Tak Tahu

Tak Tahu
7


__ADS_3

"Rika!" jawabnya dengan menaikan nada bicaranya dengan penuh ketidak sukaan


"loh kenapa gak masuk ke dalam? udah malam juga ini!" ujar Gita memerintah


"Kaka ini di ijinin aja terus keponakannya coba kalau dia pacaran di luar sana,siapa nanti yang kena marah ayahnya?!" ucap Mei seakan ingin memunculkan masalah buat Rivka


"aku ini yang akan bertanggung jawab! kamu ini ngelawan aja! aku ini tua!kalau tidak tau apa-apa diam aja!" ujar Tante Gita membentak adiknya dan memihak Rivka


"emangnya kamu sekolah sambil kerja? dari SMA sampai kuliah aja masih ngandelin orang tua!" ucap Tante Gita menyinggung adiknya "Mei",raut wajah Mei memerah menahan amarah niat hati ingin memojokkan rivka malahan dirinya yang terpojokkan


"masuk Rika!" ujarnya memerintah supaya rivka masuk ke dalam dan tidak merasa tersaingi karena adiknya,sementara Mei pergi ke kamarnya dengan amarah pastinya dia akan semakin membenci Rivka karena kaka nya,di tambah lagi Rivka adalah cucu kesayangan dari ayahnya.


_______________________________


"Rika kamu gak papa?" tanya Vera yang rupanya belum tidur menghampiri dirinya


"gak papa!" jawab rivka sambil menyiapkan kopernya untuk keberangkatannya esok


"tadi kamu ngetuk pintu aku mau bukain tapi gak di bolehin sama Tante Mei!" ujar Vera bercerita padanya


"Tante Gita ada di mana?"tanya Rivka ingin tahu


"ada di kamar mengerjakan pekerjaannya,pakai erphone mana dengar!" cerita Vera dengan lirih supaya tidak ada yang mendengar percakapan malam nya pada Rivka


"udahlah biarin aja!" ucap rivka yang sepertinya sudah tak terlalu menghiraukan permasalahan kecil yang barusan terjadi,apa yang terjadi hari ini tidak berarti apa-apa jika tidak di hiraukan

__ADS_1


"jahat yah tante mei itu sama kamu?!"


pancing Vera kembali pada dirinya


"enggak jahat kok!"


jawab Rivka dengan tenang sambil masih mengemas-ngemas barangnya


"sudah mendingan kamu tidur sana besok berangkat!" perintah Rivka padanya dengan berusaha lembut agar tidak tersulut emosi


"iyaa ini mau tidur kok!"


jawab Vera nampak tak senang Rivka menegur diri nya


"brizzz! brizzz! berizzz!"


bunyi alarm phone agar membangun mereka berdua.terlihat matahari pagi sangat terik menampakan dirinya dengan memancarkan cahaya-cahayanya


"vera! bangun udah jam 06.00 WIB! cepat bangun!" sambil menggoyang-goyangkan tubuh Vera


"ayo cepat mandi entar kita di jemput!"


ujarnya sambil merapikan tempat tidurnya


"huamm..(menguap) iyaa tolong yah punyaku di rapikan juga makasih" ucapnya yang langsung masuk ke kamar mandi

__ADS_1


"Bunyi telpon!"


"heeh.. nomor baru?" ucapnya sambil melihat nomor orang yang menelponnya


"selamat pagi apa benar ini dengan saudari Rivka?" seorang laki-laki asing yang menanyai Rivka


"iyaa saya Rivka ini siapa yah?" tanyanya memastikan


"saya Andre,saya orang yang di minta saudara Lie untuk menjemput saudari Rivka dan Tere! apakah betul?" ujar laki-laki tersebut


iya betul tapi namanya Vera bukan Tere saudara!"


ujar Rivka memperbaiki


"ohh maafkan saya,nanti saya akan jemput kira-kira saya akan sampai jam dua belasan, bisakah saudari memberikan lokasi rumah saudari?" tanya laki-laki tersebut dengan ramah suaranya juga sangat enak untuk di dengar


"tentu saja bisa nanti saya kirimkan lokasi saya! kalau boleh tau saudara dari Semarang atau Surabaya?"


tanyanya tanpa sungkan-sungkan


"saya langsung dari Surabaya saudari,kalau begitu saya akhiri selamat pagi saudari terimakasih atas waktunya!"


ucap laki-laki tersebut mengakhiri pembicaraan mereka pagi ini


"sama-sama!" jawab Rivka dengan sedikit melamun,

__ADS_1


__ADS_2