menunggu identitas korban yang meninggal terjatuh dari jurang ini...!!" kata papa Shania.


"Gak perlu pah cepat pulang.... mama pusing penghulunya sudah mau pergi....jangan lupa untuk kasih tau arfin juga agar kembali secepatnya... cepat pa!!" perinta mama Sania masih tidak jelas meminta mereka pulang cepat-cepat.


"Ya udah iya ma... papa pulang...!! tunggu di rumah!!" seru pak Prapto kepada istrinya yang sedang menelpon.


"Iya pah hati-hati di jalan.... mama tunggu jangan lama....!!" kata istrinya sembari menutup telpon.


Kayra yang melihat Noel dengan rasa aneh pun langsung mengirim pesan pada suaminya bahwa Noel tidak kenapa-kenapa malah dia tampak sehat seperti biasa.


Arfin saking khawatir dengan sahabatnya itu dia pun langsung mencoba ingin menelpon anak buahnya namun terhenti niatnya itu ketika melihat pesan dari Kayra.


bersambung.....


jangan lupa tinggalkan jejaknya ya readerss,😘😘

__ADS_1


__ADS_2