
"selamat malam pak" sapa rivka dengan agak enggan
"iya malam rivka.apa kabar?" tanya pria tersebut masih dengan nada ramahnya
"lumayan lama juga yah ...." gerutu rivka yang melihat durasi panggilannya tadi bersama maya
"puji Tuhan baik pak!"jawab rivka dengan singkat sambil berjalan menuju ke luar rumah
"syukurlah.saya mau tanya kenapa ijin mu tidak langsung kamu saja yang berbicara kepada saya?,kenapa harus melalui orang lain?" tanya pria yang bernama Steven tersebut dengan terus terang
"maaf pak saya tidak sempat!" jawab rivka dengan apa adanya
"ohh iya.... saya tau kamu gak sempat menghubungi saya,tapi sempat untuk menghubungi beni!" ujar Steven dengan ketus membuat rivka terkejut
"saya minta maaf pak!" jawab rivka dengan lembut,meskipun sebenarnya perkataan orang tersebut telah menyinggungnya secara terang-terangan
"saya ini atasan kamu, setidaknya kamu bisa menghargai posisi saya saat ini! apa begini caramu meminta ijin pada atasanmu?" ujar Steven dengan tegas dan penuh penekanan
"baiklah pak saya mengakui kesalahan saya.akan saya perbaiki,kalau begitu saya akhiri selamat malam" ucap rivka dengan sabar dan langsung mematikan panggilannya yang lumayan lama tersebut
__ADS_1
"ngomong baik-baikan bisa gak usah ngegas kali !" raut wajah rivka menjadi bete karena mendapatkan teguran dari atasannya
_____________
"hallo Ben...kamu bisa ke rumah sekarang?" ujar rivka yang langsung menelpon beni teman kerjanya
"oh jelas bisa dong riv.....kalau gitu aku OTW sekarang yah..?" ujar beni dengan sangat akrab
"ok Ben di tunggu." ujar rivka mengakhiri panggilan ya dan bersiap untuk mengambil keperluannya di kamar,dan sempat juga beberapa kali pak Steven menelpon rivka tapi tak rivka hiraukan.
...****************...
setelah menunggu beni tak beberapa lama kemudian akhirnya motornya tiba
sementara rivka masih bersiap-siap dan meminta ijin pada tantenya
"Tante aku ijin keluar sebentar mau mengurus pekerjaanku"
"oh iya hati-hati langsung pulang habis itu jangan lama-lama!" ujar Tante Gita
"iya berangkat dulu yah"
__ADS_1
sesudah bersalaman rivka bergegas keluar rumah
"sorry yah Ben kelamaan nunggu"
ujar rivka keluar rumah sambil menyapa beni
"santuy riv.." jawab beni sambil memainkan alisnya dan tersenyum layaknya sahabat dekat
"ya udah yuk langsung OTW ke tempat kerja!" ujar rivka yang sudah menaiki motor Vario beni
"ok jalan.....sudah di telpon pak Steven yah?" tanya beni sambil mengendarai motornya
"iya sudah Ben" jawab rivka dengan singkat
"libur sekolah kita sampai tanggal berapa yah Ben?"tanya rivka kembali karena sedikit lupa akan hari libur sekolahnya karena waktu liburnya ia pakai untuk bekerja
"sampai tanggal 04 Januari riv" jawab beni dengan suara yang agak keras karena jalan sangat ramai
"waw lumayan lama yah...." ujar rivka sambil tersenyum
"riv...aku minta maaf yah gak bisa bantuin kamu minta ijin dengan mulus" ujar beni sedikit tertawa membuat candaan agar situasi tidak menegang
__ADS_1
"lah...gak papa Ben,aku juga yang salah udah tau mau ijin kerja 1 Minggu lamanya malahan minta tolong ke orang lain hehe..." rivka tertawa mentertawakan kecerobohannya
"hemmm kalau di pikir-pikir emang salah sih riv.sama halnya kita sekolah mau ijin tiga hari aja harus pakai surat kalau enggak ada keterangan artinya alpa nah apalagi kita kerja paruh waktu pasti surat dan keterangan dari orang yang meminta ijin sangat di butuhkan" ujar beni menjelaskan sambil berfokus pada jalan yang terlihat selalu ramai di tambah lagi lampu-lampu taman dan perumahan warga membantu menghiasi malam di kota Semarang.