
sebulan sudah berlalu sejak rama menyatakan perasaannya kepada amelia, dia juga sudah membawa amelia bertemu dengan keluarga besarnya.
dan mereka juga sudah memutuskan tanggal pernikahan mereka, mereka akan menikah tepat seminggu lagi.
semua persiapan sudah hampir selesai mereka berdua juga sepakat untuk tidak mengundang banyak tamu cukup keluarga dan sahabat dekat saja.
selama sebulan ini juga amelia mencoba membuka hatinya untuk rama, dia akan berusaha menjadi istri yang baik untuk rama nantinya.
hari berlalu dengan sangat cepat tidak terasa hari ini amelia akan segera melaksanakan akad nikah, dan tentu saja dion yang akan menikahkannya.
rombongan pengantin pria pun sudah datang dan acara pun segera di mulai, amelia duduk manis di samping rama sambil mendengarkan calon suaminya itu mengucapkan ijab dengan sangat lantang.
dia tersenyum ketika kata ' SAH ' terucap dari para saksi dan tamu undangan yang hadir.
saat ini dia sudah resmi menjadi seorang istri, rama memasangkan cincin di jari amelia dan begitu pun sebaliknya.
amelia mencium tangan rama untuk pertama kalinya dia pun mulai menangis, tangisan bahagia karena tuhan sudah mengirim rama di hidupnya.
setelah selesai mencium tangan rama kini giliran rama yang mencium kening amelia, hari ini mereka merasa sangat bahagia.
selesai akad mereka langsung menyelenggarakan resepsi tidak banyak tamu yang datang karena memang mereka tidak banyak mengundang orang.
tepat jam 7 malam acara resepsi pun selesai, amelia dan rama pun segera pergi ke apartemen amelia bersama dengan dion.
sesampainya disana amelia langsung masuk ke dalam kamar sedangkan rama masih betah mengobrol dengan dion.
amelia langsung masuk ke dalam kamar mandi dia merasa seluruh badannya sangat lengket.
setelah selesai bersih - bersih dan berganti baju amelia pun segera ikut bergabung bersama suami serta adiknya.
" kamu nggak mandi.. ? " tanya amelia kepada rama
" mau sebentar lagi, " jawab rama sambil terus matanya menatap pertandingan bola yang sedang tayang di tv.
__ADS_1
amelia pun mengambil majalah dan mulai membuka setiap halamannya, setengah jam berlalu amelia pun memutuskan untuk kembali ke kamar.
dia akan melihat majalah di balkon kamarnya saja, tapi sebelum amelia masuk ke kamar dia lebih dulu membuat teh hangat untuk menemaninya di atas.
rama yang melihat amelia masuk ke kamarnya pun langsung ikut menyusul dan meninggalkan dion seorang diri.
sesampainya di dalam kamar rama tidak melihat amelia tapi dia melihat pintu balkon terbuka sudah pasti amelia berada di sana.
dan benar saja amelia sedang duduk manis sambil melihat majalah yang tadi di bawanya, amelia tersenyum ketika melihat rama berdiri sedang memandang dirinya.
" apa ada yang salah.. ? " tanya amelia
" nggak ada, ya sudah aku mandi dulu ya.. " kata rama dan langsung di angguki oleh amelia
tidak butuh waktu lama untuk rama bersih - bersih dan berganti baju kini dia terlihat lebih segar.
rama pun kembali menemui amelia yang masih berada di balkon, kini rama melihat amelia sedang berdiri di dekat pembatas balkon sambil melihat lurus ke depan.
" apa yang sedang kamu pikirkan.. ? " tanya rama
" nggak ada.. aku masih belum percaya aja kalau sekarang aku sudah menjadi istri kamu.. " kata amelia
" apa kamu bahagia.. ? " tanya rama
" tentu aku bahagia, karena aku menikah dengan laki - laki baik seperti kamu.. terima kasih sudah mau menerima semua kekurangan aku.. " kata amelia
rama tersenyum mendengar perkataan istrinya itu, mereka masih betah dengan posisi ini. memandang langit yang penuh dengan bintang dan tentunya saling berpelukan.
" sudah larut sebaiknya kita beristirahat.. " ajak rama dan amelia pun menurut
rama membawa amelia masuk kedalam kamar mereka, tidak lupa dia juga menutup pintu balkon.
rama dan amelia pun mulai membaringkan tubuh mereka di atas tempat tidur, mereka merasa sangat canggung karena ini pertama kali mereka tidur dalam satu kamar dan satu ranjang pula.
__ADS_1
rama memiringkan badannya hingga kini dia menghadap amelia.
" kamu istirahat saja, pasti hari ini kamu sangat lelah.. " kata rama lalu mengecup kening amelia
" selamat malam.. " kata rama setelah mengecup kening istrinya itu
amelia memegang tangan rama dan memandangnya cukup dalam sebenarnya dia ragu untuk mengatakannya tapi ini malam pertama untuk mereka.
" apa mas tidak menginginkan aku malam ini.. kita sudah halal dan kamu berhak atas diri aku.. " kata amelia
" kamu panggil aku apa barusan.. ? " tanya rama memastikan
" kenapa apa kamu tidak suka aku panggil mas.. rasanya kurang sopan kalau aku panggil nama kamu seperti biasanya kedengarannya gimana gitu.. " jelas amelia
" nggak aku suka.. cuma aku nggak nyangka aja kamu bisa panggil aku kaya gitu.. " kata rama sambil tersenyum
" jadi bagaimana dengan pertanyaan aku barusan.. ? " tanya amelia lagi
" aku tidak akan melakukannya kalau memang kamu belum siap, aku akan menunggu sampai kamu memang benar - benar siap jadi kamu nggak perlu merasa nggak enak atau bagai mana.. ok.. " jelas rama
amelia pun memeluk rama dengan sangat erat dia pun memantapkan hatinya.
" lakukanlah kalau memang kamu menginginkannya aku sudah siap melayani kamu malam ini.. " kata amelia sambil tersenyum
rama pun melihat amelia dan ikut tersenyum, dia kemudian mulai mendekatkan wajahnya ke wajah amelia dan sebuah kecupan mendarat mulus di bibir amelia.
kecupan itu pun berubah menjadi sebuah ******* yang sangat panas, amelia tidak mau tinggal diam dia pun membalas setiap serangan yang rama berikan.
untuk pertama kalinya mereka melakukan yang lebih jauh lagi, malam yang semakin dingin tidak menganggu mereka sama sekali mereka malah semakin panas dan berkeringat.
malam ini akan menjadi saksi penyatuan cinta mereka, ya cinta amelia pun mulai merasa mencintai laki - laki yang sedang mencumbunya saat ini.
dia berharap rumah tangga nya akan berjalan dengan sangat indah dan bahagia, dan mulai malam ini amelia menyerahkan semua nya kepada rama laki - laki yang kini sudah sah menjadi suaminya.
__ADS_1