Tak Tahu

Tak Tahu
15


__ADS_3

"bagus kalau senang! ehhh kok aku kayak kenal yahh sama itu cewek!"


ujar Tasya sambil melihat dengan seksama siapa wanita itu



"yang mana yahh Tasya?"


tanya Rivka yang ikut memperhatikan juga di mana wanita itu


"itu yang lagi milih-milih warna makeup!"


ujar Tasya menjelaskan


"ohhh yang pakai baju bunga-bunga yahh?"


ujar Rivka menanyainya


"iyaa itu! tapi biarin aja deh hahha kita jalan-jalan ke atas aja cari sesuatu yang bisa di makan!"


ujar Tasya menarik tangan Rivka menuju ke atas berkeliling


"beli minuman yok! haus aku pesanin dulu kamu duduk di situ!"


ujar Tasya meminta Rivka duduk untuk menunggu dirinya yang sedang memesan minuman


"ok ini minumannya!"


sambil menyerahkan minuman yang seperti tehh tapi saat di cobain rasanya masam seperti jeruk


"berapa harganya Tasya?"


"gak mahal kok Riv gak sampai jual ginjal! kamu tenang aja aku yang traktir!"


ujarnya sambil tertawa dan duduk di kursi depan Rivka



(visualisasi Tasya )


"ok ini minumannya!"


sambil menyerahkan minuman yang seperti tehh tapi saat di cobain rasanya masam seperti jeruk


"berapa harganya Tasya?"


"gak mahal kok Riv gak sampai jual ginjal! kamu tenang aja aku yang traktir!"


ujarnya sambil tertawa dan duduk di kursi depan Rivka


"Tasya!!"


suara wanita yang dari belakang memanggil Tasya,seketika juga Tasya menengok kebelakang memastikan siapa yang memanggilnya


"ehhh ci celine!"


ujar Tasya yang rupanya juga mengenal wanita yang memanggilnya barusan


"sama siapa ke mall malam gini ?"


tanyanya sambil melihat Rivka


"sama teman ci namanya Rivka !"


ujar Tasya memperkenalkan Rivka pada Celine dan mereka berjabatan tangan


""ohh Rivka haii saya ci Celine! ini temanya orang hall juga atau gimana Tasya?"


bertanya dengan penuh kedekatan


"iya ci orang hall juga,dia dari lokal Semarang!"


jelas Tasya yang terlihat sangat bahagia memperkenalkan teman barunya


"cici tadi ada di ruangan makeup?"

__ADS_1


tanya Tasya menyakinkan apakah benar Celine orang yang dia kenali tadi


"iyaa Cici nyari makeup sekalian tadi ganti baju! baju cici kotor!"


jelasnya kepada Tasya



(visualisasi Celine)


"kalau gitu Cici pergi duluan ya Tasya,cici di tungguin sama orang di bawah! Rivka Cici pamit dulu yah!"


ujar Celine buru-buru berpamitan dan tak lupa juga menyapa Rivka


"iya ci hati-hati!"


ujar Rivka dan Tasya bersamaan


"Riv itu tadi pacarnya om aku!dia tinggalnya di Jakarta jadi dia enggak ada di hall Darmo"


jelas Tasya padanya


"ohh pacar om mu pantasan dekat sama kamu!"


"iya orangnya gampang berbaur mana asik juga kok!"


"Tasya aku udah gak tahan nie mau pipis!"


ujar Rivka sambil memegang perut bawahnya


"ehhh iya sorry yahh aku hampir lupa! ayo deh cepatan nanti kamu ngompol lagi di sini kan jadi repot entar kita di ketawain lagi! hahha" ujar Tasya mengejek Rivka


"di sini toiletnya agak jauh rivka kalau bingung hati-hati bisa tersesat "


jelas Tasya dengan serius


"kalau tersesat yahh aku telpon kamu dong! kan ada ponsel!"


ledek rivka


ujar Tasya,sementara Rivka sudah masuk ke toiletnya


"mbak bisa tolongin saya untuk ngambil sabun sama tissue?" ujar wanita paruh baya tersebut meminta tolong kepada Tasya yang tengah menunggu Rivka di toilet


"hehhh gak di tolongin tapi kasihan di tolongin tapi Rivka nanti bingung nyari aku haduhhh!" ujar batin Tasya kebingungan


