
Jaz Formal Hitam, Dan Dasi Hitam. Sedangkan Luna menangis di atas Kasur sambil memeluk Rio Anaknya
"Kamu kenapa menagis Luna?"
Bentak Beni pada Luna
"Gilbert mau nikah dengan Keifa, Pedahal Gilbert Ganteng, Masa punya Istri Edan sih"
Ucap Luna dengan lirih
"Ya biarin itu kan salah Dia melakukan hal yang tidak senonoh pada Keifa, Ya Dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya donk!"
Ucap Beni dengan ketus
"Sana mandi Kamu! Kan Kamu mau menyaksikan Pernikahan Gilbert kan Luna"
"Tidak mau menyaksikannya! Dela disini aja"
"Terserah!"
Beni pun keluar dari Kamarnya.
"Keifa dan Gilbert nikah di rumah Bu Tifan yak, Masa Nikahan di Rumah pihak Cowok sih"
Ucap Girfan
"Iya deh"
Ucap Tifan, Lalu Gilbrt dan Keifa pun di giring ke Rumah Tifan oleh puluhan Orang yang diantaranya Rania, Gifran, Luna, Beni, Dan Tifan. Penghulu pun di Panggil ke Rumah Tifan, Keifa duduk di atas Tikar di Rumah Tifan, Sedangkan Gilbert masih berdiri dengan Wajah muram
"Duduk disebelah Keifa cepat! Penghulu bentar lagi datang"
Ucap Gifran, Lalu Gilbert pun duduk disebelah Keifa, Tak lama kemudian datang Pak Penghulu, Gilbert dan Keifa pun menikah secara resmi, Dengan Mas Kawin Seperangkat Alat Shalat, Gilbert dan Keifa menikah tanpa Pesta! Keifa Walinya Wali Hakim, Karena Ayahnya Keifa sudah Meninggal Dunia. Gilbert dan Keifa pun sah menjadi Suami Istri.
"Saaah?"
Teriak Pak Penghulu
"Saaah!"
Teriak yang ada disitu, Namun Keifa dan Gilbert tidak bahagia.
"Selamat ya Gilbert"
Ucap Beni dengan riang gembira! Sedangkan Gilbert kesal pada Beni, Gilbert cemberut, Rania memandang Gilbert dan berkata dalam Hatinya
"Gilbert tak tampak bahagia, Kasihan Gilbert harus nikah tanpa rasa bahagia"
Gifran pun dan Istrinya merasa kasihan pada Gilbert yang tidak tampak bahagia
"Bawa Keifa ke Rumah Mu yak, Kan Keifa sudah sah menjadi Istri Mu!"
Ucap Tifan dengan bahagia, Gilbert terdiam...
Bingung Keifa mau dibawa kemana.
"Yang jelas Keifa jangan dibawa ke Rumah Orang Tua Ku!"
Teriak Beni
Gilbert memandang Rania dengan bimbang
"Ya udah Keifa tinggal dengan Mamah"
Ucap Rania
"Beneran Mamah mau tinggal dengan Keifa
__ADS_1
Ucap Gilbert dengan lirih?"
"Iya Gilbert, Keifa kan Menantu Mamah, Keifa tinggal dengan Mamah mau?"
Ucap Rania, Keifa diam tak menjawab
"Keifa jarang bicara"
Ucap Tifan
"Mana baju-baju Keifa? Sekarang Saya akan membawa Keifa pulang"
Ucap Rania
"Baju-Baju Keifa pada kebakar lima tahun lalu, Jadi sejak Keifa Sakit Jiwa Keifa memakai Baju Pemberian dari Saya"
Tifan ke Kamarnya, Membuka Lemari Pakaiannya, Dan mencari Pakaian miliknya yang sudah usang, Tifan menemukan Kaos Merah yang kemuntahan Warna Oren hingga kaos Merahnya campur Oren, Dan Tifan menemukan Celana miliknya yang sudah Sobek bagian Samping kanannya, Dan menemukan Daster Kuning yang sobek juga bagian bawah depannya, Lalu memasukannya ke Kantong plastik yang ditemukannya dari Kolong Tempat tidurnya, Dan menyodorkan Kantong Plastik itu pada Keifa
"Ini Pakaian Untuk Mu!"
Gilbert resah
"Keifa kan Sakit Jiwa, Apa Keifa tidak akan merepotkan Mamah kalau Keifa tinggal dengan Mamah?"
