
"emm baik-baik aja kok ko"
Ujar Rivka berbohong pada Andre sambil tersenyum supaya semakin menyakinkan dirinya
"Baguslah kalau begitu"
Ungkapnya membalas senyum Rivka sambil kembali mengelus rambutnya
"Saya mau ngomong serius sama kamu,boleh?"
Ujar Andre menatap mata Rivka serius
"Boleh"
Jawab Rivka tanpa pikir panjang
"Kamu ada pernah ketemu sama Kevin?"
Tanya Andre memiringkan posisi badannya yang condong menghadap Rivka.
"Pernahh? Saya mau tau Rivka"
Tanya Andre menyakinkan Rivka
"Emmm pernah"
Jawab Rivka meragu
"Di mana?!"
Tanya Andre kembali dengan tatap serius
"Ayolah jujur sama saya! Jangan bohongi saya!"
Seru Andre mengerutkan keningnya sambil memegang pundak Rivka meminta Rivka untuk terbuka padanya
"Tadi saya ketemu!"
Ucap lirih Rivka
"Pas ko Kevin bertemu dengan papah Tasya"
Jelas Rivka yang membuat Andre terdiam sejenak sambil memijit keningnya,Andre menarik nafasnya perlahan-lahan dan mengembuskan nafas panjangnya
"Kamu masih ingat pas di hall? Air galon tumpah-tumpah? Kamu ketemu sama Kevin kan?
Tanya Andre menceritakan kembali kejadian beberapa hari yang lalu
"Iyaa saya ketemu"
Jawab Rivka lirih karena tidak jujur waktu itu pada Andre
"Kamu tahu gak sih,kamu bohong kayak gini malah mencelakai diri kamu sendiri"
Ungkap Andre nampak kesal tapi dengan nada bicara yang lemah lembut, peduli pada Rivka
"Maksudnya ko?"
Tanya Rivka meminta penjelasan
"Pas kamu sama Tasya nolongin bapak-bapak waktu itu,koko ada di lokasi itu Rivka, kebetulan Kevin juga melihat kita hanya saja kalian tidak sadar akan keberadaannya.karena koko curiga koko cek cctv-nya untuk memastikan semuanya, rupanya kevin ada menemui kalian,koko hanya khawatir kamu kenapa-kenapa Rivka, Kevin dia bertindak sesuka hatinya koko cukup tau Kevin itu bagaimana!"
Cerita Andre dengan sorot mata yang lembut menatap wajah Rivka.
"Ohhh terima kasih ko!"
Ungkap Rivka berdiri menunduk kan kepalanya,untuk perhatian Andre padanya
__ADS_1
"Sama-sama Rivka,tapi kamu gak kenapa-kenapa kan habis kejadian itu?"
Tanya Andre yang juga ikut berdiri memastikan bahwa semuanya baik-baik saja
"Enggak_ enggak kenapa-kenapa kok!"
Ucap Rivka kembali berbohong pada Andre, Rivka khawatir masalahnya membuat Andre ikut terseret,ia tak mau membuat Andre kerepotan hanya karena dirinya,selama ia bisa mengatasinya sendiri pasti akan Rivka lakukan apapun itu risikonya.
"Syukurlah Rivka!"
Ujar Andre yang mendekati dirinya
"Boleh koko peluk sebentar?"
Tanya Andre padanya yang membuat jantung Rivka kembali berdegup kencang tak karuan,membuat pipi wajahnya merah merona
"Aaaaaa.. bolehhhh"
Ucap bibir Rivka langsung yang membuat dirinya juga kaget akan ucapan bibirnya tersebut
Ahhh gilaaa ini bibirrrr!!!!! Gak bisa ngeremnya kalau ngomong!
Malu-maluin!!Aduh harus bagaimana?
Ku malu tapi ku mau
Tolong aku, aku malu
Malu tapi mau
Jerit batin Rivka
Andre yang mendengar persetujuan Rivka langsung mendekap tubuh Rivka tanpa pikir panjang yang membuat Andre tersenyum bahagia, sekalian sebagai obat pelepas kelelahannya saat bermain tadi dan sekaligus menjadi hadiah atas kemenangan timnya.deguban kencang jantung keduanya melaju begitu kencang, perasaan Rivka campur aduk tak karuan entah malu,mau,canggung,semua ia alami tapi Rivka juga menikmati pelukan Andre menghirup aroma tubuh Andre dengan begitu dekatnya.
