Tangis Yang Tertahan

Tangis Yang Tertahan
Episode 4


__ADS_3

"Bagus donk kalau yang Memperkaos Keifa Saudaranya Pak Gifran! Kan Pak Gifran Orang kaya raya, Banyak Duid nya! Dan Saudaranya juga mungkin Orang kaya raya juga! Dan kalau Keifa menikah yang merawat Keifa kan Suaminya bukan Kita lagi!"


"Betul uga! Kita tak perlu repot lagi merawat Keifa yang tidak waras itu kalau Keifa menikah, Secara Suaminya yang merawatnya nanti"


Tifan dan Suaminya pun loncat-loncat dengan riang gembira! Anak Mereka yang bernama Agnes berdiri memandang Mereka


"Ada apa Mah? Pah? Kok pada loncat-loncat?"


Ucap Agnes yang berumur 7 tahun


"Dih apaan sih Anak kecil kepo! Sana tidur dah malam!"


Ucap Tifan dengan ketus


"Iya Mah Agnes bobo dulu yak"


"Iya!"


Rania sedang mencuci Piring, Hp nya yang tergeletak di atas Kulkas berdering, Rania mengambil Hp nya dan mengangkat Telponnya setelah melihat Siapa yang menelponnya


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Rania"


" Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Kak"


"Rania 7 hari lagi Gilbert menikah"


Rania kaget


"Menikah? Dengan siapa? Gilbert blum pernah Cerita kalau Dia punya Pacar, Kok tiba-tiba mau nikah sih!"


"Terserah Kamu mo percaya atau enggak, Gilbert menperkosa ODGJ!"


Rania kaget luar biasa!


"Astaghfirullah hal adzim, Yang benar Kak, Masa iya Gilbert sampe memperkosa ODGJ Sih?"


"Iya, Aneh yak kok memperkosa ODGJ Sih? Kenapa Gilbert gak cari Cewek normal gitu untuk di Nikahi, Kok malah selera pada ODGJ!"


"Tapi Aku tak percaya Gilbert berbuat begitu"


Ucap Rania dengan lirih


"Ada Video dan Fotonya kok Rania, Saat Gilbert sedang bobo dengan ODGJ Kumel!"


Rania lemas, Percaya tak percaya Gilbert bisa memperkosa ODGJ! Rania segera matikan Telpon dari Gifran, Dan menelpon Gilbert, Dan Gilbert pun mengangkat Telpon dari Rania


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Gilbert apa Kamu memerkosa ODGJ? "


Ucap Rania dengan lirih, Gilbert sedih


"Tidak Gilbert tidak memerkosa ODGJ, mana mungkin, Mamah kan tau Gilbert belum pernah punya Pacar"


Lirih Gilbert


"Tapi Ua Mu barusan nelpon Mamah dan mengatakan Kamu memperkosa Odgj"


Ucap Rania dengan lirih


"Gilbert Di Fitnah oleh Kan Beni Mah, Gilbert di jebak"


Namun Teleponnya terputus karena Hp Rania habis batre. Gilbert nelpon balik Rania namun HP Rania tidak aktif, Gilbert pun merebahkan Tubuhnya di Kasur, Dan tidak tidur semalaman karena resah mikirin fitnah yang di lakukan Beni padanya!


7 hari kemudian Pagi Hari Gilbert duduk lemas di Kasur Matanya merah, Karena kurang tidur, Gilbert jadi jarang tidur Sedangkan Keifa masih tidur pulas di Kamar yang ada di Rumah kosong. Tifan datang dan membangunkan Keifa,


"Bangun Keifa!"


Tifan mengguncang Tubuh Keifa, Lalu Keiifa membuka Matanya perlahan


"Mandi! Hari ini adalah Hari pernikahan Mu dengan Cowok Ganteng yang bernama Gilbert! Yak Cowok yang kemarin nidurin Kamu itu lho"


Keifa tak mengerti maksud Tifan, Keifa bengong memandang Wajah Tifan


"Berdiri! Aku terpaksa harus memandikan Mu! Pedahal jijik sih, Tubuh Mu begitu kotor! Bau lagi!"


Ucap Tifan dengan ketus! Keifa pun berdiri, Tifan menarik Tangan Kanan Keifa, Lalu menggiring Keifa menuju Rumahnya


"Masuk ke Kamar mandi!"


Bentak Tifan pada Keifa, Dengan takut Keifa nurut pada Tifan, Dan Tifan pun masuk ke dalam Kamar mandi lalu menutup Pintu Kamar mandi


"Buka Baju bau Mu yang kotor dan menjijikan itu!"


Bentak Tifan lagi pada Keifa, Dan Keifa pun membuka Dres Oren nya yang sudah dekil dan bau itu


"Pokok nya buka semua Pakaian Mu!"