Ucap Gilbert dalam Hatinya
"Gilbert, Kamu boleh tetap tinggal di Rumah Ua Mu, Kamu kan kerja yak jadi Supir Ua, Biar Keifa tinggal dengan Mamah, Kamu boleh pulang kapan pun untuk temui Keifa Istri Mu"
Ucap Rania
"Iya Mah, Kalau Gilbert udah Gajian Gilbert pulang, Lima hari agi Gilbert gajian"
"Kakak antar Kamu pulang yak Rania"
Ucap Gifran
"Iya terimakasih banyak Kak"
"Ayo silahkan naik ke Mobil Keifa, Duduk disebelah Mamah"
Ucap Rania, Namun Keifa menggeleng
"Ayo Keifa tak mengapa"
Keifa menggeleng lagi, Gifran pun berkata
"Tapi Keifa kan Suami Istri dengan Gilbert, Harusnya Mereka tidur bareng donk, Gimana kalau Gilbert tinggal dengan Keifa Di Rumah Kakak yang ada di Cicaheum, Kakak setahun yang lalu beli Rumah di Cicaheum dan sempat Kakak tempati sih dengan Istri Kakak, Dan Beni juga, Tapi Cuma lima hari doank nempatinnya, Sekarang Rumah itu kosong"
Ucap Gifran pada Rania
"Tapi Gilbert kan jadi Supir Kakak? Kalau Gilbert tinggal di Cicaheum dan Kakak tinggal di Dago, Gimana caranya Gilbert jadi Supir Kakak?"
"Gilbert cuti aja dulu, Jadi Supir Kakak, Libur kerja Seminggu deh"
"Ya Aku sih gimana Gilbert Kak"
"Gilbeeert sini dulu!"
Teriak Gifran, Gilbert pun mendekati Gifran
"Apa Wa?"
"Kamu mau tinggal dengan Keifa di Cicaheum? Di Rumah Ua"
"Tapi Gilbert masih boleh kerja jadi Supir Ua?"
"Tentu boleh, Tapi Ua meliburkan Mu selama tujuh hari"
__ADS_1
Gilbert terdiam sejenak, Berkata dalam Hatinya
"Biarin deh Gilbert tinggal dengan Keifa, Daripada Keifa tinggal dengan Mamah, Takut Keifa nyusahin Mamah, Mending Gilbert deh yang di susahin Keifa biarin"
"Kak Aku boleh ikut tinggal di Cicaheum nemenin Gilbert dan Keifa?"
Tanya Rania pada Gilbert
"Boleh"
"Yuk Keifa masuk kedalam Mobil"
Ucap Gilbert, Keifa menggelengkan Kepalanya lagi, Tifan pun yang dari tadi perhatikan Keifa mendekati Keifa
"Kamu cepat masuk ke Mobil! Dari tadi menggelengkan Kepala!"
Bentak Tifan pada Keifa, Dengan merengut Keifa pun naik kedalam Mobil Gifran, Dan duduk disebelah Rania
"Suami nya Keifa, Tante minta uang donk, Tante kan sudah lama merawat Keifa Wanita yang kini menjadi Istri Mu"
Ucap Tifan tanpa rasa malu walaupun di sekitarnya ada 30 an Orang. Gilbert pun mengeluarkan Dompet Hitamnya dari Pesak Celana Jeans Pinsilnya yang berawarna Biru, Gilbert mengeluarkan Uang Lima puluh ribu Rupiah dari Dompetnya dan menyodorkannya pada Tifan
"Ini Tante"
Tifan cepat mengambil Uang dari Gilbert dengan riang gembira
"Terimakasih banyak Ganteng"
"Iya Tante"
Gilbert pun naik ke Mobil Gifran, Lalu Gilbert menutup Pintu Mobil. Gifran melajukan Mobilnya. Didalam Mobil Keifa resah noleh kanan dan kiri
"Kamu tampak resah Keifa, Tenang Keifa"
Ucap Rania lalu mengelus Punggung Keifa. 30 menit kemudian Gifran hentikan Mobilnya dan berkata
"Kita sudah sampai"
Gifran turun dari Mobilnya, Gilbert, Dan Rania pun turun dari Mobil Gifran, Sedangkan Keifa tetap duduk dengan resah
"Mamah"
Ucap Keifa
"Turun Keifa sudah sampai Kita"
Ucap Gifran
"Mamah"
Ucap Keifa dengan lirih, Rania memegang Tangan Kanan Keifa
"Turun Keifa ayo"
Ucap Rania, Keifa menggeleng dengan sedih lalu menangis tersedu-sedu
"Mamah Jangan tinggalin Keifa Mamah"
Ucap Keifa dengan lirih
"Sepertinya Keifa teringat Ibunya yang sudah meninggal Duni lima tahun yang lalu karena kebakaran dahsyat"
Ucap Gifran dengan iba pada Keifa, Rania pun kaget
"Ibunya Keifa meninggal Dunia karena Kebakaran?"
Ucap Rania
__ADS_1
"Iya, Ayahnya, Adiknya juga ikut kebakar hingga tewas mengenaskan!"
Bersambung...