
**Follow IG ku: rosakawahara
Rafi pov on**
Rafi saat tau keberadaan Rasya berada dia langsung meminta uang pada papanya tidak peduli apa yang akan terjadi namun saat ini yang penting baginya adalah bisa meminta maaf dan membawa Rasya pulang kembali ke Indonesia. Saat meminta uang dia sempat di tolak sang papa namun seminggu kemudian ia di berikan uang dengan syarat harus mau kembali kerumah, ia pun setuju yang penting bisa bertemu Rasya walaupun syarat itu pasti akan menjadi hal yang merepotkan di kemudian hari.
Ia izin sekolah selama beberapa minggu, dan saat tiba di Korea ia menuju sekolah yang dulu pernah menjadi impian Rasya, dan benar saat itu juga ia melihat gadis yang ia suka namun bersama-sama dengan cowok yang terlihat seperti berandalan, bahkan mereka tidak menuju kelas tapi malah pergi dengan mobil yang cukup mewah, tanpa berpikir Rafi pun mengikutinya dengan menaiki taksi awalnya ia kesusahan maklum Rafi tak bisa bahasa Korea. untungnya ada Google Translate dia jadi mudah.
Ia mengikuti mobil yang di tumpangi Rasya yang perlahan menjauh dari kota dan saat mobil itu berhenti pada club Rafi mengerutkan alisnya, dan ia semakin heran saat melihat keadaan Rasya sudah berantakan setelah keluar dari mobil, Rafi terus memantau dari jauh saat Rasya berhasil masuk Rafi pun langsung membayar ongkos taksinya lalu ia menyuruh orang itu kembali lagi setelah dua jam, setelah kepergian taksi itu Rafi langsung masuk namun sempat di tahan selama beberapa menit karena si penjaga meminta identitasnya mau tidak mau Rafi menunjukkan untung saja ia membawa tas selempang yang ia gunakan saat pergi hangout saja.
Setelah berhasil masuk ia langsung mencari dan bertanya pada orang-orang sekitar, setelah mendapat informasi ia langsung menuju ruangan yang digunakan Rasya bersama bajingan entah dari mana, ia berlari sambil berharap sesuatu tidak terjadi pada gadis yang ia cintai, saat tiba di depan kamar Rafi langsung mendobrak dan...
Matanya menatap kesal Rasya apalagi saat gadis itu serang asik minum dan merokok, tanpa pikir panjang Rafi memukul Aldo hingga jatuh tersungkur ke lantai, Aldo yang tak ingin mencari masalah pun akhirnya mengalah membiarkan gadis dan cowok yang tidak ia kenal sedang mengurus masalah pribadi masing-masing.
Saat kepergian Aldo, Rafi melangkah menuju pintu lalu menguncinya untung saja pintunya tadi tidak rusak saat ia dobrak, Setelah itu ia berjalan menuju Rasya dengan tatapan penuh amarah. Siapapun pasti akan takut begitu melihatnya sama halnya dengan Rasya karena gadis itu ketakutan ia memilih mundur hingga terjatuh ke atas ranjang tentunya kini Rafi sudah ada di atas Rasya.
Gadis itu berusaha mendorong Rafi namun nihil karena cowok di atasnya sangat kuat, perlahan Rasya dapat merasakan saat bibir milik Rafi menyentuh bibirnya lalu ********** secara kasar, Ciuman tersebut begitu nikmat bagi Rasya walaupun bisa di bilang sangat kasar.
__ADS_1
“Uhhh Rafi gue udah gak kuat!” desah Rasya yang berarti dia mau lebih
Karena Rasya mendesah menyebutkan namanya Rafi pun tersenyum dia langsung saja berusaha melepaskan hotpants milik Rasya namun tiba-tiba tangan gadis itu menghentikannya Rafi yang binggung pun menghentikan aktivitasnya dan membiarkan Rasya menjelaskannya.
Rasya berdiri lalu memungguti baju-bajunya setelah terpakai semua gadis itu menangis tak karuan, perlahan Raya menjelaskan pada Rafi apa yang terjadi sebenarnya, ia juga berharap saat seluruh identitas seorang Rasya Wijaya tidak akan membuat Rafi membenci padanya.
