
Part 2
*Dia Kekasihku*
Setelah Sutra Bertemu temannya, ia pun melupakan sejenak akan kakanya, Arjuna.
Di perjalanan.
Menuju Rumah Teman dekatnya, tiba tiba mobil yang ia tumpangi bersama temannya mogok di tengah jalan, dan jauh dari bengkel, ia dan temanya pun kebingungan karena hanya dua perempuan dan tidak ada teman yang lain.
"Sutra bagai mana ini, mobil aku mogok, mana kita hanya berdua lagi haduh," celetuk temanya mengeluh.
Melihat Mobil yang akan melintas Sutra pun nekat mencegat tanpa berfikir, Sutrapun teriak sembari memberi aba aba,
"berhentiii.... Oyyy! Tolong!" teriak Sutra, membuat temanya geleng kepala sembari meletakan kedua tanganya di pinggang.
"sudah Sutra, malu!" seru Temannya melepaskan kedua tangannya dari pinggang.
Dan pada akhirnya ada satu pengendara Mobil yang kasihan pada dirinya dan Temanya.
Pengendara mobil berwarna hitam itu berhenti di hadapan Sutra, tak butuh waktu lama sopir ganteng itu pun keluar dari Mobilnya dan mendekati Sutra.
"ada yang bisa saya banting!" tanya Cowok tersebut membuat Sutra mengerutkan kedua alisnya, namun dengan terpaksa ia pun menjawab, karena butuh.
"i-ia ada, tolong! Mobil teman saya mogok, kamu bisa bantu gak?" ucapnya.
Lalu cowok itu pun mencoba memeriksa mobil Temanya tersebut, sementara dirinya berkata dalam hati,
"Ganteng si, tapi aneh." sembari mengawasinya.
Dan dirinya pun tak sadar Temannya memperhatikan dirinya yang tengah fokus melihat Cowok tersebut.
Lalu Temanya mendekati dirinya dan mendekati telinganya, " hayooo suka yaaa..." bisik temannya
"isz, apaan sih," lirihnya
"eham, ham," deham cowok tersebut mengetahui dirinya tengah berbisik dengan Temannya.
Seketika sutra dan Temanya terdiam, tak memakan waktu lama Cowok tersebut mendekatinya,
"Mobil Teman kamu biar saya service dulu, sepertinya ada yang kurang beres ,kamu bisa kasih saya No handpone kamu?" tanya Cowok tersebut, "kamu tidak usah hawatir, Mobil teman kamu aman, kalao kamu tidak percaya kamu telefone Sekarang no bengkel ini dan datang langsung ke bengkel itu," imbuhnya
"oke aku percaya ko," jawab Sutra
"kalao tidak, begini saja kalian saya antar ke bengkel ini sekalian, nanti saya antar kalian pulang," ucap cowok tersebut menawarinya sembari menunjukan foto bengkel di handponenya
"baik sekali hemmm" sembari melihat cowok tersebut Sutra berkata dalam hati.
"bagai mana? Mau tidak. Ya dari pada aku di bilang p*r*mp*k ,"sembari melipat kedua tanganya Cowok tersebut bertanya kembali.
Teman Sutra yang melihat Sutra terdiam lalu menegurnya.
"Sutra! gimana? Mau tidak?" tanya teman Sutra sembari menepuk bahunya.
"a-iya iya gimana?" Sutra terkejut dan tanya kembali
Sementara Cowok tersebut tersenyum melihat Sutra, lalu bertanya sekali lagi.
"kamu mau tidak Sutra?, aku tidak punya banyak waktu, aku masih banyak urusan, kamu percaya tidak?" ucap Cowok itu lagi
"iya iya, em-ko kamu tau nama aku?" ucap Sutra
__ADS_1
"kan teman kamu yang bilang, " jawab Cowok tersebut, "dan sekarang mending kalian ikut aku, aku kasih tau bengkelnya," ucapnya kembali
"ya udah deh ayok," jawab Sutra
Lalu Cowok itu pun membukakan pintu Mobil untuk Sutra dan Temannya.
****
Di perjalanan
Sutra! yang duduk di samping Cowok tersebut yang tengah menyetir,menoleh dengan ragu, namun dalam hatinya penasaran dengaan nama si Cowok.
"e-em dari tadi aku belum tau nama kamu, boleh aku tau nama kamu?" tanyanya dengan malu malu
"boleh, namaku Raffa, masih ada yang perlu di tanyakan?" tanya Raffa, "oke Namaku Raffa putra, aku tinggal di perumahan mawar, no3 jalan ahm--"
"em cukup cukup, oke sudah cukup ya," potong Sutra lalu tersenyum heran
"eham eham," deham Teman Sutra
Sutra menoleh kebelakang dan memberi kode pada Temanya.
Raffapun tertawa meringis sembari fokus menyetir.
Setelah setengah jam perjalanan akhirnya Sutra dan Temanya juga Raffa sampai di bengkel Mobil, Sutra dan Temanya pun turun dari Mobil Raffa, begitu juga Raffa.
