Teman Tapi Demen

Teman Tapi Demen
#20


__ADS_3

hari ini bayu terpaksa harus mengerjakan pekerjaannya sendirian karena gisel sedang sakit.


saat jam makan siang pun bayu meminta sekertarisnya untuk mampir ke apartemen dan mengecek keadaan gisel.


tidak lupa bayu juga menyuruh sekertarisnya itu membawa makanan untuk gisel.


sore hari bayu pun sudah pulang dari kantor dia sengaja pulang lebih cepat untuk melihat kondisi gisel.


sesampainya di apartemen bayu segera masuk kedalam kamar gisel, bayu dapat melihat gisel sedang tertidur.


bayu mendekat kearah tempat tidur milik gisel dan duduk di sisi nya, bayu meletakan tangannya di kening gisel.


bayu dapat merasakan tubuh gisel sangat panas, bayu juga melihat baju gisel sudah basah karena keringat.


bayu mencoba membangunkan gisel,


" sel bangun ganti baju dulu nanti kamu tambah sakit lagi.. "


bayu segera berdiri dan berjalan ke arah lemari milik gisel, dia membuka lemari itu dan mulai mencari baju yang nyaman untuk gisel pakai.


bayu pun mengambil baju terusan yang panjangnya selutut.


setelah mengambil baju bayu kembali ke sisi tempat tidur gisel dan duduk disana.


bayu kembali mencoba membangunkan gisel


" sel bangun nih ganti baju dulu.. " kata bayu sambil memperlihatkan baju yang sudah diambilnya.


gisel hanya melihat sekilas dan matanya kembali terpejam, sungguh gisel merasa tidak punya tenaga hanya untuk mengganti baju saja.


" sel ayo bangun aku gak mau kamu tambah sakit.. "


" yu badan ku lemes banget buat bangun aja susah apa lagi ganti baju.. " kata gisel dengan suara yang sangat lemah tapi bayu masih bisa mendengarnya.


bayu pun berfikir sejenak, kalau dia membiarkan gisel terus memakai baju yang di pakainya sekarang bayu takut sakit gisel akan semakin parah.


bayu kembali memegang baju yang gisel kenakan dan bajunya memang sangat basah.


bayu pun memutuskan untuk mengganti baju gisel, toh dia sudah pernah melihat tubuh gisel.


bayu berjalan kearah luar kamar gisel, tidak lama bayu sudah kembali lagi dengan membawa handuk kecil dan tempat yang berisi air hangat.


dia akan mengelap tubuh gisel terlebih dahulu sebelum menggantikan nya baju.


" maaf ya sel aku terpaksa melakukan ini.. " kata bayu sebelum dia melakukan aksinya


gisel hanya menggangukan kepalanya sebagai jawaban.


bayu mulai memantapkan diri nya untuk melakukan ini, diapun mulai membuka baju gisel satu persatu.

__ADS_1


kini tubuh gisel sudah polos, bayu melihat tubuh gisel dan dia mengingat kejadian malam itu.


sungguh bayu harus menahan godaan di depan matanya ini, bayu menelan ludahnya dan mulai mengelap seluruh tubuh gisel.


gisel yang mendapat sentuhan dari bayu mulai membuka mata dan memperhatikan bayu dengan wajah yang sangat merah.


sedangkan bayu harus lebih berusaha untuk menahan hasratnya, lelaki mana yang tidak tergoda melihat tubuh mulus dihadapannya itu.


bayu pun cepat - cepat menyelesaikan pekerjaannya dan segera memakaikan baju kepada gisel tanpa memakaikan dalaman nya terlebih dahulu.


gisek tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada bayu


" makasih dan maaf aku sudah merepotkan kamu.. " kata gisel pelan.


" sudah gak apa - apa, sekarang kamu istirahat saja aku akan keluar dulu.. "


bayu pun segera keluar kamar dan masuk kedalam kamarnya, dia segera buru - buru masuk kedalam kamar mandi dan mengguyur tubuh nya dengan air dingin.


bayu pun membayangkan dirinya sedang bersentuhan dengan amelia kekasih hati nya.


setelah satu jam lebih bayu baru keluar dengan perasaan yang puas, walaupun harus bermain sendiri tapi dia bisa mengeluarkannya.


bayu segera mengganti baju dan berjalan kearah dapur di akan membuat bubur untuk gisel dan juga akan membuat makan malam untuk dirinya sendiri.


