TEKAD

TEKAD
04. MENDEKATI


__ADS_3

Setibanya di kelas teman-teman Rasya pada heboh gara-gara dia di tolong Rafi yang ternyata notabenenya cuek terhadap cewek, nolong pun enggak pernah tapi tadi dia malah ngobrol sama nolongin Rasya saat upacara.


“Gila lo pacaran ya sama most wanted sekolah kita?” tanya Brian ketua kelas


“Ice boy tiba-tiba peduli sama cewek gak percaya gue!” kata Vivian dia cewek yang suka gosip


“Lo melet dia pakai apaan dah?” sahut Sia bertanya


“Pakai pelet anti mainstream lo pada penasaran?” tanya balik Rasya terlihat sangat serius


“Apaan?” tanya Brian dia tuh makhluk jomblo awet jadi wajar kalo penasaran mungkin pengen salah haluan buat dapet pacar


“Pakai pelet buat mancing ikan lele!” jawab Rasya datar


“Bangsat!” umpat Brian kesal


“Gaada akhlak!” timpal Vivian


“Traktiran di restoran elo kali Sya!” kata Danang yang membuat satu kelas setuju


“Gue gak pacaran, kalo kalian mau makan di restoran gue beli aja kek!” kata Rasya sambil berjalan menuju tempat duduknya


“Yah!” jawab satu kelas kompak


Tak lama pelajaran dimulai kembali dengan tenang, aku pun mengikuti pelajaran hingga pulang sekolah awalnya ingin bolos tapi pasti ada Rafi bikin kesel aja.


******


Pukul tiga sore sekolah udah usai karena tidak tau kelasnya si Rafi jadi dia menunggunya di depan kelas, tak lama kemudian dia datang sambil memberikan ponselnya lalu Rasya memberikan dasinya mereka berdua sama-sama berterima kasih. Tanpa sadar teman-teman Rasya ternyata masih di dalam dan mereka heboh sendiri gara-gara apa yang mereka lihat barusan.


“Sory temen gue rada kampung emang!” kata Rasya sambil berjalan menuju parkiran di ikuti Rafi


Saat di parkiran Rafi sempat meminta Rasya untuk ikut dengannya namun Rasya menolak karena dia bawa mobil sendiri. Pada akhirnya mereka pulang dengan kendaraan masing-masing.


******


Setibanya dirumah seperti biasa Rasya akan melihat anaknya kemudian menjaga anaknya setelah selesai mandi, sambil memainkan hp tiba-tiba terdapat pesan whatsap masuk dari nomer yang bertuliskan cowok ganteng. Dia membalasnya yang ternyata itu adalah Rafi cowok itu mengajak dirinya berangkat sekolah bareng besok dengan senang hati dia menerimanya lagian untuk menghemat bensin, setelah memberikan lokasi rumahnya dia pergi menggendong anaknya sambil sesekali menciumi karena sangking bahagianya.


Ting tong


Suara bel membuat Rasya menghentikan aktivitasnya kemudian dia berjalan menuju pintu, saat terbuka ternyata seorang anak yang tidak ia kenal saat ingin mengusirnya tiba-tiba Bi Leha datang dan memberi tahu jika itu anaknya, Rasya pun mengangguk paham lalu mempersilahkan dia masuk. Saat didalam Rasya menanyakan nama anak itu.


“Namanya siapa dek?” tanyaku


“Andika Kak!”


“Oh yaudah kamu boleh bantuin ibu kamu ngurus Ival dan bisa sekolah kembali nanti aku carikan sekolah dekat sini aja!” kataku


“Terimakasih kasih mbak!” jawabnya

__ADS_1


Rasya pun mengangguk lalu menuju kamarnya sambil membawa anaknya kali ini dia ingin tidur bareng sama Ival.


*******


Ke esokan paginya Rasya bangun lalu menyuruh bibi memandikan Ival, sedangkan dirinya bersiap berangkat ke sekolah. Selesai mandi dan sarapan dia langsung keluar rumah menunggu Rafi menjemputnya.


“Kak ini bekalnya!” ujar Andika sambil memberikan kotak bekal


“Makasih ya!” ujar Rasya sambil memasukkan kotak bekalnya ke dalam tas


Tak lama kemudian Rafi datang dengan memakai motor ninja berwana hitam, Rasya melihat itu sedikit terpukau apalagi setelah melihat Rafi melepaskan jaketnya dan bersandar di motornya. Tak ingin berlama-lama Rasya langsung pamit berangkat tak lupa juga di menhisap rokok. Saat berada di dekat Rafi lagi-lagi tuh cowok merebut rokoknya.


“Ih lo kenapa sih!”


“Jangan ngerokok lagi awas aja kalo ketahuan!” ancamannya dengan sorot mata menakutkan


“Btw rumah orang tua kamu keren juga ya dari pada kontrakanku!” katanya membuat Rasya kesal dia paling benci jika menyangkut pautkan dengan orang tua


“Itu rumah gue beli sendiri pake kerja keras gue!” jawabku malah membuat dia tidak percaya


“Gak percaya, kalo pun itu rumah kamu darimana uang...? ngerampok...?”


“Ck, enak aja lo tau restoran yang kemarin itu!”