"Rivkaa kalau koko bolehh ngomong, kamu harus hati-hati sama Kevin yah!,jangan sesekali berurusan sama dia sedetik pun,koko juga minta tolong sama kamu kalau ada apa-apa hubungi koko secepatnya! Koko masih kurang tenang perihal kejadian waktu itu,koko harus tetap pastikan kamu selamat sampai acaranya selesai dan benar-benar mengantarkan kamu pulang dengan selamat!"
"Iyaa ko....
Tapi semuanya aman aman saja kok"
Jelas Rivka lagi-lagi tidak terbuka pada Andre
"Syukurlah kalau begitu,jadi koko bisa tenang"
"Okey terimakasih untuk malam ini Rivka, sebentar lagi jam 20.00 WIB,koko mau mandi dulu,nanti kita jumpa lagi!"
Ucap Andre yang telah selesai memeluk Rivka
"Ayoo,koko antar kamu ke depan!"
Ajak Andre pada Rivka yang terlihat sedang tersipu malu,dengan menundukkan kepalanya
"Iyaa"
Jawab Rivka menepiskan rasa malu di dirinya dengan tersenyum lebar pada Andre,dan berjalan beriringan dengannya
"Nanti kamu mandi yah! Kan tadi kena keringat koko!"
Ujar Andre sambil tersenyum mengingat kejadian barusan
"Iyaa saya pasti mandi sehabis makan Snack!"
Jawab Rivka malu,tak berani memandangi wajah Andre, seharusnya Rivka merasa jijik dan menolak Andre karena ia baru mengenal Andre beberapa hari yang lalu, tapi tubuh Rivka tidak bisa menolaknya sedikitpun,bahkan perasaan sukanya pada Andre semakin menjadi-jadi.
"Itu kawan kamu!"
Tunjuk Andre pada Taysa yang tengah duduk dengan Daniel, Rivka yang tak ingin menjadi pusat perhatian sengaja' tak ingin berteriak memanggil nama Tasya
__ADS_1
"Oke bay bay!"
Ujar Rivka melambaikan tangannya dan berlari menuju ke meja Tasya berharap agar orang tidak memperhatikan dirinya barusan dengan Andre
"Hahahahhahahaa He's really cute!"
Ungkap Andre tertawa melihat gadis di depannya yang berlari terbirit-birit
"Tasya!!!"
Panggil Rivka dengan nafas terengah-engah yang langsung duduk mengagetkan Tasya dan Daniel
"Cieee e.... !"
Ujar Tasya tersenyum dengan penuh arti sambil menaik turunkan alisnya
"Mana ko Andre? Gak ikut join sini?!"
Tanya Tasya pada Rivka yang membuat dirinya semakin panik takut orang sekitarnya mendengarkan percakapan Tasya barusan
"Suttttt!!!!(sambil menaruh telunjuknya di bibir Tasya)
"Jangan keras-keras ngomongnya nanti orang dengar!"
Ujar Rivka dengan perasaan khawatir tak karuan
"Tapi aku dengar lohh!"
Sahut Daniel pacar Tasya sambil mengangkat telunjuknya memperhatikan wajah kekasihnya dan Rivka
"Ahhhh suttttt!(kembali menaruh telunjuknya dari jauh untuk Daniel supaya jangan berisik)
Ko Andre lagi mau mandi,dia keringatan!"
Sambungan Rivka lirih kepda Tasya dan Daniel yang menyimak cerita Rivka dengan wajah merah padamnya.
"Kamu gak mandi?!"
Tanya Tasya yang berfokus pada Daniel yang tengah menyimak pembicaraan
"Akuuuuu....?!"
Seru Daniel dengan ekspresi yang bertanya-tanya
"Apakah kamu tidak mencium, aroma tubuhku ini masih wangi sayang walaupun tadi berkeringat!"
Ujarnya sambil mendekatkan tubuhnya ke hidung Tasya
"Wangi kan.....?!"
Tanya Daniel kembali yang membuat Rivka tercengang mengingat kejadian ia dan Andre
"Iyaa wangi tapi kan_"
"Tenang mandi habis makan Snack!"
Ujar Daniel memotong kalimat Tasya.
Visualisasi Kevin Ch
Visualisasi ayah Tasya
Visualisasi Rivka
__ADS_1