TEKAD

TEKAD
21. ANDARA (Season 2)


__ADS_3

Ig: Rosakawahara


Hari ini Ival pergi sekolah bersama kedua orang tuanya Rafi dan Rasya mereka selalu mengantarkan anaknya agar terlihat harmonis namun sebenernya tidak, sudah seminggu ini Rasya tidak mempedulikan Rafi.


”Ayah sama bunda jangan bertengkar ya” ucap Ival setelah turun dari mobil


Rasya jongkok lalu mengucapkan ”Kami tidak bertengkar kamu cepat masuk ya nanti telat, jangan nakal dengerin ibu guru”


”Iya mama, dadah papa” jawab Ival lalu berlari kecil menuju kelas saat ini dia kelas 2 sd meskipun masih kecil dia paham sekali dengan perasaan kedua orang tuanya dia berbeda dengan anak seusianya yang sibuk bermain namun Ival sibuk belajar tentang bisnis


setelah kepergian Ival, Rasya berdiri lalu melangkah pergi meninggalkan Rafi setiap hari dia seperti ini.


”Siapa Andara?” Rasya berhenti


”Kau gk berhak tau tentang siapa dia dan gk perlu ikut campur dalam urusanku”


Rafi menarik tangan Rasya lalu memukul pipi istrinya hingga berwarna merah, sakit terasa panas tetapi Rasya tidak peduli dia memilih pergi memasuki mobil miliknya meninggalkan sang suami.


”Rasya” teriak Rafi yang tentu saja gadis itu tidak mendengar nya


Perasaan Rafi berubah sedih, kecewa, marah ketika istrinya tercinta berubah. Ia berpikir istrinya selingkuh tetapi hatinya selama ini selalu mengatakan bahwa Rasya tidak akan melakukan hal seperti itu ia percaya istrinya baik namun saat hari itu ketika Rasya tidur hp istrinya mendapat telpon dengan nama Andara ia pikir itu salah satu anak buahnya sang istri yang bekerja di restoran Rafi tetap diam namun semakin hari semakin aneh Andara selalu menghubungi Rasya, selalu ikut pergi ketika sang istri keluar kota mengurus bisnis namun dua hari lalu sekretaris Rasya kerumah mencari istrinya padahal sebelum pergi sang istri pamit mengurus bisnis dengan sekretaris nya ternyata ia di bohongin Rasya selama ini. Ia semakin curiga namun tidak bisa berbuat apa-apa iq ingin meminta bantuan sang adik Bara yang ahli dalam mencari informasi tetapi anak itu sedang sibuk di Amerika mengurus bisnis mau tidak mau ia harus bersabar hingga Bara pulang ke Indonesia.


”Apa yang sebenarnya di lakukan Rasya kenapa dia seperti itu?”


Akhirnya Rafi memutuskan pulang kerumah tidak pergi bekerja ia pulang dengan tukang ojek. sebenarnya Rafi sangat merindukan masa di mana sebelum nikah masa dimana Rasya selalu di sampingnya namun sekarang dia sangat berubah tidak memperdulikan suaminya.


”Apa dia sekarang balas dendam karena aku sudah meninggalkanya waktu itu hingga membesarkan Ival sendirian? Ia pasti kecewa ketika dalam keadaan susah aku tidak bersamanya!"


”Tuan nona Rasya mungkin sedang sibuk bibi yakin dia tidak akan melakukan hal aneh mungkin saja ia capek bolak-balik keluar kota menguris bisnisnya, saya saja bangga dengannya gadis itu berjuang dari nol hingga menjadi pembisnis yang sukses sekarang restoran nya memiliki cabang dimana-mana!”


”Iya bi saya tau terimakasih sudah merawat istri beserta anak saya selama ini”

__ADS_1


”Gak papa tuan Rasya sudah saya anggap anak sendiri saya justru sangat berterimakasih karena dengan bantuan nya anak saya bisa sekolah lagi sekarang”


”Kalo begitu saya ke kamar dulu ya bi nanti tolong buat makanan untuk anak-anak saja bi saya masih kenyang” Rafi menuju kamar miliknya ia memilih tidur agar tidak memikirkan apapun


***


Untuk pertama kalinya Rafi memukuli ku sangat sakit, panas sekali rasanya ingin menangis tetapi aku memilih masuk mobil meninggalkan dia.


