Teman Tapi Demen

Teman Tapi Demen
#29


__ADS_3

amelia pulang dengan perasaan yang sangat senang dan dion juga dapat merasakannya.


" kayanya ada yang lagi bahagia nih.. ? " sindir dion sambil tersenyum


amelia melihat ke arah dion dan dia pun tersenyum


" iya kamu benar dek, mbak lagi bahagia banget "


" kalau boleh tahu mbak lagi bahagia kenapa.. ? " tanya dion penasaran


" dek, apa kamu tahu tadi mbak ketemu sama dia.. dia sudah kembali dek.. " kata amelia sambil memeluk dion


" dia.. ? dia siapa mbak.. ? " tanya dion


" ya dia pacar mbak.. "


" maksud mbak kak bayu.. ? "


" iyalah dek bayu memang siapa lagi, pacar mbakkan cuma dia doang.. "


dion binggung dia harus ikut bahagia atau bersedih, pasalnya dia tahu kalau bayu kini sudah menikah dan memiliki anak.


tapi kalau dia bicara jujur terhadap amelia apa dia akan menerima dan percaya..?


tapi kalau dia tidak mengatakan yang sebenarnya dia tidak ingin kakaknya itu menjadi perusak rumah tangga orang lain.


dion pun memutuskan untuk berkata jujur dan dia berharap kakaknya ini bisa percaya dengan dirinya.


" mbak ada yang ingin aku bicarakan.. " kata dion ragu


" kamu mau bicara apa dek.. ? "


" soal kak bayu.. "


" bayu.. ? kenapa dengan dia.. ? " tanya tiara penasaran


belum dion sempat melanjutkan perkataannya terdengar bunyi telepon milik dion.


dion melihat siapa yang sudah menghubunginya, setelah di lihat dion pun pamit untuk menerima panggilan itu terlebih dahulu kepada amelia.


amelia melihat adiknya dia masih penasaran sebenarnya apa yang ingin di bicarakan oleh dion kepadanya.

__ADS_1


tidak lama dion pun kembali lagi dan terlihat wajahnya yang sedikit murung.


" kamu kenapa dek.. ? "


" di kantor cabang lagi ada masalah serius dan aku di minta buat mengatasi masalah itu.. "


" ya sudah kamu pergi aja sana "


" tapi mbak kantor cabangnya ada di kalimantan dan kemungkinan aku lama disana.. " kata dion pelan, jujur dia sebenarnya tidak tega meninggalkan kakaknya seorang diri seperti ini tapi dia juga tidak punya pilihan lain


amelia terdiam mendengar penjelasan dion, dia tahu adiknya ini pasti sedang mengkhawatirkan dirinya.


" dek, kamu pergi saja mbak gak apa - apa kok.. pekerjaan kamu lebih penting sekarang ini.. " kata amelia sambil mengelus punggung dion


" mbak yakin gak akan kenapa - napa.. ? " tanya dion


" iya dek, mbak yakin kamu pergi saja.. oh iya kapan kamu berangkat.. ? "


" hari ini juga aku harus segera berangkat mbak.. "


" ya sudah ayo mbak bantu kamu beres - beres.. " amelia pun menarik tangan dion.


setelah selesai beres - beres amelia mengantar dion sampai ke terasa rumah karena mobil jemputan dion sudah datang.


" kalau ada apa - apa kakak harus segera hubungi aku, dan ingat jaga diri kakak baik - baik.. " kata dion


" iya nanti kalau ada apa - apa kamu orang pertama yang kakak hubungi, kamu juga disana harus jaga diri baik - baik, jaga kesehatan dan jangan telat makan ingat jangan kebanyakan makan mie instan enggak bagus buat tubuh kamu.. " pesan amelia


" iya mbak, aku pergi ya mbak.. " dion pun menyalami amelia dan mengecup kening kakaknya itu


" hati - hati ya dek ingat kalau sudah sampai sana kamu harus segera kabarin mbak.. "


dion hanya mengagukan kepalanya sebagai jawaban, dia pun lalu masuk kedalam mobil dan meninggalkan amelia seorang diri.


amelia melihat kepergian dion, dia berharap adiknya itu akan baik - baik saja.


keesokan paginya amelia sedang bersantai di dalam rumah sambil melihat acara tv, teleponnya berbunyi menandakan ada pesan masuk. amelia segera mengambil teleponnya dan melihat siapa yang sudah menghubunginya itu.


dan ternyata itu dari bayu, amelia tersenyum dan langsung membaca pesan dari bayu.


__ADS_1


bayu 😙


nanti siang aku jemput kamu, kita makan siang bersama


me


ok


amelia pun melihat jam dan ternyata sudah jam 10.30 siang, amelia segera memantikan tv dan berjalan ke arah kamarnya dia akan segera bersiap - siap.


tepat jam 11.30 siang bayu sudah sampai di rumah amelia, amelia mempersilahkan bayu untuk masuk terlebih dahulu.


bayu duduk di ruang keluarga dia melihat sekeliling, tidak ada yang berubah dari rumah ini.


tidak lama amelia datang dengan membawa secangkir minuman untuk bayu, setelah meletakan minuman di atas meja amelia pun duduk di samping bayu.


" li kok sepi dion kemana.. ? " tanya bayu


" dion lagi pergi ke kalimantan lagi ada masalah di kantor cabangnya jadi dia yang harus ngurusin.. " jelas amelia


" jadi kamu sendiri disini.. ? "


" ya seperti itu lah.. tapi enggak apa - apa kok aku sudah biasa seperti ini.. " kata amelia sambil tersenyum


bayu mengelus rambut amelia dan dia tidak bisa membohongi perasaannya sendiri, dia masih sangat mencintai amelia.


" li, kamu mau kan kita menjalin hubungan lagi seperti dulu.. ? " tanya bayu


" aku mau " jawab amelia sambil tersenyum


bayu menarik amelia dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat, begitu pun amelia dia memeluk tubuh bayu dengan sangat erat.


cukup lama mereka berpelukan, bayu menarik dagu amelia sehingga kini mereka saling memandang satu sama lain.


bayu pun mendekatkan wajahnya ke wajah amelia dan dia pun mulai mengecup bibir amelia.


bibir yang selama ini selalu dia rindukan, amelia membalas kecupan bayu dan lama - lama kecupan itu berubah menjadi sebuah *******.


bayu menghentikan perbuatannya dan dia pun tersenyum bahagia.


" sebaiknya kita segera berangkat ini sudah siang.. " kata bayu

__ADS_1


amelia pun mengambil tas miliknya dan mereka pun segera pergi untuk makan siang.


__ADS_2