Keifa pun membuka Pakaian dalam atas dan bawahnya, Hingga Keifa pun bugil, Tubuh Putih nya banyak Daki tebalnya!


"Dih menjijikan Daki di Tubuh Mu! Duh baunya nusuk Hidung!"


Tifan mengambil segayung Air Dingin dari Bak mandi dan menyiram Kepala Keifa, Dan Keifa merasa dingin


"Udah di siram nya"

__ADS_1


Ucap Keifa dengan lirih,


"Blum! Tubuh kotor Mu juga belum di Sabunin Bodoh!"


Bentak Tifan lagi pada Keifa, Tifan mengambil Sabun Colek


"Kamu sabunan pake ini yak"


Tifan mengoleskan Sabun Colek ke Wajah Keifa yang kotor banyak Daki juga, Tifan mengambil Sikat Baju Dan menggosok Tangan Keifa dengan Sikat itu, Keifa meringis kesakitan!


"Auw Sakit!"


"Iya deh pelan"


Tifan menyikat Tangan Keifa dengan pelan, Tifan menyabuni Seluruh Tubuh Keifa dengan Sabun Colek, Sedangkan Rambut Keifa dicuci dengan Shampo, Abis satu botol Shampo baru berbusa, Saking kotornya Rambut Keifa, Rambut Keifa pun bersih, Begitupun Tubuhnya bersih dari Daki! Namun Kulit Keifa memerah karena mandi dengan Sabun Colek, Keifa merasa gatal-gatal! Keifa menggaruk-garuk Kulitnya


"Gataaal!"


Teriak Keifa kesal, Tifan cemas


"Loh kok Kulit Mu merah-merah gitu? Gatal pula Yak?"


Keifa menangis sambil garuk Tangan, Punggung, Dan Kaki


"Ya udah Aku sabunin lagi deh Pake Sabun mandi Cair ini"


Tifan pun menyabuni lagi Tubuh Keifa pakai Sabun Cair miliknya.


"Aku sudah beli Sikat Gigi untuk Mu, Aku gosok Gigi Mu yak"


Tifan menggosok Gigi Keifa dengan kencang, Hingga Gusi Depan Keifa berdarah banyak, Keifa kesakitan


"Jangaaan!"


Teriak Keifa, Tifan malah memukul Pundak Kanan Keifa dengan kencang!


"Berisik Bego!"


Bentak Tifan pada Keifa, Dan Keifa pun takut lalu diam. Setelah beres mandi, Keifa di Handuki dengan Handuk robek miliknya yang sudah tidak dipakainya


"Handuk ini sobek saat udah di cuci dan dijait dari jemuran, Udah gak Aku pake, Handuknya buat Kamu Keifa!"


Lalu Tifan mengambil satu Bra dari Lemarinya


"Ini untuk Mu, Dan Satu Cd juga untuk Mu"


Tifan mengambil Kebaya Merah miliknya dan Rok Merah miliknya


Keifa Cantik dan berseri, Kulitnya Putihnya bersih dari Daki! Tifan menyisir Rambut Keifa yang panjang Sepunggung, Rambut Keifa lurus, Tebal, Warna Hitam.Tifan menyanggul Rambut Keifa, Dan memakaikan Sendal Merah


"Cantik"


Ucap Tifan, Lalu tepuk Tangan, Suaminya yang baru datang kagum melihat Keifa


"Waw Cantiknya Keifa"


Ucap Suami Tifan


"Memang Cantik Dari dulu juga Keifa mah, Cuma Sayang jadi Koslet gitu"


Ucap Tifan


"Iya Sayang yak, Pedahal udah pernah dibawa ke Rsj oleh Pak Rw saat Keifa baru setahun Sakit Jiwa, Tapi Keifa malah histeris lihat Pasien Pasien lain jadi Pak Rw gak tega dan membawa lagi Keifa pulang sebelum di periksa Dokter RSJ"


"Iya eh Btw Papah darimana pergi dari tadi baru pulang sekarang"


"Nyari Tukang Nasi Kuning tapi gak nemu"


Gilbert masih duduk di kasur melamun, Gilbert pun berfikir ingin kabur, Namun Gilbert takut di laporkan ke Polisi, Dan takut menjadi Buronan pedahal tak salah! Gifran membuka Pintu Kamar Gilbert dan berkata


"Keluarga Keifa sudah datang, Kamu mandi sana cepat!"


Ucap Gifran dengan resah, Gilbert kesal


"Aku tak memperkosa Keifa! Kenapa Aku harus menikahinya? Aku bahkan tidak mencintai Keifa!"


Ucap Gilbert dengan kesal


"Tapi Keluarga Keifa di antar Pak Rt dan Belasan Warga! Mereka mendukung Keluarga Keifa!"