”Astaga pipi kamu kenapa merah?” tanya Andara ketika berjumpa denganku dia sudah menungguku di salah satu cafe terkenal di surabaya


”Rafi memukuli ku!” jawabku dengan nada kesal


”Kenapa dia berbuat seperti itu? apa tidak sakit?”


”Tentu saja sakit, aku rasa dia seperti itu karena cemburu dia bahkan menanyakan siapa Andara” jawabku sambil mengelus pipi


cowok di hadapanku tersenyum sambil bercanda ”Apa mungkin dia benar-benar cemburu kau serius sayang?” aku mengangguk


”Yah, sepertinya begitu?”


”Tetapi ini juga hal buruk jika dia sampai kasar begitu, apa tidak masalah?”


”Hahahaha ini memang sakit tapi tidak sesakit yang aku alami selama ini” jawabku sambil tersenyum remeh


”Terserah kalo dia semakin kasar aku tidak akan peduli lagi jika ada apa-apa denganmu”


”Yah tenang saja, untuk saat ini aku tidak akan pulang ke rumah aku akan pulang ke apartemenku yang jarang aku tinggali dia pasti tidak akan berpikir aku disana”


”Yaudah, lalu bagaimana apa kau sudah mendapatkan informasi tentang Lula?”


”Tidak saat ini Bara masih di Amerika dia masih mencari tau siapa Lula”

__ADS_1


”Aku harap segera mendapatkan faktanya karena bagaimana pun hal ini tidak bagus bagus bagi kita semua!”


”Yah tapi aku sangat sulit mencari seseorang hanya dengan bermodalkan kartu nama aku takut itu palsu!”


”Sial kau benar juga seperti nya ini memerlukan waktu yang sangat lama sayangku”


plak


Rasya memukul pelan kepala cowok dihadapannya bisa-bisanya dia bercanda di saat sedang serius. Andara adalah kakak Rasya yang pernah merawatnya ketika masih smp semua orang tidak tau hubungan mereka berdua karena Rasya merahasiakan nya, ia akan mencari Andara ada hal penting seperti ini.


”Sakit tau” kata Andara sambil mengusap pelan kepalanya


”Lemah, ngomong-ngomong aku rasa Lula bukan orang Amerika karena aku pernah melihat nya di Indonesia ia pergi ke pantai di Malang!”


”Kau pikir pantai di Indonesia hanya untuk orang-orang Indonesia? tentunya orang luar dari negara kita pasti mampir kesini untuk berlibur tau kan pantai di negara kita bagus dan sangat indah untuk dinikmati!”


”Ehhh benar juga ya, tapi aku yakin dia orang Indonesia!”


”Kalo begitu lebih baik kau cari saja sendiri pasti dia masih di Indonesia karena kejadian itu masih belum lama kan?”


”Tentu kalo begitu besok temani qku pergi ke suatu tempat, baiklah kak aku akan pulang dan beristirahat jika ada hal yang penting nanti malam kita bertemu disini lagi”


”Yah makanan nya biar aku saja yang bayar cepat pergi!”


Aku melangkah pergi setelah berpamitan menuju parkiran setelah itu melajukan mobil ke arah apartemenku yang tak jauh dari Cafe.


”Aku tidak pulang lagi apa Ival akan marah?” ucapku sendirian di dalam mobil ”Nanti aku vc saja deh aku harap dia baik-baik saja, aku juga berharap Rafi tidak memukuli anaknya sendiri semoga dia bisa merawat anaknya sendiri dengan baik!”


Sesampainya di apartemen aku langsung membersihkan beberapa barang yang terlihat berantakan tempat ini akan menjadi tempat tinggalku sementara beberapa hari atau mungkin minggu. Setelah merapikan semuanya aku pergi mandi lalu belanja beberapa sayur karena aku lapar, setelah belanja aku memasak makanan favoritku nasi goreng selesai makan waktu masih siang akhirnya aku memilih tidur.


Jangan lupa vote and coment! jangan lupa koin dan poinnya ya terimakasih..

__ADS_1


__ADS_2