"nah ini bengkel mobilnya, jadi besok Teman kamu ngambil mobilnya di sini, dan ini nomer handpone saya, kamu kalao tidak perca--" "iya iya udah aku percaya ko, kamu gak usah hawatir" potong Sutra
"baguslah," ucap Raffa
Setelah berbicara banyak dan telah menemani Temanya mendaftarkan Mobilnya Sutra pun bicara pada Raffa untuk pulang menggunakan taxi, namun setelah Raffa bertanya arah Rumah Sutra, ternyata Raffa melewati jalan menuju Rumah Sutra yang akhirnya Raffa pun menawari Sutra untuk pulang bersama.
"kamu sama aku ajah, tapi buat Teman kamu maaf soalnya berlawanan arah jadi tidak bisa bareng,"ucap Raffa
"e-tapi--" " sudah gaak apa apa itu ada Taxi buat Teman kamu." potong Raffa lalu mencegat Taxi tersebut
"ya sudah Sutra, Raffa , makasih ya.. aku buruan, bye! " ucap Teman Sutra lalu masuk ke dalam Taxi yang sudah menunggu.
Sementara
"ayok Sutra masuk," ucap Raffa yang sudah membuka kan pintu mobilnya untuk Sutra
"em-iya," jawab Sutra lalu masuk kedalam Mobil Raffa.
****
Di perjalanan kembali.
Sutra yang ceria! Berbeda ketika sudah di samping Raffa, dirinya merasa malu, dan gerogi di samping Raffa.
Sementara Raffa yang memang pendiam tetapi lucu tiba tiba mengejutkan Sutra dengan pertanyaanya.
"Kamu sudah menikah?" tanya Raffa yang ngawur
"hah! Bicara apa tadi?" sentak Sutra yang terkejut.
"aku bilang, apa kamu mau sama aku?" ucap Raffa semakin membuat Sutra mlongo
"kamu itu, tanya apa ngigao sih?" dengan heran Sutra bertanya kembali.
"kamu lucu, pemberani, juga pecicila. Meliat kamu, kenapa aku degdegan ya?" ucap Raffa
__ADS_1
"astaga cowok ini, diem tapi bingungin, omonganya bikin gedeg, ganteng sih tapi dia bicara gitu sadar gak sih?" sembari menoleh pada Raffa, Sutra bicara dalam hatinya.
"jangan Takut Sutra, aku bukan cowok nakal, gak perlu gitu kali liat aku." ucap Raffa dengan pandanganya yang fokus menyetir.
"aku cuma bercanda.
Tapi kalo kamu mau beneran juga gak papa," ucap Raffa sembari tersenyum
Sementara Sutra hanya diam heran.
Dirinya yang sudah hampir sampai di depan Rumahnya menunjukan jalan pada Raffa untuk dirinya Turun.
"em, Raffa berhenti di depan gerbang itu ya!" ucap Sutra
"oke tuan Putri,"ucap Raffa
Sutra hanya tersenyum dan geleng kepala.
Sampai di gerbang depan Rumah Sutra, Raffa pun menghentikan laju Mobilnya, lalu Sutra pun turun dari Mobil Raffa.
"Makasih ya Fa, salam kenal," ucap Sutra tersenyum.
"iya Sutra sama sama," jawab Raffa membalas senyum lalu menutup kaca mobilnya dan pergi sementara Sutra pun masuk kedalam Rumahnya.
Sampai di dalam Rumah, Sutra masih tak sadar jika ada barang miliknya yang tertinggal di Mobil Raffa, Sutra yang tengah menemui mamahnya di Kamar tiba tiba mendengar bell Rumah berbunyi, Mamahnya pun bertanya padanya,
"Sutra, sepertinya ada tamu?" tanya Ibu Mawar
"ia deh mah! tapi mamah aja deh yang bukain pintu, Sutra capek pengen tidur. Sutra tidur di kamar mamah ya?" ucapnya lalu berbaring
"Yee kamu ini, ya udah mamah ke depan dulu." Ibu Mawar pun kedepan dan membukakan pintu untuk tamu tersebut.
"Sore Tante," ucap Raffa
"iya Sore, cari siapa ya?" tanya Ibu Mawar
"saya Raffa pacar Sutra Tante, Saya cari Sutra," dengan lancangnya Raffa mengaku kekasih Sutra.
"owh Pacar Sutra? ya ampun maaf ya Tante gak tau, ya udah ayok masuk dulu nak Raffa, Sutra baru saja nyampe di rumah, bentar ya," ucap Ibu Mawar lalu memanggilkan Sutra,
Tak butuh waktu lama setelah Ibu Mawar memanggil Sutra, Sutra pun keluar dan terkejut ketika melihat Raffa duduk di ruang Tamu.
"Raffa.." ucapnya lalu duduk di kursi yang beriringan denganya.
"Sutra ko punya pacar gak bilang bilang mamah?" ucap Ibu Mawar yang mengikuti Sutra
"he... Iya mah," ucap Sutra dengan hati gemas
"kekasihku dari hongkong!" gumamnya
"Sutra, nih dompet kamu ketinggalan di Mobil aku," ucap Raffa sembari menyodorkan dompetnya
"loh ternyata abis pergi bareng to?" ucap Ibu Mawar
"e-enggak mah--" " tega banget kamu Sutra," potong Raffa
" gak usah malu malu Sutra," ucap Ibu Mawar
"haduh dia kekasihku donk, kali ngimpi aku," ucap dalam hati Sutra
****BERSAMBUNG****
__ADS_1
"