
"ayo cepat!!" gertak supir tersebut sambil menarik paksa tangan Rivka,yang saat itu tengah duduk di area lobi mall tersebut
"enggak pak!!" teriak Rivka berontak enggan ikut dengannya dan berusaha melepaskan genggaman erat tangan supir tersebut,dan sepertinya supir tersebut juga tidak sendirian masih ada temanya di dalam mobilnya
"tolong!!!!!" ujar Rivka berteriak meminta tolong kepada orang yang ada di sekitarnya karena di luar nampak sepi
"Rivka ........!! tolong penculik......pak tolongin teman saya!" suara teriakan dari belakang yang datang menyelamatkan Rivka,petugas keamanan yang mendengarkan teriakan tersebut berlari ke arah Rivka dengan membawa pentungan yang ingin memukul supir tersebut tapi supirnya keburu kabur jadi pentungan tersebut hanya mengenai bagian spion kiri mobil hitam tersebut
"Rivka kamu gak papa?!" ujar Tasya panik sambil memeriksa keadaan Rivka
"aku gak papa cuman tangan aku aja agak sakit!" ujar Rivka dengan nafasnya yang memburu dan pipi yang memerah karena ketakutan
"mbaknya gak kenapa-napa,atau ada barang yang hilang?" tanya petugas keamanan tersebut
"tidak pak tidak ada yang di curi!"
jawab Rivka
" kalau gitu mbaknya mau ikut saya melaporkan kejadian ini?" tawar petugas tersebut agar menindak lanjutinya
"gawat dong nanti kalau di tindak lanjuti orang hall bisa tau kejadian ini! nanti jadi tidak boleh keluar lagi deh lain kali!"
ujar batin Tasya panik
" tidak perlu pak! biar nanti saya minta tolong orang suruhan papah saya untuk datang mengurus ini, saat ini kami sedang buru-buru ingin kembali karena sudah waktunya pulang!"
ucapnya dengan sedikit panik di wajahnya
" iya pak tidak perlu,kebetulan juga tadi kami sudah memesan Grab untuk menjemput!"
timpal Rivka yang memahami keadaan Tasya yang juga panik sama dengan dirinya
Tit.......!!!!!
bunyi klakson mobil yang barusan saja sampai
__ADS_1
" menjemput atas nama siapa pak?"
tanya petugas tersebut menghampiri mobil Grab yang barusan datang itu untuk memastikan agar hal yang sama tidak terulang kembali
"atas nama Tasya!"
ujar supir tersebut kepada petugas nya
"nama mbak betul Tasya?"
tanyanya kembali meyakinkan
"iya pak saya Tasya!"
ujar Tasya
"baik silahkan mbak pulang lain kali harus selalu berhati-hati yah!"
"siap pak terimakasih banyak atas bantuannya tadi!" ujar Tasya kepadanya
"iya sama-sama!"
......................
"Rivka soal tadi kita bahas di keesokan harinya saja! usahakan jangan sampai ada yang tau! aku takut kal....."
"Tasya iyaa aku paham tenang aja! kalaupun ada apa-apa nantinya aku pastikan tetap menemani kamu!"
ujar Rivka memotong pembicaraannya dan bersimpatik kepadanya
"Rivka.... terima kasih yah!"
ucap Tasya dengan mata yang berkaca-kaca,sambil memeluk Rivka
"aku tidak tahu apa maksud dari orang-orang yang berusaha menculik entah siapa yang di incar diriku atau Rivka!"
__ADS_1
"iyaa Tasya yok kita masuk untuk istirahat ini sudah larut malam esok kita berangkat!"
ujar Rivka membawa Tasya untuk beristirahat
...----------------...
"selamat pagi semuanya!"
ujar pria tersebut yang berbicara menggunakan toa
"pagi ko.."
jawab semua yang ada di ruangan dekat lobi tersebut dengan membawa tas dan koper sesuai keperluannya,terlihat juga Rivka,vera,Tasya dan adiknya ikut berpartisipasi
"semuanya sudah siap untuk berangkat yah,diperkirakan perjalananya kurang lebih dua jam,kalian tenang saja karena di bus nanti sudah di sediakan minuman dan beberapa Snack untuk di konsumsi!"
jelasnya dengan lantang tanpa grogi sedikitpun di wajahnya
"baik kita langsung saja untuk mempersingkat waktu,di depan kita sudah sediakan empat bus dan di depan bus sudah ada tertera nomor busnya,dari nomor satu sampai nomor empat! silahkan nanti adik-adik mengambil ID card di situ ada nomor busnya dan ID card nantinya juga akan di gunakan di hotel nantinya yahhh,kalian liat aja deh sendiri gimana ID card nya!" ujar pria tersebut yang telah selesai menjelaskannya sementara yang lainya sibuk meminta ID card
"Rivka sudah dapat ID card nya?"
tanya Tasya menghampiri Rivka
"sudah Tasya!"
jawabnya dengan senyum tipis di bibirnya
"naik bus nomor berapa?"
"aku naik bus nomor satu! kalau kamu sendiri di bus berapa?"
"ehhh sama aku juga!"
ujar Tasya dengan mata yang berbinar binar bahagia,begitu juga dengan adik Tasya dan vera mereka semua berada di bus yang sama
__ADS_1
"nanti kamu duduk sama aku yahh!"
ujar Tasya memegang erat tangannya, Rivka yang di samping Tasya hanya diam tersenyum melihat tingkah Tasya