♡♡♡♡♡


malam harinya bayu menghubungi amelia, dia sudah sangat merindukan kekasihnya itu.


dia melakukan panggilan videocall agar bisa melihat wajah amelia.


perbedaan waktu yang sangat jauh tidak menjadi masalah untuk bayu, dia sengaja bergadang hanya untuk menghubungi kekasih nya itu.


panggilan pun tersambung bayu dapat melihat amelia dan mereka pun mulai mengobrol, bayu melihat amelia hanya memakai handuk untuk menutupi tubuhnya.


rambutnya pun di bungkus dengan handuk, sepertinya amelia baru selesai mandi.


" sayang kamu baru mandi.. ? " tanya bayu setelah melihat penampilan amelia


" iya barusan aku lagi mandi dan mendengar suara telepon jadi aku buru - buru menerimanya.. " jawab amelia di seberang sana


" sayang kamu tahu kamu sangat menggoda, kalau aku dekat sudah aku makan kamu habis hari ini.. " goda bayu


" coba saja kalau bisa kamu kesini dan makan aku. " amelia pun tidak mau kalah menggoda bayu


" sayang aku sangat merindukan kamu, waktu satu tahun sangat lama bagiku.. " rengek bayu


amelia tertawa mendengar perkataan bayu


" kamu kangen aku apa tubuhku.. ? " goda amelia lagi

__ADS_1


" semuanya sayang, kamu tahu sudah beberapa bulan ini aku menahannya dan saat aku pulang nanti aku akan segera menikahi mu, lalu setelah menikah aku tidak akan membiarkan kamu keluar dari kamar.. " jawab bayu sambil tertawa


amelia hanya bisa melotot kepada bayu, sungguh kalau dekat sudah bayu habis kena cubitab amelia di perut pria itu.


mereka pun mengobrol sampai amelia pamit karena harus segera bersiap - siap ke butiknya, akhirnya dengan berat hati bayu pun mengakhiri panggilannya.


bayu menyimpan teleponnya di meja kecil samping tempat tidurnya, dia membayangkan amelia barusan yang hanya menutup tubuhnya dengan handuk dia masih dapat melihat bagian dada dan kulit nya yang mulus.


" sial.. " teriak bayu


bayu bergegas kekamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin.


saat bayu sedang asyik dengan dunianya da sebuah tangan yang melingkar di perut bayu.


bayu pun segera membuka mata dan melihat kearah samping, dia dapat melihat gisel yang sudah berdiri di sampingnya dengan mengenakan pakaian seksi.


bayu juga dapat melihat jelas lekuk tubuh gisel, mereka kini berdiri dibawah guyuran air yang sudah membasahi tubuh mereka berdua, bayu memandang wajah gisel dan mulai mendekatkannya.


dia mulai ******* bibir gisel dengan penuh gairah, dan gisel pun membalasnya


bayu yang sudah terbawa suasana segera membuka baju gisel dengan cara merobeknya, dia mendorong tubuh gisel sehingga gisel kini bersandar di dinding kamar mandi.


bayu ******* bibir gisel dengan sangat ganas, gisel pun tidak mau kalah dia juga membalas ******* bayu dengan sama ganasnya.


permainan mereka semakin lama semakin panas, bayu kini sudah tidak bisa menahan hasratnya .


bayu pun bermain dengan sangat kasar sehingga membuat gisel meringis kesakitan, ini memang bukan kali pertama gisel melakukannya.


tapi perlakuan bayu membuatnya merasakan sakit, bayu kembali melihat wajah gisel dan mulai mencumbunya lagi.


dan saat itu terjadilah sesuatu yang harus nya belum terjadi di antara mereka berdua sebelum nya, kedua nya sangat menikmati saat - saat kebersamaan mereka.


bahkan bayu tidak perduli kalau saat ini dia sedang tidak pakai pengaman, yang dia perdulikan adalah hasratnya yang selama ini dia pendam sudah dia keluarkan.


bayu mengecup kening gisel dan memeluk tubuh wanita yang sudah memberikan kenikmatan itu.


" terima kasih.. " kata bayu lalu kembali ******* bibir gisel


gisel hanya tersenyum dan membalas ******* bayu.


mereka pun akhirnya mandi bersama, setelah selesai mandi gisel hanya memakai handuk karena baju nya sudah di robek bayu.


dia keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah lemari bayu, gisel mengambil kemeja bayu dan memakainya.


bayu keluar dari kamar mandi dan melihat penampilan gisel, dia menarik tubuh gisel dan membawanya kedalam dekapannya.


bayu membawa gisel ke atas tempat tidurnya dan entah siapa yang mulai mereka pun berolah raga lagi, mereka benar - benar menghabiskan malam ini dengan perasaan senang dan saling ingin memiliki.


mereka terus melakukannya tanpa mengenal kata lelah seolah - olah tidak ada hari esok lagi.

__ADS_1


__ADS_2