TAK SEPERTI HARAPANKU

TAK SEPERTI HARAPANKU
TAK SEPERTI HARAPANKU


__ADS_3

Semua berawal dari dua bersodara, bernama Sutra dan Arjuna. Kedua kaka beradik ini sangat akur pada mulanya, namun perubahan itu terjadi ketika sang kaka(Arjuna) menikah.


Mulanya Sutra sangat mengharapkan Arjuna menikah, karena selain umurnya yang sudah berumur Tiga Puluh Tahun, menurut Sutra kakanya sering melamun ketika di Rumah, setelah kekasih pertamanya meninggal.


Part1


*MELIHAT ARJUNA BERSAMA WANITA*


Pagi di teras Rumah.


Saat Arjuna menikmati secangkir Kopi, dan entah tengah memikirkan apa? seperti kebiasaanya melamun, bak ada yang tengah di fikirkannya.


Shera yang tengah menyapu Ruang Tamu dan telah sampai di ambang pintu, tiba tiba melihat Arjuna Melamun, ia pun mengagetkan Arjuna yang tengah duduk di kursi Teras Rumah mereka.


"duarr!" Teriak Sutra sembari menghempaskan satu kakinya dan menepuk bahu Arjuna, Arjuna pun terkejut karena ulah Sutra lalu ia hanya menoleh sepintas pada Sutra dan mengatakan,


"ah kamu, ngagetin ajah!"


"ya, lagiyan melamun terus," terang Sutra, "mikirin apa sih?" tanyanya.


"dih kepo," jawab Arjuna, "gak kuliah kamu? Ucap Arjuna berbalik tanya pada Sutra.


"yah kepo," jawab Sutra,


"wah ngeledek," ucap Arjuna sembari melirik dan menoleh pada Sutra,


Sutra pun hanya tersenyum lebar meledek Arjuna.


Arjuna yang gemas pada Sutra, lalu berdiri bak ingin menerkam Sutra, Sutra yang tau sifat Arjuna yang terkadang gemas padanya mengambil posisi untuk lari menghindarinya.

__ADS_1


Dan benar! saat Sutra tersenyum lebar, Arjuna bangun dari duduknya teriak mengagetkan diri nya,


"aaaaaaaarrrrrggghhhh!" teriaknya lalu berlari mengejar Sutra, "sini kamu Sutra!" ucapnya kembali


Marekapun berlari saling kejar bak anak kecil, di ruang tamu sang mamah yang tengah membawakan kopi untuk papa mereka, terkejut karena ulah Arjuna.


"eh, Arjuna! Hati hati dong!" seru sang mamah, "dasar dua anak itu, sudah gede masih kaya anak kecil ajah!" ucapnya geleng kepala melihatnya.


Lalu Papa Sutra dan Arjuna pun keluar dari kamarnya, dan bertanya pada mamah Sutra, "apa si mah, pagi pagi udah heboh,"


"itu loh Arjuna sama Sutra, biasa mereka," ucap Sang mamah.


Sebutlah papa dan mamah mereka ibu Mawar dan Bapak Hendro.


***


Setelah lelah berlarian tidak jelas, mereka beristirahat berbaring berlawanan posisi, seperti biasa! Arjuna jika sedang mood senang bertukar fikiran dengan Sutra.


Di hari libur kerja Arjuna sebagai pegawai Bank dan Sutra yang masih kuliah semester akhir menghabiskan waktunya bersama, walao terkadang mereka bertengkar, tapi normal sebagai pertengkaran kecil kaka beradik yang suka berselisih.


Di tempat tidur Sutra.


"ka, kenapa sih? Ko kaka betah banget sendiri?" tanya Sutra


"bukan betah Sutra, tapi memang belum ada," jawab Arjuna


"apa kaka masih mikirin tunangan kaka yang sudah meninggal? Karena aku lihat, kaka sering banget melamun!" ucap Sutra


"tidak Sutra, memangnya kenapa? Toh kaka tu gak pernah melamun ko," ucap Arjuna

__ADS_1


"isz, gak pernah melamun apa? Buktinya tadi kaka melamun di depan Rumah!" ucap Sutra


"ya memang sih, tapi bukan melamun dia," jawab Arjuna.


"terus melmunin apa dong?" tanya Sutra


"pengen tau ajah!" ucap Arjuna lalu bangu dari rebahannya, "o, iya, kaka jam sembilan pagi ini, ada janji sama teman, kaka keluar dulu ya, bay! adeku yang cengeng," ledek Arjuna sembari mencolek dagu Sutra lalu pergi.


"ih apaan si gak jelas, di tanya malah pergi! hemmm..." ucap Sutra


****


Singkat waktu.


Di luar gerbang menuju halaman Kampus, Sutraa yang tengah menunggu sahabatnya, tak sengaja Melihat kakanya yaitu Arjuna melintas melalui jalan depan kampus Sutra,sang kaka yang berboncengan dengan wanita, membuat hati Sutra bertanya tanya


"Ka Arjuna... Dia berbocengan dengan cewe? Siapa wanita itu? Dia bilang belum punya?" gumam Sutra sembari terus melihat lajunya sang kaka.


Tak lama kemudian Sutra pun di kagetkan oleh kedatangan temannya yang berjalan diam diam di belakangnya.


"wooiiii!! Teriak teman Sutra


"aiissz kamu, ngagetin ajah," ucap Sutra


"liatin apaan kamu? Serius amat," tanya teman Sutra


"oh, enggak, udah ayok kita pergi," ucap Sutra


***BERSAMBUNG***

__ADS_1


__ADS_2