Teman Tapi Demen

Teman Tapi Demen
# 10


__ADS_3

jam 4 sore aku dan bayu memutuskan untuk jalan - jalan di sekitar kebun teh, kami menikmati pemandangan disini.


" aaahh seger banget sih udara disini.. " kataku sambil merentangkan tangan dan menarik nafas dalam - dalam


sedangkan bayu hanya tersenyum melihat tingkah ku. kami bercanda dan tertawa bersama, hari ini bayu sangat jail sekali dan entah siapa yang mulai kami mulai berlari saling mengejar.


lebih tepat nya bayu yang mengejar aku, hehehe


karena cape aku berhenti dan duduk di atas rumput, bayu menyusul dan memeluk ku dari samping.


" makasih ya, lo udah bawa gue kesini.. " kata ku kepada bayu sambil membalas pelukan nya.


" gue akan lakuin apa pun buat lo, asal lo bahagia dan selalu tersenyum.. " bisik nya


bayu mengecup kepala ku, dan setelah itu pandangan kami teralihkan dengan hamparan perkebunan teh.


aku menyandarkan kepala ku di bahu bayu,


" andai lo bukan sahabat gue, pasti gue udah baper yu sama perlakuan lo ini.. " batin ku


tidak terasa malam pun tiba, kami pergi dari sana. karena cuaca disini sudah mulai sangat dingin kami memutuskan untuk mencari minuman hangat.


kami melihat ada yang menjual bandrek, kami pun mampir kesana.


" yu, gue pengen jagung bakar dong.. " pinta ku


bayu pun tersenyum dan memesan jagung bakar. kami menunggu pesanan kami sambil minum bandrek yang sudah sebelumnya kami pesan.


jagung bakar pesanan kami pun akhirnya datang juga. kami menikmatinya sambil melihat bintang - bintang yang bertaburan di atas langit yang cerah ini.


setelah jagung bakar nya habis bayu mengajak ku untuk makan malam.


" gimana kalau kita makan basi atau mie ayam kaya nya enak tu.. " saran ku


kami pun mulai mencari penjual baso di sekitaran sini. setelah ketemu dengan kios baso kami mulai memesan nya.


jam sudah menunjukan pukul 10 malam kami pun kembali ke vila, disana aku tidak melihat mang uya atau pun bi lilis.


" mereka udah pulang, kerja mereka disini cuma sampe sore doang.. " kata bayu seolah - olah dia tahu fikiran ku.


aku pun cuma ber oh ria, bayu duduk di sofa dan aku pun mengikutinya aku merebahkan diri ku di sofa itu, kaki bayu aku jadikan bantalan kepala ku.

__ADS_1


bayu yang melihat aku rebahan mengelus rambut ku.


karena enak nya di elus bayu aku pun tanpa sadar tertidur.


bayu mengangkat dan memindahkan ku ke dalam kamar. sebenar nya aku terbangun karena ulah bayu yang memindahkan ku, tapi karena masih mengantuk jadi aku tidak membuka mata ku.


" biar lah kali - kali aku kerjain bayu " fikir ku


sesampai nya aku di kamar, aku dapat merasakan bayu membaringkan ku di atas tempat tidur , dia juga menyelimuti ku dan mengecup kening ku cukup lama.


dan setelah mengecup kening bayu membelai pipi ku


" andai lo tau li, gue sayang banget sama lo. pasti gue laki - laki yang beruntung bisa dapetin lo. tapi gue gak mau egois, gue gak mau karena perasaan gue ke elo hubungan kita jadi jauh, gue gak bisa jauh - jauh dari lo li.. " kata bayu dan dia pun mengecup kening ku lagi


" selamt malam bidadari ku.. " aku bisa mendengar langkah kaki bayu dan dia mulai menutup pintu nya. aku menunggu bebrapa menit sampai ku rasa sudah aman aku pun membuka mata ku.


aku tidak percaya kalu bayu juga mempunyai perasaan yang sama dengan ku, dan pemikiran kami pun sama takut untuk mengungkapkan perasaan masing - masing karena takut salah satu dari kami menjauh.


tapi kalau kami mempunyai perasaan yang sama mana mungkin kami akan saling menjauh.


malam ini aku bisa tertidur sangat nyenyak dan bisa bermimpi sangat indah. karena aku kini tahu perasaan bayu sebenarnya.