"Gilbert mandi sana!"


Dengan lesu Gilbert keluar Kamar Tampak Di Ruang Tamu, Disofa mewah Gifran, Keifa sedang duduk di Sofa Cantik dan bersih! Tak seperti Odgj! Gilbert kaget


"Subhanallah Cantik nya"


Ucap Gilbert dalam Hatinya, Disebelah Keifa, Ada Tifan, Suami Tifan, Agnes, Dan Pak Rt, Sedangkan 15 Warga berdiri di Teras Rumah Gifran


"Itu Cowok yang kemarin nidurin Keifa"


Ucap Tifan pada Suaminya sambil nunjuk Gilbret, Suami Tifan pun kagum melihat Gilbert yang Ganteng, Tinggi, Dengan Kulit Putih, Matanya Hijau.


"Waw Ganteng yak"

__ADS_1


Ucap Suami Tifan, Gilbert masuk ke Kamar mandi, Lalu mandi. Keluar Kamar mandi Gilbert memakai Handuk Dari Pinggang Hingga Lutut, Lalu segera lari masuk ke Kamar, Dan mengunci Pintu Kamar


"Keifa memang Cantik, Tapi ODGJ! Dan lagi...Aku tak memperkosanya, Tapi knapa Aku harus menikahinya secepat ini?"


Ucap Gilbert dengan lirih, Gifran ke Rumah Kontrakan Tempat tinggal Rania, Dan mengetuk Pintu Rumah Rania


"Tok Tok Tok"


Rania membuka Pintu Rumah


"Kak Gifran"


"Yuk ke Rumah Ku sekarang, KaubHarus hadir di Pernikahan Putra Mu"


"Kakak serius? Tidak becanda? Gilbert nikahan dadakan gini, Apalagi Gilbert tadi malam berkata kalau Gilbert di fitnah oleh Beni, Aku percaya pada Gilbert, Karena Gilbert tak pernah berbohong pada Ku"


"Ya mau percaya atau tidak sih, Pokoknya Kamu harus ikut dengan Kakak sekarang"


"Tadi malam Aku nelpon Gilbert dan Hp Ku malah abis Batre dan Aku ketiduran baru dicas barusan Hp nya"


Ucap Rania lagi, Rania naik Mobil Gifran, Dan duduk disebelah Gifran yang mengemudi


"Kamu udah mandi kan Rania?"


"Sudah donk!"


Gifran hentikan Mobil mewahnya di depan Gerbang Rumahnya, Lalu Gifran, Dan Rania turun dari Mobil, Rania resah melihat Banyak Orang di Halaman Rumah Gifran,


"Kok banyak Orang gini? Apa iya Gilbert emang memperkosa ODGJ?"


Ucap Rania dalam Hatinya


Gifran masuk ke dalam Rumahnya


"Masuk juga Rania"


Ucap Gifran, Rania pun masuk ke dalam Rumah


"Itu duduk disitu"


Ucap Gifran pada Rania sambil nunjuk Ke Sofa yang masih kosong, Rania pun duduk


"Mana Gilbert?"


Tanya Rania pada Gifran


"Masih di Kamar mungkin"


Gifran mengetuk Pintu Kamar Gilbert


"Mamah Mu sudah datang!"


Teriak Gifran, Gilbert pun membuka Pintu Kamar dengan bahagia karena mendengar Mamahnya sudah datang, Gilbert rindu pada Mamahnya karena sudah 7 hari tidak bertemu Mamahnya, Baru kali ini Gilbert tidak bertemu Mamah nya selama itu, Gilbert tersenyum melihat Rania, Dan segera mendekati Rania


"Mamah"


Rania menoleh pada Gilbert


"Iya Gilbert, Beneran Kamu mau nikah?"


Gilbert terdiam


"Kalau Kamu tak bersalah, Kamu tak usah merasa takut"


"Iya Mah"


"Itu Wanita yang sudah di tiduri Gilbert"


Ucap Gifran sambil menunjuk Keifa yang melamun kosong, Rania memandang Keifa, Dan kagun melihat Keifa yang Cantik


"Wanita ini Cantik"


Ucap Rania dalam Hatinya


"Oh ini...Wanita yang ditiduri oleh Mu Gilbert?"


Ucap Rania,


"Iya, Aku di jebak dengan Wanita itu oleh Beni"


Ucap Gilbert dengan lirih, Tifan segera berkata


"Ini Mamahnya Gilbert?"


Ucap Tifan sambil memandang Rania yang mengenakan Dres Oren Selutut


"Iya"


Ucap Rania


Sedangkan Beni masih dikamarnya sambil bercermin di depan Cermin Lemari. Pakaian, Beni sudah mandi, Sudah rapih memakai


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2