Teman Tapi Demen

Teman Tapi Demen
#30


__ADS_3

bayu membawa amelia ke restoran yang sangat mewah setelah mereka memesan makanan amelia pun pamit ke toilet terlebih dahulu.


sambil menunggu bayu memainkan ponselnya, tidak di sangaka rahayu juga berada di restoran yang sama dengannya.


" kak bayu.. ? " tanya rahayu heran


" ayu.. ? " kata bayu kaget


" kakak sedang apa disini..? " tanya rahayu penasaran


bayu pun berfikir jawaban apa yang bisa dia berikan agar rahayu tidak memberi tahukan gisel tentang ini.


" ah itu kakak sedang rapat dengan seseorang.. " jawab bayu beralasan


" di hari libur seperti ini.. ? " tanya rahayu lagi


" iya dia bisanya hari ini jadi ya kenapa tidak.. " jawab bayu sambil tersenyum


di dalam hati dia berharap agar amelia tidak segera kembali kalau tidak semuanya bisa kacau.


" sudahlah sayang mungkin kak bayu sedang sibuk, sebaiknya kita segera pulang.. " ajak rama yang kebetulan juga berada di situ


akhirnya mereka pun pamit dan meninggalkan bayu.


bayu merasa lega tidak lama amelia pun datang.


" sorry lama di toiletnya antri " kata amelia sambil duduk di depan bayu


" iya nggak apa - apa lagian makanannya juga belum datang.. "


makanan yang di tunggu - tunggu akhirnya datang juga, mereka mulai menyatap hidangan yang ada di hadapan mereka


mereka makan sambil mengobrol dan bercanda, bahkan mereka pun saling menyuapi layaknya sepasang kekasih.


cukup lama mereka di tempat itu, amelia melihat jam dan meminta bayu untuk segera mengantarkannya pulang.


di sepanjang perjalanan mereka saling berpegangan tangan, kini mereka sudah sampai di depan rumah amelia.

__ADS_1


" terima kasih ya sudah mengajak ku makan siang.. " kata amelia


" sama - sama, aku nggak mampir ya soalnya harus segera pulang.. " kata bayu


" iya nggak apa - apa, nanti kalau sudah sampai rumah kabarin ya.. "


" tentu "


mereka pun saling melemparkan senyuman, amelia hendak membuka pintu tapi tangannya keburu di tahan oleh bayu.


amelia pun melihat ke arah bayu, bayu menarik tubuh amelia dan dia pun memeluk amelia dengan sangat erat.


" li aku sangat merindukan mu " bisik bayu


" aku juga sama " balas amelia


bayu mengecup bibir amelia dengan sangat lembut, kecupan itu pun kini berubah menjadi sebuah *******.


" li aku menginginkan mu saat ini.. " bisik bayu di sela - sela lumatannya


" aku mohon jangan hari ini.. " jawab amelia


" kapan sayang.. ? aku sudah lama sekali tidak mendapat jatah.. kamu tahu selama ini aku juga merindukan itu.. " kata bayu


" nanti ada waktunya kita akan bersama sekarang aku harus segera masuk, sebentar lagi orang ku datang.. "


" baiklah hari ini kamu bisa lolos tapi lain kali tidak akan " kata bayu sambil tersenyum


" aku tunggu hari itu " amelia pun kembali mengecup bibir bayu sekilas lalu segera merapikan penampilannya.


setelah di rasa semua sudah selesai amelia pun segera keluar dari mobil.


bayu tersenyum sambil melambaikan tangannya lalu dia pun segera meninggalkan rumah amelia.


saat ini dia sedang benar - benar bergairah dan itu karena amelia, bayu berfikir dia harus segera menuntaskan hasratnya itu.


bayu segera mempercepat mobilnya dia ingin segera sampai di rumah.

__ADS_1


setibanya bayu di rumah dia segera mencari gisel.


" gisel... "


" gisel.. " panggil bayu


gisel yang mendengar ada yang memanggilnya segera datang dan melihat suaminya sudah pulang.


" bayu ada apa kamu teriak - teriak seperti itu.. ? " tanya gisel heran


bayu pun menarik tubuh gisel masuk kedalam kamar mereka tidak lupa bayu juga mengunci kamar itu.


" ada apa ini bay.. ? "


bukannya menjawab pertanyaan gisel bayu malah langsung membuka bajunya dan juga baju gisel.


bayu langsung ******* bibir gisel dengan sangat kasar, gisel yang mendapat perlakuan seperti ini langsung berontak.


dia tidak mengerti apa yang terjadi dengan suaminya itu.


" bayu kamu kenapa.. kenapa seperti ini.. " tanya gisel penasaran


" kamu jangan banyak bicara, aku saat ini sedang menginginkannya.. jadi aku mau kamu melayaniku sekarang.. " kata bayu sambil terus mencumbu gisel.


gisel yang mulai mengerti pun segera membalas cumbuan bayu, mereka pun saling *******.


bayu sudah tidak perduli gisel akan merasa sakit atau tidak yang terpenting baginya sekarang dia bisa menyalurkan hasratnya itu.


dan siang itu mereka pun mulai berolah raga, bahkan keringat pun sudah membasahi tubuh mereka berdua.


setelah cukup lama bergelut dengan aktifitas mereka akhirnya bayu dan gisel tumbang juga.


bayu segera berpindah tempat dan berbaring di samping gisel, gisel membaringkan tubuhnya dan menghadap ke arah bayu.


" terima kasih sayang... " kata gisel lalu mengecup pipi bayu


bayu pun tersenyum ke arah gisel dan karena kelelahan mereka berdua pun akhirnya tertidur sambil berpelukan.

__ADS_1


bayu merasa puas akhirnya bisa menuntaskan keinginannya walaupun dengan wanita yang berbeda.


__ADS_2