#####


karena aku tahu bayu tidak mungkin menyatakan perasaan nya jadi hari ini aku putuskan untuk mendekati nya secara halus.


agar dia tahu perasaan ku terhadap nya.


aku pun turun ke bawah dan menuju meja makan.


ternyata bayu juga sudah ada disana sedang meminum kopi.


" pagi.. " sapa ku sambil mengecup pipi bayu


aku tersenyum melihat ekspresi bayu sungguh sangat lucu.


aku pun duduk di samping bayu, aku mengambil nasi goreng aku menaruh di tengah - tengah antar aku dan bayu.


" yu makan dulu nih.. " kata ku sambil menyodorkan sendok yang berisi nasi.


bayu menatap ku heran.

__ADS_1


" kenapa emang salah kalau gue pengen makan sepiring sama lo, emang salah kalau gue juga pengen nyuapin lo.. " tanya ku sambil cemberut.


bayu langsung memgang tangan ku yang dari tadi sedang memgang sendok dan dia menyuap kan nasi itu ke mulut nya.


aku pun tersenyum dengan tingkah nya.


" gak salah ko, lo boleh lakuin apa aja asal lo bahagia.. " kata nya sambil mengusap rambut ku.


kami pun akhirnya makan sepiring berdua dan saling menyuapi.


" aduuuh pagi - pagi seneng deh kalau liat aden sama si eneng nya mesra - mesraan gitu bibi jadi iri.. "


aku pun tersenyum ke arah bi lilis, dan dapat ku pastikan pasti muka ku sudah sangat merah.


" semoga hubungan kalian langgeng ya, semiga juga kalian bisa cepat - cepat menikah.. " kata bi lilis lagi


" amien... " kata ku sedangkan bayu entah apa yang sedang di fikir kan nya dia malah memalingkan wajah nya dari ku.


kami pun menyelesaikan sarapan kami, karena hari ini hari terakhir kami disini jadi kami akan puas - puasin untuk berjalan - jalan, karena kami akan pulang sore nanti.


aku dan bayu memutuskan untuk berjalan - jalan di sekitaran gunung mas, kami membeli sebuah layangan dan menerbangkan nya bersama - sama.


kami juga bermain sepeda air dan masih banyak lagi hal yang kami lakukan. aku sungguh senang hari ini. dan aku ingin ahri ini berhenti untuk sementara.


waktu pun berjalan sangat cepat, kami pamit kepada mang uya dan bi lilis. di tengah perjalan kami mampir dulu di sebuah restoran .


setelah selesai makan kami pun melanjutkan perjalanan kami, karena kelelahan aku pun tertidur di dalam mobil bayu.


cukup lama aku tertidur sampai aku merasa mobik berhenti dan ternyata aku sudah sampai depan rumah.


" udah sampe.. ? " tanya ku pada bayu


" udah, sana gi lo masuk terus istirahat, lo keliatan cape banget.. " kata bayu sambil mengusap rambut ku.


aku pun menganggukan kepala ku, tapi sebelum keluar dari mobil nya aku memeluk bayu, bayu pun membalas pelukan ku dan dia kecup kening ku cukup lama.


" udah sana.. ini udah malam gue gak turun ya, titip salam aja buat mamah.. " kata bayu sambil melepaskan pelukannya.


aku pun tersenyum dan mengecup pipi nya sekilas.


" terima kasih buat hari ini.. " bisik ku

__ADS_1


aku pun membuka pintu mobil dan masuk kedalam rumah tanpa menunggu jawaban dari bayu


__ADS_2