
semenjak hari itu hubungan amelia dan rama semakin dekat, terkadang mereka makan siang bersama atau pergi ke cafe untuk nongkrong - nongkrong saja.
seperti hari ini sepulang kerja rama mengajak tiara bertemu di sebuah cafe dan sekarang mereka sedang menikmati minuman serta camilan yang telah mereka pesan tadi.
mereka mengobrol dan bercanda,
" li besok malam kamu mau gak nemenin aku pergi ke pesta... ? " tanya rama
" pesta apaan.. ? " bukannya menjawab tiara malah bertanya balik
" acara nikahan gitu.. aku gak ada teman nih buat datang, kalau datang sendiri kayanya gimana gitu.. mau ya li.. ? " harap rama
" kok kamu malah ngajak aku, kenapa gak ngajak pacar kamu aja.. ? "
" aduh li kalau aku udah punya pacar ya kali aku ngajakin cewek lain.. "
" mau ya li.. please... " tambah rama
amelia pun akhirnya menyetujui permintaan sahabatnya ini, toh gak ada salahnya juga kalau dia pergi ke pesta kan sudah lama sekali dia tidak pernah pergi ke acara seperti itu.
" ya udah aku ikut, tapi jemput aku ya.. "
" serius.. ? iya lah li aku pasti jemput masa aku ngajakin kamu tapi gak mau jemput "
" ya udah nanti jam 7 malam aku jemput kamu di rumah ok.. " tambah rama
" siap "
" oh iya apa perlu kita beli gaun buat entar malam.. ? "
" gak usah aku udah ada kok gaunnya "
mereka terus mengobrol sampai lupa waktu, tiba - tiba telepon amelia berbunyi.
amelia melihat siapa yang sudah menghubunginya, ternyata dion adik kesayangannya.
amelia menerima panggilan itu.
" hallo dek.. ada apa.. ? "
" .... "
" mbak lagi di cafe, kenapa memangnya.. ? "
" ... "
" oh gitu ya udah mbak pulang sekarang, kamu tunggu aja di rumah ya.. "
__ADS_1
" ... "
" iya.. "
amelia pun menutup teleponnya dan memasukannya lagi ke dalam tas
" siapa.. ? " tanya rama penasaran
" dion adik aku, katanya ada yang mau di bicarakan jadi dia minta aku untuk segera pulang.. " jelas amelia
" oh gitu apa perlu aku antar.. ? " tawar rama
" gak usah makasih, aku pulang sendiri aja lagian kan aku juga bawa mobil sendiri.. "
" oh gitu, ya udah kamu hati - hati ya, kalau ada apa - apa kamu bisa hubungi aku. aku pasti akan datang.. " kata rama tulus
amelia tersenyum mendengar perkataan sahabat barunya itu.
" iya terima kasih, aku pulang ya dan terima kasih untuk teraktirannya.. " kata amelia
sedangkan rama hanya mengangukan kepalanya sebagai jawaban, amelia pun pergi meninggalkan rama seorang diri.
sesampainya di rumah amelia segera mencari dion adiknya itu,
setelah mencari ke seluruh tempat dion masih saja belum ketemu.
" hai kamu kenapa dek malam - malam ngelamun disini " kata amelia sambil duduk di samping dion
" mbak kalau aku harus pergi cukup lama apa mbak akan mengijinkan.. ? " tanya dion hati - hati
amelia memandang wajah adiknya itu
" memangnya kamu mau pergi kamana.. ? "
" aku di tugaskan pergi ke paris mbak, kalau tugas ku di paris selesai aku akan di promosikan.. " jelas dion hati - hati
" berapa lama.. ? "
" dua bulan.. " kata dion pelan tapi masih bisa di dengar oleh amelia
amelia menarik nafasnya, kalau boleh jujur sebenarnya dia tidak rela kalau adiknya itu pergi jauh dari pandangannya.
dia sudah tidak memiliki siapa - siapa lagi di dunia ini, hanya dion hartanya yang sangat berharga.
amelia takut jika dion pergi dia akan melupakan dirinya seperti bayu yang sudah tidak pernah lagi menghubungi dirinya.
" tapi mbak, kalau mbak gak setuju aku bisa bilang ke atasan ku dan meminta beliau menggantikan dion dengan yang lain saja.. " kata dion
__ADS_1
dion tahu kakaknya itu tidak akan melepaskan nya dengan sangat mudah, setelah apa yang terjadi dengan kakaknya.
dion tahu ada sebuah ketakutan di diri kakaknya itu.
" kapan kamu berangkat.. ? " tanya amelia setelah cukup lama terdiam.
" kalau mbak mengijinkan dua hari lagi aku berangkat.. "
" baiklah mbak ijin kan kamu tapi mbak minta satu hal sama kamu.. "
" apa pun yang mbak minta akan aku berikan mbak.. " potong dion
" mba harap kamu sering - sering kasih kabar ke mbak, kamu gak maukan mbak khawatir disini.. ? "
" iya mbak aku janji akan sering - sering hubungi mbak.. "
amelia pun memeluk tubuh dion, jujur sebenarnya dia sangat tidak rela melepas dion tapi apa mau di kata dia juga tidak boleh egois.
dion berhak mendapatkan apa yang di inginkannya.
" ya sudah kalau gitu mbak mau ke kamar dulu, kamu juga jangan tidur terlalu malam.. " kata amelia setelah melepas pelukannya dari dion
" terima kasih mbak.. " kata dion sambil mencium tangan amelia
amelia hanya tersenyum kepada dion dan meninggalkannya.
amelia segera masuk ke dalam kamar dan duduk di sisi tempat tidur.
dia mengambilsebuah foto dirinya dan bayu, amelia sangat merindukan kekasihnya itu.
" kamu kemana sih yu, kenapa sudah hampir tiga bulan kamu gak pernah hubungin aku lagi apa sesibuk itu kamu disana sampai gak sempat menghubungi aku.. "
amelia mulai meneteskan air matanya.
" apa disana kamu sudah mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dari ku.. ?
.. apa kamu lupa dengan janji kamu yang akan segera menikahiku sepulangnya kamu dari sana.. ? dua bulan lagi kamu pulang dan aku harap kamu menepati janji kamu yu.. "
ada rasa sakit di hati amelia ketika mengingat bayu, semenjak pergi ke london sikap bayu sangat berubah.
apa lagi akhir - akhir ini bayu sudah tidak pernah menghubunginya lagi, amelia juga sudah pernah menghubungi bayu tapi sama sekali hasilnya nihil.
pesan - pesan amelia pun tidak ada satu pun yang di balas, bayu hanya membacanya saja.
amelia sangat takut penantiannya sia - sia, dia takut kejadian dulu terulang lagi.
dimana kekasihnya malah bertunangan dengan wanita lain di saat dia sangat mencintai laki - laki itu.
__ADS_1
karena amelia sudah sangat lelah dia pun akhirnya tertidur tanpa berganti baju terlebih dahulu.