Tak Tahu

Tak Tahu
1


__ADS_3

"kak...!!!" teriak Vera menyambut rivka depan pintu saat ingin masuk ke rumah


"kenapa?!" tanya rivka ketus


"tadi Tante Gita di telpon sama om lie katanya kita semua ikut perbauran di Surabaya dari tanggal 22- 27 bulan ini!"


rivka yang baru datang kaget dan menghempaskan tubuhnya ke kursi tamu sambil menarik napas panjangnya


"truss?" tanya rivka serius,sambil terlihat juga wajahnya kelelahan karena rivka sekolah sambil berkerja sebagai seorang paruh waktu di restoran makan,padahal rivka lahir di keluarga yang bisa di bilang mampu tapi tidak membuatnya menjadi malas bekerja dan memilih menghasilkan uang sendiri


" yah Tante Mei sama Tante Gita yah gak mau ikut!" jelas Vera


"om lie marah-marah tadi di telpon! bilangnya besok tanggal 20 akan ada orang dari Semarang yang menjemput ke sini! tante Gita langsung matiin ponselnya!"


"baru aja pulang udah ada masalah! hidup gak tenang apa-apa di atur!" pikir rivka sambil menyandarkan kepalanya di kursi dan memejamkan matanya, walaupun ia anak yang patuh dan penurut tapi dalam dirinya juga masih mempunyai sisi berontaknya


"kapan datang ka?" tanya Gita tantenya kepada rivka,sambil ikut bergabung duduk di sampingnya


"baru aja" jawab rivka sambil tersenyum kepada tante gita


" tadi kata om apa?" tanya rivka berterus terang,dengan wajah letih karena usai pulang bekerja


"biasalah,ngomongin sidang segala!" ucap tanya Gita dengan raut wajah yang nampak tak senang ketika membahas prihal kakak lelakinya

__ADS_1


"trus tante ikut enggak?"


" enggak banyak kerjaku,besok juga tanggal 25 ada acara natal di gereja sini! kenapa harus jauh-jauh sampai ke Surabaya sana!" jelas Tante dengan nada kesalnya


"ya kalau kalian berdua mau ikut silahkan!"


tawar tante Gita padanya


"aku juga bingung soalnya aku juga kerja!" jelas rivka sesekali memejamkan matanya,sambil berpikir keputusan apa yang harus di ambil jika di tolak ini akan membuat om lie kesal pastinya


"kalau aku ngikut aja" ucap Vera mencairkan suasana


"kalau kamu berangkat sendirian aja gak papa kah Vera?" tanya rivka sambil sedikit tersenyum


"lahhhh kok kayak gitu?.." raut wajah Vera seketika berubah dengan bibir yang mengerucut tak senang


"beneran...??" tanya Vera menyakinkan kembali


"iyaa benar kalau gitu aku mau ke kamar dulu..." ucap rivka


"oke deh kalau gitu" ujar Vera dengan senyum gembira di wajahnya


"gak mandi kak?" tanya Vera yang membuat rivka menelan liurnya..

__ADS_1


"ya kan taruh tas ambil handuk dulu baru mandi" jelas rivka dengan nada yang panjang sambil menggelengkan kepalanya berjalan menuju kamar


...----------------...


"hallo Ben...?" rivka menelpon teman dekat nya


"iya ada apa riv?"


"emmmm Ben aku minta tolong ke kamu untuk sampaikan ke pak Steven kalau aku ambil ijin cuti dulu yah selama seminggu... bisakan..?" tanya rivka menyakinkan Beni


"gimana yah riv....sebenarnya bisa sih tapi kenapa kamu gak langsung hubungi pak Steven langsung aja kan kamu ada nomornya..." jelas Beni


"rivka menghembuskan nafasnya perlahan"


Ben aku... aku gak nyimpan nomornya dan kalau pun aku simpan aku malas menghubunginya entar jadi panjang ceritanya tolong yah bantuin aku......" pinta rivka memohon..


"ok deh riv bisa tapi kalau boleh tau kamu mau ke mana?


"aku mau ke Surabaya Ben berangkat besok siang ada acara di sana soalnya."


"ohhh ok ok deh riv semoga acaranya lancar dan kamu selamat sampai tujuan,kalau gitu aku akhiri dulu yah mau pergi antar ibu ke tempat saudara hehe..." ucap Beni ingin mengakhiri percakapan


" emmm iya Ben terimakasih"

__ADS_1


"fyuuuuu......setidaknya dengan seminggu di Surabaya aku jauh lebih baik..."


rivka sambil tersenyum menatap indahnya pemandangan malam di luar rumah rasa rindu terhadap kedua orang tuanya tentu saja sudah sangat besar yah walaupun baru setengah tahun di Semarang karena pendidikan rivka harus berpisah dari kedua orang tuanya,kebetulan kakeknya menikah lagi dengan orang Semarang dan sekalian juga membeli rumah di Semarang jadi pendidikannya di lakukan di Semarang dan tinggal bersama dua orang tantenya yang satunya sudah bekerja dan satunya lagi masih kuliah dan mempunyai adik sepupu juga hehe namanya Vera dia masih SMP kelas sembilan oh iya yang kakeknya rivka nikahi itu adalah nenek sambung sedangkan nenek asli mereka meninggal saat rivka masih sangat kecil karena penyakit tumor yang menyerang beliau..


__ADS_2