Tak Tahu

Tak Tahu
8


__ADS_3

"takut mabuk yah?" ujar vera mengagetkannya yang tengah melamun entah apa yang sedang ia pikirkan di pagi hari yang cerah ini


"gak juga!" bantahnya yang langsung mengambil handuk untuk bergegas mandi


________________________________________


"Rika...." panggil Tante Gita


"apa Tante ?"


"jam berapa kalian berangkat nanti?"


tanya Tante Gita yang terlihat mengenakan pakaian rapi bergegas akan berangkat bekerja


"jam dua belas Tante kata orangnya!"


"barang-barang kalian berdua sudah siap semua?"


"sudah!"


menjawab dengan serentak


"Antimonya Rika sudah?"


tanya Tante nya peduli padanya


"sudah ada di tas"


"kalau begitu Tante berangkat kerja dulu,makan nanti biar gak mabuk,Tante Mei mu masih tidur kalau mau berangkat nanti bangunin dia!" ucapnya sambil menjulurkan tangannya untuk bersaliman dengan kedua keponakanya


"hati-hati Tante!" ujar Rivka


"iyaa!"


jawabnya yang bergegas keluar


...----------------...


"Brizz!" ponsel Rivka berbunyi


"saudari saya sebentar lagi sampai!"

__ADS_1


isi pesan yang di kirimkan Andre melalui WhatsApp,bersamaan dengan sebuah foto



"puji Tuhan,tapi kenapa gelap apakah di jalan mendung?" tanya Rivka penasaran


"arghhhh! mimpi apa sampai di kirimin fotonya mana ganteng lagi!" teriak batin rivka bahagia


"tidak saudari kebetulan tadi saya sedang di bawah jembatan panjang jadi terlihat gelap"


"ohh begitu,kalau boleh tau saudara dari Surabaya dengan siapa?"


"saya sendiri" Andre membalas pesan dengan sangat cepat


"wahh sendiri sambil memainkan ponsel?!!sebaiknya saudara fokus menyetir saja saya tidak akan mengganggu!"


"Vera sebentar lagi orangnya datang kamu sudah siap?"


"sudah!" jawabnya dengan kurang semangat


"kamu kenapa?"


"aku mau pulang ke Kalimantan! aku kangen sama orang tuaku!" ujar vera


"Brizzz!" ponsel Rivka kembali berbunyi


"tidak apa jalan sedang sepi!"


rupanya Andre mengirim pesan kembali


"haduh-haduh nie orang! di kiranya jalan bapaknya apa? biarin gak usah di balas!" gerutu batin Rivka


apakah saudari sudah kehabisan pertanyaan?" ledek Andre di pesannya


"sebaiknya saudara fokus menyetir saja!" ujar Rivka membalas pesan nya


"kenapa saya harus menyetir? bukankah saya sudah sampai pada tujuan!"


"sampai tujuan? gimana-gimana aku gak maksud?" Rivka bingung mengartikan maksud pesannya


"hahh? maksudnya bagaimana?"

__ADS_1


"coba keluar!"


pinta lelaki tersebut pada dirinya


Rivka bergegas menuju ke luar memastikan bahwa benar ada Andre di sana



(visualisasi Andre)


"saudari !!" teriak Andre sambil melambaikan tangannya ke arah Rivka


"apa benar ini saudari Rivka?" tanyanya memastikan bahwa ia tidak salah


"iya benar! kalau begitu saya mau ambil barang-barang terlebih dahulu!" sambil berlari kembali masuk ke rumah


"vera orangnya sudah sampai! bangunin dulu Tante Mei kita mau berangkat!"


"Tante kami berangkat dulu!" berpamitan dengan Tante Mei yang setengah sadar dari tidurnya masih duduk di atas ranjangnya


"hati-hati" ujarnya yang sepertinya tidak akan menghantarkan mereka berdua ke depan.


"kalian berdua saja di rumah?"


Tanya Andre penasaran karena rumah yang mereka tempati nampak sepi dan tidak ada yang keluar untuk menghantar mereka


"tidak kami tinggal dengan kedua Tante kami yang satunya sedang bekerja dan yang satunya sedang beristirahat!" jelas Rivka


"ohh,barang-barangnya ada lagi yang mau di masukan ke bagasi?"


"tidak!" jawab vera dengan cetus


"kalau begitu silakan masuk ke mobil!" perintahnya


"kalian berdua akan duduk di belakang?" tanyanya sambil melihat Vera dan Rivka yang duduk di kursi belakang


"iyaa!" jawab mereka berdua serentak


"kalau begitu silahkan satu orang duduk di depan menemani saya!" pintanya sambil menatap Rivka,seakan meminta dirinya untuk duduk di depan menemani dirinya


"veraa kamu aja sana!"ujar Rivka berbicara dengan pelan meminta Maya untuk duduk ke depan

__ADS_1


"gak ah kamu aja sana!" jawab vera dengan tegas


__ADS_2