Tak Tahu

Tak Tahu
9


__ADS_3

"jadi bagaimana?"


tanya Andre sambil menatap Rivka untuk yang kedua kalinya memberikan arti seakan menyuruh dirinya yang duduk di depan menemaninya


"sepertinya saudari Rivka yang harus duduk di depan!" jelasnya dengan tersenyum tipis


"apakah tidak bisa kalau saya duduk di belakang saja?!" bertanya dengan nada tinggi sambil menatap mata Andre


"Halah bilang aja senang gitu!" celetuk vera yang kelihatan mulai jenuh


"ya Tuhan...."


ucapnya sambil menghela nafas nya bersabar


"lagian tidak sopan membiarkan kursi depan kosong! bagaimana jika saya mengantuk apa yang terjadi di saat saya menyetir?"


"empat jam itu bukan waktu yang sebentar saudari bayangkan..."


"iyaa saya duduk di depan,saudara.....!"


jawabnya memotong pembicaraan Andre


"ohh iya ko kakak sepupu saya ini pemabuk!" ujar vera sambil tertawa meledek Rivka


"ohh yaa..?" tanya Andre sambil melihat Rivka


"saya sudah membawa plastik dan Antimo Koko tenang saja!" ucapnya dengan ketus dan cuek


"ada apa dengan Vera tidak seperti biasanya begini kenapa....?! apa karena tadi malam?ahh sudahlah" ujar batin Rivka kembali melamun


"hemm Koko? panggilannya lumayan tidak buruk!" ujar batin Andre


di sepanjang perjalanan mereka hanya berdiam-diam sambil mendengarkan musik yang di nyanyikan oleh Meghan Trainor


no...... we're not promised tomorrow so i'm gonna love you like i'm gonna lose you and i'm gonna hold you like i'm saying goodbye


"apa lagu nya kurang bagus?" melihat Rivka yang tengah diam termenung


"hah...?"


tanyanya dengan bingung


"lagunya kurang bagus?"


tanyanya ulang

__ADS_1


"bagus kok ko!"


sambil tersenyum


"ohh syukur deh saya kira gak suka!" ujarnya,tapi Rivka tidak terlalu merespon dirinya entah apa yang dia pikirkan


"saudari Rivka kenapa tidak panggil saya saudara lagi?" tanyanya memulai percakapan kembali


"hemm saya pikir Koko sudah tua!" jawabnya dengan tersenyum


" hahaaa memang saya sudah tua,umur saya sudah 30 tahun!" jawabnya dengan bangga


"wahhh om-om!" celetukannya sambil tertawa-tawa


"ku kira umurnya masih 25 an! hehe ternyata salah tapi gak kelihatan tua" ujar batinnya


"letak lucunya di mana...?" tanyanya dengan wajah tanpa ekspresi sama sekali entah dia marah atau bahagia sungguh tak terlihat dari raut wajahnya


"haha.. dia memang begitu ko orangnya! padahal kan Koko enggak setua itu! Koko mah ganteng!" celetuk vera dari belakang yang langsung maju di bagian tengah antar kursi depan Andre dan Rivka dengan maksud merayu Andre


"tidak....!"


teriak Rivka dengan tiba-tiba


"bukan begitu maksud saya,saya salah maafkan saya ko!" sambil menundukkan kepalanya menghadap Andre,dengan perasaan yang tak enak


ujar batin Rivka kecewa dengan perkataan Vera


"heyy saya hanya bercanda jangan sedih!" rayu Andre dengan tersenyum lebar kepada Rivka yang kelihatanya sedih dan mengabaikan ucapan maya


"ohh iyaa ko terimakasih!" jawabnya dengan singkat dan kembali menyandarkan kepalanya di kursi sambil melihat pemandangan di luar


Brizzzz!!!! (suara ponsel Rivka)


"haiii Rivka kamu sudah berangkat?"


tanya Beni menghubungi dirinya,yang membuat Rivka kembali tersenyum


"iyaa sudah Ben!"


jawabnya dengan emoticon tersenyum


"mabuk tidak?"


"puji Tuhan enggak Ben di sini AC nya nyaman aromanya kopi gitu!"

__ADS_1


jelasnya


"ohh ya tapi kamu suka minum kopi gak?"


"enggak Ben hehe aku hanya menyukai aromanya!"


jawabnya sambil tersenyum


"lucu yahh ponsel nya?!"


tanya Andre yang dari tadi tengah memperhatikan ya


"hah....? gak ada yang lucu kok!"


jawabnya dengan wajah polosnya,tak tahu apa yang di maksud Andre


Brizzz!!!


ponsel Rivka kembali berbunyi


"hemm syukurlah kalau begitu Rivka,jaga kesehatan,jaga diri yah di sana! aku tunggu kamu pulang hehe"


"iyaa Ben kamu juga yah....Ben kayaknya aku mulai ngantuk aku akhiri yah byee!"


"iyaa Rivka!"


balasnya menutup percakapan


"huaam...(menguap)"


sambil menutupi mulutnya menggunakan tangannya


"kamu sudah minum Antimo nya?"


tanya Andre yang tengah melihat dirinya beberapa kali menguap


"iyaa saya sudah minum saat di rumah tadi!"


"ohh pantaslah!" jawabnya dengan memanyunkan bibirnya sambil fokus menyetir


"maafkan kalau saya nanti tertidur ko !" ucapnya kembali menundukkan kepalanya


"iyaa tidak masalah Rivka! tidur saja kalau memang mengantuk jangan memaksakan diri!"


"terimakasih ko!" kembali menundukkan kepalanya memberi hormat padanya

__ADS_1


"sopan ! jarang sih ada yang sesopan ini berbicara dan menundukkan kepalanya! mengakui kesalahannya,bukankah anak muda keras kepala dan mau menang sendiri?" ujar batin Andre kagum pada Rivka gadis yang baru ia kenal


__ADS_2