"di mana tempatnya buk biar saya bantu!"


ujar Tasya memilih untuk membantu ibu tersebut


"ini masuk ruangan ini yang ada tulisan gudang nanti di dalamnya ada sabun sama tissue toilet!"


ujar ibu tersebut menunjuk pintu di bagian kanan toilet tersebut


"ok buk saya ambil dulu yahh!"


sementara saat Tasya masuk ke gudang Rivka sudah selesai dengan buang air kecilnya,tampak kebingungan dirinya mencari Tasya yang tidak ada di depan


"tadi katanya nunggu di depan tapi kok gak ada?!" gerutu Rivka yang matanya tetap memperhatikan sekeliling mencari temanya Tasya


"mana ini jamnya sudah mau jam sembilan lagi!" Rivka masih tetap berdiri menunggu Tasya siapa tahu ia muncul


"permisi kak ada liat cewek pakai pakaian atasannya pink cantik orangnya tadi dia berdiri di sini!"


jelas Rivka menanyai kepada orang yang duduk di area mall tersebut


"tadi dia udah pergi tapi gak tau ke mana!"


ujar wanita tersebut kepada Rivka


"pergi?! ninggalin aku tapi gak mungkin kan yah!"


"ohhh iyaa terima kasih yah!"


ujar Rivka yang berjalan dengan kebingungannya dan terlihat juga wajahnya agak panik

__ADS_1


"telpon! ahhh iyaa telpon!"


ucapnya sedikit merasa tenang,sambil ingin menanyai kebenaran posisinya ada di mana


"tumben tempat kayak gini jaringannya 3G!"


gerutu Rivka tak berputus asa terus berjalan mencari sinyal yang bagus untuk menghubungi Tasya


"permisi kak saya tersesat boleh minta tolong antar kan saya keluar dari mall ini ke lobi!" ujar Rivka menghampiri pengaman di mall tersebut


"iyaa boleh mari saya antar pakai lift!"


ajak pria muda tersebut


"kak di sini jaringannya agak susah yah?"


tanya rivka yang masih mencoba menghubungi Tasya


"iyaa untuk di sini jaringannya kurang stabil tapi kalau turun ke bawah jaringannya nanti juga membaik kok!"


jelas pria tersebut dengan tetap profesional


ting!! (suara lift)


"ok mbak sudah sampai harap berhati-hati lagi di hari berikutnya saya pergi dulu!"


"iyaa kak terima kasih banyak yah!"


ucapnya sambil menundukkan kepalanya


"sama-sama!"


brizzzz!!!! brizzz!!! brizzzz!!!!


suara telpon Rivka berbunyi


"nomor baru?" gerutu Rivka


"hallo!! Rivka!"


suara wanita yang memanggil namanya


"Rivka ini aku Tasya!"


ujar wanita tersebut yang ternyata Tasya yang menelpon dirinya menggunakan nomor lain


"sinyal IM3 tidak ada di sini, jadi aku telpon pakai kartu kedua aku! kamu ada di mana sekarang Riv aku khawatir banget lo!"


ujar Tasya yang di dalam telpon tersebut terdengar panik


"Tasya aku juga tadi takut banget! aku kira kamu ninggalin aku,aku sudah ada di lobi mall Tasya buat cari sinyal untuk nelpon kamu!"


jelas Rivka


"ok Rivka kamu tunggu di situ aku coba pesan Grab buat kita pulang! aku coba cari jaringan dulu! nanti aku telpon kembali!"


ucap Tasya dengan tegas kepada Rivka


tak lama dari itu juga sebuah mobil warna hitam datang menghampiri Rivka


"ayo mbak! mbak pesan Grab kan?"


ujar supir tersebut yang turun menghampiri dirinya


"iyaa tapi tunggu sebentar yahh sama telpon teman saya dulu!"


ujar Rivka yang rada panik dengan keringat dingin dan tangan yang sedikit bergetar ketakutan


"ayoo angkat!!!"


gerutu Rivka


"mbak cepat nanti teman mbak biar pesan grab yang lain aja! saya gak bisa lama-lama di sini!"


bentak supir tersebut dengan galak

__ADS_1


__ADS_2