Tak Tahu

Tak Tahu
11


__ADS_3

"angkat galon aja gak bisa! gak usah kerja kalau begitu!"


ujar salah satu laki-laki dengan postur tubuh yang gagah dia seorang bodyguard yang sedang memaki lelaki paruh


baya tersebut


"maafkan saya pak!! saya betul-betul tidak sengaja!"


ujar lelaki paruh baya tersebut ketakutan


"Tasya kamu kenal siapa mereka?"


tanya Rivka penasaran,dengan masih tetap mengawasi


"iyaa aku kenal itu Ko Kevin!,diaa...anak orang yang punya hall ini!"


jelas Tasya


"ohh pantaslah terlihat sangat angkuh! masih ada orang kayak gitu sekarang yah,kirain cuman ada di cerita komik-kamik aja!"


ucap Rivka kesal


"Riv kayaknya kita gak boleh ikut campur,takutnya nanti kita kenapa-napa!"


ujarnya memperingati Rivka


"iyaa aku pun takut tapi kasihan bapaknya kan!" ujar Rivka merasa simpati terhadap lelaki paruh baya tersebut


"yahh orang kecil kayak aku mau ngelawan juga percuma! bakalan kalah sama uangnya! apa-apa sekarang serba uang!apalah dayaku"


ujar batin Rivka


"iyaa aku pun kasihan cuman nanti kita bantu pas mereka pergi!"


ujar Tasya


"hemm boleh tuh!,kita tunggu di tempat yang tadi aja!"


ujar Rivka


"Anda masih mau kerja atau tidak?!"


tanya lelaki muda tersebut yang bernama Kevin


"masih pak!"


jawab lelaki paruh baya tersebut dengan masih bersujud


"lain kali tolong untuk berhati-hati! saya tidak suka anda mengotori baju saya! Anda membuang waktu saya! Anda paham?!!"


ujarnya dengan suara datarnya dengan penuh penekanan,di tambah lagi sikap angkuhnya yang tak pernah ketinggalan

__ADS_1


"saya paham pak!"


ujar bapak tersebut dengan ketakutan sampai tak berani memandangi wajah Kevin sedikitpun


Kevin langsung pergi meninggalkan lelaki paruh baya tersebut dan salah satu bodyguard nya menendang keras galon tersebut ke pinggir sehingga membuat suara yang sangat berisik


"yokkkk Riv..."


ajak Tasya yang melihat anak buah Kevin sudah mulai menjauh


"bapak mari kami bantu!"


bergegas menghampiri bapak tersebut membantu dia untuk bangun


"pak baju bapak basah! apa bapak ada baju lainya?"


tanya Tasya


"iyaa saya ada!"


ujarnya sedikit gemetaran


"kalau begitu bapak ganti baju dulu nanti biar kami yang membersihkan lantainya!"


ujar Rivka


"tidak usah nak!! nanti saya di marahi lagi!"


"tidak apa pak asalkan jangan ada yang tahu saja!"


ujar Tasya menenangkan


"terimakasih banyak!"


ujar bapak tersebut yang langsung pergi untuk mengganti bajunya,sementara mereka berdua mengepel lantai yang basah


"ehh Rivka,Tasya ngapain?"


tanya seorang laki-laki yang tengah manghampiri mereka


"ehhh ko Andre!"


ujar Rivka tersenyum menyambut kedatang Andre


"ini ko tadi saya gak sengaja menjatuhkan galon air nya jadi pecah deh hehe!"


ujar Rivka berbohong


"mau Koko bantu?"


tanyanya menawarkan diri

__ADS_1


"iyaa ko boleh... minta tolong angkat kan galon yang baru ke situ!"


tunjuk Tasya dengan senang hati


"ok di laksanakan!"


sambil mengangkat galon dan mengisinya di dispenser


"kenapa harus berbohong? kenapa tidak mengatakannya dengan jujur saja!"


ujar batin Andre yang bersedih


"terimakasih banyak ko kini kerjaan kami sudah selesai berkat bantuan Koko!"


ujar Tasya,berterimakasih berkat pertolongan Andre pekerjaan mereka menjadi selesai


"iyaa sama-sama,tapi kenapa bisa jatuh galon nya bagaimana caranya kamu mengambil airnya Rivka? apakah kamu meminum airnya langsung melalui galon nya?"


Rivka dan Tasya saling bertatapan satu dan lain bingung bagaimana harus menjawabnya


tadi....itu gak sengaja saya menyenggol galon nya ko pas rivka mau minum!"


jelas Tasya dengan terbata-bata


"ohh begitu..... sudah minumnya?"


tanya Andre kembali


"sudah ko!"


jawab mereka berdua serentak sambil tersenyum


"bagus dehh gelasnya gak kamu telan kan? soalnya gak ada gelas sama sekali di sini!"


ujar Andre menyinggung mereka berdua


"enggak tenang aja! kalau begitu kami mau ke atas dulu yah ko!"


ucap Tasya yang langsung menarik tangan Rivka untuk segera pergi


"kenapa kita gak jujur aja tadi sama ko Andre,Tasya?"


tanyanya dengan berbisik-bisik


"dulu ko Andre orang kepercayaan ko Kevin! tapi aku kurang tau kalau sekarang pokoknya jangan percaya deh hehe entar pas ko Kevin tau kita yang bersihin kasihan bapaknya entar di pecat lagi! kamu gak kasihan?"


jelas Tasya


"kasihanlah!"


ucapnya dengan tegas sambil terus berjalan

__ADS_1


__ADS_2