“Iya kenapa, tuh restoran hebat ya  udah punya dua cabang bahkan terkenal di mana-mana!”


“Iya dong kan gue yang punya!”


“Lo aja kurang update!”


Tak lama kemudian mereka tiba di sekolah seperti biasa pasti akan menjadi sorotan para murid apalagi keduanya terkenal ice boy dan bad gril sekolah, Rasya memberikan helmnya pada Rafi lalu mereka berdua menuju kelas Rasya. Saat di depan kelas keduanya mengobrol tentang kenapa Rafi baik pada Rasya namun yang di dapat malah membuat Rasya bingung alasan tuh cowok membantu dia adalah karena pengen aja.


“yaudah gue masuk deh!” sambil berjalan menuju kelas


“Sya, wekend mau jalan bareng gak?”


“Boleh!” jawab Rasya lalu masuk ke kelasnya


********


Jam istirahat membuat semua murid berlalu lalang menuju kantin namun berbeda dengan Rasya dan Rafi keduanya malah santai di kelasnya Rasya sambil menikmati bekal masing-masing, keduanya saling menyuapi membuat siapa pun yang melihatnya pasti akan iri.


“Sya lo mau rokok gak?” tanya Anwar setelah melihat Rasya selesai makan dan minum


“Boleh!” jawab Rasya menerima rokok dari Anwar


“Makasih An!”


“Oke!” jawab Anwar sambil mengajak yang lainnya keluar ke kantin menyisakan Rasya dan Rafi di dalam kelas

__ADS_1


Saat ingin menghisap nya lagi-lagi Rafi merebutnya lalu melemparnya ke tempat sampah. Kemudian dia manatap Rasya kesal tapi yang di tatap malah cemberut membuat Rafi gemas.


Tanpa sadar Rafi mengelus rambut Rasya lembut, lalu dia mendekatkan wajahnya ke Rasya. Sontak itu membuat Rasya panik dia sedikit mendorong Rafi namun cowok itu semakin mendekat dan.


Cup


Rafi menciumnya awalnya hanya ingin menempelkan saja namun entah setan mana yang merasukinya dia perlahan mengigit bibir bawah Rasya lalu ********** lembut. Ciuman dari Rafi membuat Rasya menikmatinya bahkan ia sempat mendesah ketika Rafi mencium lehernya.


“Akhhh Fi” mendengar itu Rafi langsung menghentikan aksinya lalu meminta maaf pada Rasya


“Maaf Sya!”


Setelah kejadian ciuman itu membuat suasana canggung namun Rasya mencoba mencari topik lain. Karena merasa bosan akhirnya Rasya mengajak Rafi ke roftoop sekolah. Saat tiba di roftoop Rafi sangat kagum karena ini pertama kali baginya. Mereka berdua duduk di kursi yang tak terpakai sambil menikmati pemandangan dari atas.


“Keren Sya!”


“Iya Raf!” jawab Rasya yang juga ikutan menikmati pemandangan


Ketika menikmati pemandangan perlahan air mata Rasya turun karena teringat Bara, melihat Rasya Nagis membuat Rafi bingung bahkan dia sampai menyalahkan dirinya sendiri.


“Kamu nangis gara-gara aku cium tadi kah?” perkataan Rafi membuat Rasya kaget


“Enggak lah gue cuman sedih aja!” jawab Rasya


Dia tidak ingin menjelaskan masalah hidupnya pada orang lain karena baginya semua orang itu hanya ingin tau masalahnya dan tidak ingin membantunya sama sekali.


“Oh kirain!” jawab Rafi


Rasya tersenyum kemudian mengajak Rafi kembali ke kelas karena bel masuk sudah berbunyi, tanpa pikir panjang keduanya langsung balik ke kelas masing-masing. Setibanya di kelas tak lama kemudian guru datang dan membuat Rasya terkena masalah gara-gara dia lupa membawa buku, Rasya pun terkena hukuman ber lari keliling lapangan sebanyak sepuluh kali.


Dengan malas dia berlari mengelilingi lapangan sialnya dia malah di perhatikan oleh Rafi, lagi-lagi tuh cowok datang saat Rasya kesusahan seakan dia sedang mematai hidup Rasya. Selesai berlari Rafi memberikannya minuman Rasya pun menerimanya sambil beristirahat padahal hanya sepuluh kali dia sudah merasakan lelah mungkin karena lapangan sekolah yang terlalu luar sehingga membuatnya lelah bahkan kakinya terasa lumpuh.


“Kamu kenapa lagi sih?”


“Lupa bawa buku aku hehehe!” jawab Rasya kemudian berdiri


“Dah ah gue balik ke kelas dulu ntar tungguin jangan tinggal!”


“Eh ada syaratnya!” kata Rafi membuat Rasya berhenti seketika


“Apa?”


Terlihat Rafi menunjuk kedua pipinya yang berarti cium kanan kiri, Rasya membulatkan mata lalu tersenyum.


“Nanti aja gak lihat cctv?”


Mendengar hal itu Rafi mengangguk sambil tersenyum lalu dia membiarkan Rasya kembali ke kelasnya.


Jangan lupa vote and koment!

__ADS_1


Instagram: rosakawahara


__ADS_2