“Lo ingat saat gue pernah bilang kalo gue kotor?” tanya Rasya pada Rafi dengan air mata yang mengalir semakin deras
“Iya apa maksudnya?“ kata Rafi yang sudah penasaran setengah mati
“Sorry rafi I'm not a virgin!” ujar Rasya sambil meneteskan air matanya perlahan
“Lebih baik kamu jangan bersamaku, aku tidak perawan aku pun gk tau dengan siapa karena seingatku dulu bersama Bara ternyata bukan sama dia bahkan kejadian itu membuatku hamil aku juga sudah melahirkan anak itu merawatnya dengan penuh kasih sayang"
“Karena itulah aku suka minum, merokok bahkan balapan liar aku melakukannya untuk mencari kebahagiaan” sambung Rasya
Rafi mendengarkan cukup serius karena ia bingung harus berkata apa, seorang gadis no cinta pertamanya ternyata membohonginya? tentu saja hal itu malah membuatnya semakin kesal pada Rasya jujur bagi Rafi gadis itu terlalu bodoh, cantik tapi murahan, seharusnya dia bisa menjaga diri tapi apa yang di lakukannya setelah mendapat kejadian seperti itu bukannya bertobat tapi dia semakin masuk ke jutang yang gelap sungguh kenyataan yang benar-benar pahit untuknya terima.
__ADS_1
Rasya yang melihat raut wajah Rafi pun tersenyum dia sudah tau hasilnya tak akan ada seorang pun yang bisa menerima gadis seperti Rasya, dengan tersenyum ia melangkah menuju luar club meninggalkan Rafi yang masih terdiam.
Tapi sebelum benar-benar pergi Rasya sempat mengucapkan kata-kata terakhir “Terimakasih atas kebaikan, kebahagiaan selama ini yang sudah kamu berikan bahkan kepedulianmu terhadapku yang rela jauh-jauh dari Indonesia ke Korea menjemputku sepertinya realita tentang kehidupan ku terlalu pait untuk kamu terima kalo begitu persahabatan kita sampai disini saja terimakasih!" ujar Rasya sambil meneteskan air mata lagi
“Jujur Rafi gua udah jatuh cinta ke kamu berharap kamu satu-satunya orang yang selalu ada untukku aku bahkan berharap kamu menjadi pacarku atau kalo mungkin menjadi suamiku tapi setelah mengetahui fakta tentangku ekspresimu sudah membuktikan bahwa aku tak pantas kamu miliki” lanjut Rasya kemudian benar-benar pergi dari hadapan Rafi
Setelah kepergian Rasya ia cukup terdiam selama satu menit namun tiba-tiba ia sadar bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna kecuali sang Pencipta, dengan semangat Rafi pun berlari mengejar Rasya kali ini ia akan menerima gadis dan anak dari Rasya tulus dan sepenuh hati.
Saat tiba luar club Rafi menemukan Rasya tanpa pikir panjang ia pun memanggilnya namun gadis itu malah berlari ketakutan seperti habis melihat setan, tanpa pikir panjang Rafi pun mengikuti Rasya yang berlari menuju jalanan dan....
Brak
Kecelakaan terjadi pada Rasya mungkin karena takut dan panik jadi gadis itu tidak melihat keadaan sekitar, tubuh Rasya terpental tak jauh dari tempat kejadian, orang-orang pun langsung mencari bantuan banyak yang membantu menelpon rumah sakit namun Rafi menghentikannya karena taksi yang ia gunakan tadi masih stay walaupun sudah ia suruh pergi.
“Sorry he is my friend so let me take him to the hospital” orang-orang membantunya membawa Rasya ke taksi dan saat selesai Rafi pun meminta yang menyetir supir taksi itu pun mau karena mendapat uang cukup banyak, dengan ke cepatan di atas rata-rata Rafi langsung mengendarai mobil taksi itu agar cepat Rafi si masnya cuman bisa mengelus dada karena ketakutan.
**Rafi Pov Offf
__ADS_1
Jangan lupa vote and komentar**!!!!